Mudah, Cara Cegah Banjir Masuk Rumah

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Minggu, 29 November 2020
Mudah, Cara Cegah Banjir Masuk Rumah

Cara mencegah banjir masuk rumah (Foto: 123RF/Ian Allenden)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HUJAN deras dengan waktu yang lama belakangan ini akan berdampak banjir di mana-mana. Jangan sampai banjir masuk ke rumahmu ya. Untuk mencegah air masuk rumah, ada hal-hal yang perlu kamu perhatikan. Berikut beberapa langkah yang bisa kamu coba:

1. Membuat tanggul

Cara mencegah banjir masuk rumah (Foto: 123RF/Ian Allenden)


Membuat tanggul di depan teras atau pintu masuk rumah bisa kamu buat dari papan yang dipaku atau menggunakan tumpukan karung-karung pasir. Cara ini berguna untuk menghalau air banjir yang akan masuk ke rumah.

Baca juga:

Dokumen Penting Kena Banjir? ANRI Beri Layanan Restorasi Arsip Gratis

2. Membuat sumur serapan atau biopori

Membuat lubang biopori (Foto: 123RF/Dmytro)


Membuat sumur serapan atau biopori berguna untuk mempermudah air yang masuk ke dalam tanah. Biopori adalah lubang-lubang kecil yang dibuat di halaman rumah tepatnya dipendam di dalam tanah.

Cara untuk membuat biopori yang pertama harus dilakukan adalah membuat lubang dengan kedalaman 100 cm, kemudian isi lubang dengan sampah organik atau sisa tanaman. Agar kuat, mulut lubang diberikan semen 2-3 cm dengan tebal 2 cm. Semakin banyak lubang biopori yang dibuat di pekarangan maka rumah semakin aman dari bahaya banjir.

3. Membuat paving block

Membuat paving block untuk cegah banjir (Foto: 123RF/Jeerayut Rianwed)


Rumahmu harus memiliki lahan terbuka yang dapat berguna untuk media serapan air hujan atau air lainnya. Area depan rumah yang tertutupi oleh aspal atau lantai keramik akan menyebabkan banjir. Oleh karena itu, ada baiknya kamu menggunakan paving block atau grass block yang memiliki bolongan di tengahnya untuk membantu air menyerap ke tanah.

Baca juga:

Cara Menghindari Tersengat Listrik Saat Banjir

4. Menanam pohon

Menanam pohon di pekarangan rumah (Foto: 123RF/Somsak Sudthangtum)


Hadirnya pohon-pohon di depan rumah dengan berbatang besar, di rumah dapat membantu menyerap air hujan. Sebaiknya kamu mulai menanam pepohonan yang memiliki daya serap air tinggi, seperti pacar air, pohon dukuh, pohon kenanga maupun pohon mangga.

5. Meninggikan permukaan rumah

Meninggikan permukaan rumah cukup solutif mencegah banjir. (Foto: Pexels/Binyamin Mellish)

Pilihan ini termasuk dalam kategori yang memerlukan biaya besar untuk menghadang banjir masuk ke rumah. Meninggikan lantai atau permukaan rumah ini cukup solutif mencegah banjir. Selain masalah biaya yang besar, pengerjaannya pun memerlukan waktu yang cukup lama. Sebaiknya, kamu berkonsultasi dengan pakarnya agar dapat berhemat dari sisi waktu dan biaya.

Musibah banjir sekarang dapat terjadi di setiap tempat. Bukan hanya Jakarta, di kota atau daerah lain pun bisa terkena. Namun, kamu masih bisa berusaha agar rumah kamu tidak terkena banjir. Upaya yang tersebut di atas semoga bisa mencegah banjir masuk ke rumahmu ya. (aru)

Baca juga:

4 Penyakit yang Selalu Menemani Banjir

#Banjir #Ancaman Banjir #Banjir Jakarta #Gaya Hidup
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Banjir Terjang Texas, Sedikitnya 1 Orang Tewas
Banjir terjadi di daerah yang sama yang menelan lebih dari 130 korban jiwa akibat banjir bandang pada musim panas 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Banjir Terjang Texas,  Sedikitnya 1 Orang Tewas
Dunia
Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Ribuan orang kehilangan tempat tinggal setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda berbagai wilayah di negara tersebut, termasuk ibu kota Dhaka.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
 Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Indonesia
APBD DKI Rp 300 Miliar Disiapkan, Warga Kali Krukut dan Cakung Lama Tetap Menolak Pindah
Pemprov DKI Jakarta menyiapkan Rp 300 miliar dalam APBD 2026 untuk pembebasan lahan normalisasi Kali Ciliwung, Krukut, dan Cakung Lama. Target 170 bangunan, namun warga masih enggan pindah ke rusun.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
APBD DKI Rp 300 Miliar Disiapkan, Warga Kali Krukut dan Cakung Lama Tetap Menolak Pindah
Indonesia
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Penertiban tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Berita Foto
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Sejumlah kendaraan sepeda motor melawan arah saat banjir setinggi 50 CM mengenangai jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 26 Mei 2026
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Indonesia
Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Kedua embung tersebut berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir, konservasi air, sekaligus ruang publik bagi warga.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
 Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Indonesia
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
BMKG memperingatkan banjir rob mengancam pesisir utara Jakarta hingga 21 Mei 2026. Berikut wilayah yang terdampak.
Soffi Amira - Senin, 18 Mei 2026
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
Indonesia
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Selain korban jiwa, tercatat empat rumah warga hanyut terbawa arus, satu unit rusak sedang, dan enam unit lainnya mengalami rusak ringan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Indonesia
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Karena anggaran yang besar tidak tecermin dalam upaya pencegahan dan penanggulangan banjir di DKI Jakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Bagikan