Monolit Misterius Muncul di Gurun Nevada, Mirip Seperti di Film

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 19 Juni 2024
Monolit Misterius Muncul di Gurun Nevada, Mirip Seperti di Film

Monolit misterius di Gurun Nevada. (Foto: Tangkapan layar dari BBC)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Fenomena unik terjadi di gurun Nevada, Amerika Serikat. Kepolisian setempat menemukan sebuah monolit di bagian utara gurun Nevada.

Monolit ini mirip dengan monolit serupa yang muncul di seluruh dunia pada tahun 2020. “Kami melihat banyak hal aneh… tapi lihat ini!” kata polisi tersebut saat mengunggah Monolit di media sosial, seperti dikutip dari BBC, Rabu (19/6).

Monolit tersebut memiliki struktur tinggi, persegi panjang, dan reflektif, dan berada di dekat Gass Peak, area pendakian di gurun Nevada. Lokasi tersebut hanya sekitar satu jam di utara Las Vegas.

Dalam gambar yang dirilis polisi di media sosial, monolit tersebut tampak terletak di medan yang agak terjal. “Bagaimana bisa sampai di sana??” kata polisi itu lagi.

Baca juga:

Hotel Pertama di Angkasa Luar akan Dibuka di 2025

Monolit ini memiliki beberapa kemiripan dengan yang ditampilkan pada film 2001: A Space Odyssey, yang rilis pada 1968 dan disutradarai oleh Stanley Kubrick. Monolit hitam megah di film itu diciptakan oleh spesies asing.

Monolit mirip dengan yang ada di Nevada itu sebelumnya pernah muncul di berbagai lokasi di seluruh dunia sekitar empat tahun lalu, termasuk di gurun Utah. Seorang pilot menemukan Monolit tersebut pada November 2020.

Monolit lainnya juga ditemukan di Rumania dalam waktu hampir sama, seperti yang terjadi di California dan di Pulau Wight, Selat Inggris.

Banyak yang mengira Monolit tersebut merupakan instalasi seni. Namun, sejauh ini tidak ada pihak mana pun yang mengaku telah membangun Monolit tersebut.

Baca juga:

Ilmuwan China Kembangkan Kulit Elektronik 3D Bio-inspired

Sebuah Monolit juga pernah muncul di puncak bukit di Wales pada bulan Maret tahun ini. Pengamat mengatakan Monolit itu terlihat kokoh, tetapi tidak ada petunjuk siapa yang meletakkannya di sana. (ikh)

#Sains
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
Temui Profesor Oxford hingga Imperial College, Prabowo Ingin Bangun 10 Kampus Baru di Indonesia
Presiden Prabowo Subianto bertemu profesor dari 24 universitas top Inggris yang tergabung dalam Russell Group. Kerja sama pendidikan hingga rencana bangun 10 kampus baru di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Temui Profesor Oxford hingga Imperial College, Prabowo Ingin Bangun 10 Kampus Baru di Indonesia
Fun
Water Turbine Project: Inisiatif Pendidikan Seni Museum MACAN untuk Isu Air dan Lingkungan
Museum MACAN meluncurkan Water Turbine Project, program pendidikan seni kolaborasi dengan Grundfos Indonesia. Angkat isu air, lingkungan, dan keberlanjutan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Desember 2025
Water Turbine Project: Inisiatif Pendidikan Seni Museum MACAN untuk Isu Air dan Lingkungan
Lifestyle
Ribuan Jejak Kaki Dinosaurus Ditemukan di Pegunungan Italia, Polanya Rapi bahkan Membentuk Pertahanan
Jejak-jejak yang sebagian berdiameter hingga 40 sentimeter itu tersusun sejajar dalam barisan paralel.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Desember 2025
Ribuan Jejak Kaki Dinosaurus Ditemukan di Pegunungan Italia, Polanya Rapi bahkan Membentuk Pertahanan
Indonesia
Temui Jokowi di Solo, Dato Tahir Bocorkan Tanggal Peresmian Museum Sains dan Teknologi
Founder dan Chairman Mayapada Group, Dato Sri Tahir, menemui Jokowi di Solo. Ia mengatakan, Museum Sains dan Teknologi diresmikan Maret 2026.
Soffi Amira - Jumat, 12 Desember 2025
Temui Jokowi di Solo, Dato Tahir Bocorkan Tanggal Peresmian Museum Sains dan Teknologi
ShowBiz
Studi Terbaru Ungkap Popularitas Berpotensi Turunkan Harapan Hidup Musisi, Gaya Hidup dan Kesibukan Tur Jadi Faktornya
Studi yang dipublikasikan di Journal of Epidemiology & Community Health ini menyebut popularitas mempersingkat usia hingga 4,6 tahun.
Dwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
 Studi Terbaru Ungkap Popularitas Berpotensi Turunkan Harapan Hidup Musisi, Gaya Hidup dan Kesibukan Tur Jadi Faktornya
Indonesia
Sepakat Kerja Sama di Bidang Ekonomi dan Sains, Presiden Brasil Harap Bisa Untungkan 2 Negara
Brasil dan Indonesia sepakat bekerja sama di bidang ekonomi dan sains. Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva, berharap kerja sama ini bisa menguntungkan dua negara.
Soffi Amira - Kamis, 23 Oktober 2025
Sepakat Kerja Sama di Bidang Ekonomi dan Sains, Presiden Brasil Harap Bisa Untungkan 2 Negara
Dunia
Ilmuwan Peneliti Material Baru Terima Hadiah Nobel Kimia, Temuannya Dapat Bantu Selamatkan Planet
Penemuan mereka berpotensi mengatasi beberapa masalah terbesar di planet ini, termasuk menangkap karbon dioksida untuk membantu mengatasi perubahan iklim dan mengurangi polusi plastik melalui pendekatan kimia.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Oktober 2025
 Ilmuwan Peneliti Material Baru Terima Hadiah Nobel Kimia, Temuannya Dapat Bantu Selamatkan Planet
Dunia
Tiga Ilmuwan Raih Hadiah Nobel Fisika, Berjasa dalam Komputasi Kuantum
Membuka jalan bagi lahirnya generasi baru komputer superkuat.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Oktober 2025
Tiga Ilmuwan Raih Hadiah Nobel Fisika, Berjasa dalam Komputasi Kuantum
Lifestyle
Kayak Manusia, Kucing Juga Bisa Kena Demensia
Temuan ini akan membantu ilmuwan mencari pengobatan baru bagi manusia.
Dwi Astarini - Jumat, 15 Agustus 2025
Kayak Manusia, Kucing Juga Bisa Kena Demensia
Lifestyle
Populasi Serangga Terancam Alterasi Pola El Nino yang Dipicu Perubahan Iklim
Artropoda disebut menjadi sumber makanan penting bagi burung dan hewan yang lebih besar.??
Dwi Astarini - Kamis, 07 Agustus 2025
Populasi Serangga Terancam Alterasi Pola El Nino yang Dipicu Perubahan Iklim
Bagikan