Moeldoko Sebut Ucapan Rocky Gerung Soal Jokowi Tak Paham Pancasila Ngawur

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 04 Desember 2019
Moeldoko Sebut Ucapan Rocky Gerung Soal Jokowi Tak Paham Pancasila Ngawur

Moeldoko. (Foto: Twitter @GeneralMoeldoko)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Aktivis Rocky Gerung menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak paham Pancasila. Alasannya, orang nomor satu di Indonesia itu dianggap gagal mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila.

Kritikan Rocky ke Jokowi memang terkait persoalan BPJS Kesehatan yang preminya mengalami kenaikan.

Baca Juga:

Kelompok 212 Diminta Buktikan 'Kesetiaanya' Pada NKRI dan Pancasila

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko pun meradang. "Saya pikir, itu cara menilainya, itu kacamatanya buram. Kalau kacamatanya jernih melihatnya adalah bahwa program BPJS itu sebuah program yang tidak semua negara mampu," kata Moeldoko kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (4/12).

Pengamat politik Rocky Gerung (MP/Ponco Sulaksono)
Pengamat politik Rocky Gerung (MP/Ponco Sulaksono)

Moeldoko menegaskan, Jokowi sangat memahami Pancasila. Apalagi, Jokowi baru saja menyampaikan pandangannya di acara Presidential Lecture Internalisasi dan Pembumian Pancasila.

"Ya enggak, wong kemarin baru memberikan lecture tentang internalisasi Pancasila. Internalisasi Pancasila itu sudah kelas yang paling tinggi," ujar Moeldoko.

"Jadi kemarin beliau sudah mengajarkan internalisasi Pancasila itu sudah kelas yang paling tinggi," sambungnya.

Moeldoko pun meminta masalah BPJS Kesehatan tak dihubungkan dengan pemahaman Pancasila.

"Memang ini memang berat. Jadi kalau itu berat maka kan harus ada upaya untuk meringankan beban APBN kan itu. Jadi jangan melihatnya langsung dikaitkan dengan Pancasila," jelasnya.

Baca Juga:

Pendidikan Pancasila Bakal Jadi Pelajaran Wajib dari PAUD Hingga Perguruan Tinggi

Ucapan Rocky soal Jokowi disampaikan dalam program TV Indonesia Lawyers Club (ILC). Rocky awalnya menyebut Pancasila gagal sebagai ideologi karena sila-sila di dalamnya bertentangan.

Kepala Staf Kepresidenan Jendral TNI (Purn) Moeldoko saat memberikan keterangan pers terkait rencana pembangunan pipa gas bumi Trans Kalimantan dalam forum diskusi yang digelar BPH Migas di Pontianak, Selasa (3/12/2019). ANTARA/Rendra Oxtora.
Kepala Staf Kepresidenan Jendral TNI (Purn) Moeldoko. ANTARA/Rendra Oxtora.

Rocky lalu menilai bahwa tak ada orang yang pancasilais di Indonesia, tak terkecuali Jokowi. Ia memandang, Jokowi hanya hafal Pancasila tapi tak memahaminya.

"Saya tidak pancasilais, siapa yang berhak menghukum atau mengevaluasi saya? Harus orang yang pancasilais, lalu siapa? Tidak ada tuh. Jadi sekali lagi, polisi Pancasila, presiden juga tak mengerti Pancasila. Dia hafal tapi dia enggak ngerti. Kalau dia paham dia enggak berutang, dia enggak naikin BPJS," jelasnya. (Knu)

Baca Juga:

Selain Setia Kepada Pancasila, Menag: FPI Janji Tak Langgar Hukum Lagi

#Pancasila #Rocky Gerung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Indonesia Menuju Kapitalisme Negara atau Welfare State? ini Pandangan Para Ekonom
Indonesia diperkirakan menuju kapitalisme negara atau welfare state. Ekonom mengungkapkan risikonya.
Soffi Amira - Jumat, 04 September 2026
Indonesia Menuju Kapitalisme Negara atau Welfare State? ini Pandangan Para Ekonom
ShowBiz
Rocky Gerung Debut di Perfilman Nasional Lewat Peran Chef di Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang, Simak Sinopsisnya
Pengamat politik berlatar belakang akademisi Rocky Gerung debut di perfilman nasional melalui peran sebagai chef dalam film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang
Frengky Aruan - Selasa, 16 Juni 2026
Rocky Gerung Debut di Perfilman Nasional Lewat Peran Chef di Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang, Simak Sinopsisnya
Indonesia
DPW KPN DKI Jakarta Ingatkan Pentingnya Pancasila, Perbedaan dapat Dikelola Jadi Kekuatan Bersama
Upacara berlangsung dengan khidmat melalui rangkaian pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
DPW KPN DKI Jakarta Ingatkan Pentingnya Pancasila, Perbedaan dapat Dikelola Jadi Kekuatan Bersama
Indonesia
Di Tengah Rivalitas Geopolitik, Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menegaskan Pancasila sebagai pegangan bangsa Indonesia di tengah konflik global.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Di Tengah Rivalitas Geopolitik, Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Indonesia
Indonesia
Pancasila Kompas Moral Bangsa Hadapi Tantangan Zaman
Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai dasar negara, tetapi juga pedoman hidup yang menjaga keutuhan bangsa sejak Indonesia merdeka.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Pancasila Kompas Moral Bangsa Hadapi Tantangan Zaman
Indonesia
Di Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ingatkan Aksi Perlawanan Kelompok Anti Cinta Tanah Air
Presiden Prabowo Subianto menegaskan strategi transformasi bangsa berlandaskan Pancasila.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Di Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ingatkan Aksi Perlawanan Kelompok Anti Cinta Tanah Air
Indonesia
Prabowo Serukan Kemandirian Bangsa, Pesan Keras di Upacara Hari Pancasila
Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Gedung Pancasila.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Prabowo Serukan Kemandirian Bangsa, Pesan Keras di Upacara Hari Pancasila
Indonesia
Libur Hari Lahir Pancasila, Penumpang Kereta Cepat dari Bandung ke Jakarta Melonjak
Okupansi perjalanan dari arah Bandung menuju Jakarta sudah berada di atas 70 persen persen,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Libur Hari Lahir Pancasila, Penumpang Kereta Cepat dari Bandung ke Jakarta Melonjak
Indonesia
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
"PDI Perjuangan sangat mengkhawatirkan terhadap menguatnya militerisme. Kita juga menolak berbagai bentuk pembungkaman terhadap komponen masyarakat yang kritis," kata Hasto
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
Indonesia
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Prabowo Singgung Lagi Indonesia Produsen Terbesar Mineral Penting
Indonesia telah mengalami swasembada pangan. Di saat, kata Prabowo, masih banyak negara lain yang kesulitan terkait pangan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Prabowo Singgung Lagi Indonesia Produsen Terbesar Mineral Penting
Bagikan