Moeldoko Ingatkan Masyarakat Tak Buru-buru Tinggalkan Pemakaian Masker

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 28 Juni 2022
Moeldoko Ingatkan Masyarakat Tak Buru-buru Tinggalkan Pemakaian Masker

Arsip. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. (ANTARA/HO-Kantor Staf Presiden)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pandemi COVID-19 di Indonesia hingga kini belum usai. Penyebaran virus corona masih terjadi di tengah-tengah masyarakat.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengingatkan agar masyarakat tidak tergesa-gesa untuk melepas masker karena saat ini kasus COVID-19 kembali meningkat, yang salah satu indikatornya terlihat dari positivity rate di DKI Jakarta yang mencapai 13,7 persen.

"Kalau masyarakat masih cuek protokol kesehatan dan cuek vaksin booster maka kemungkinan kasus akan terus melonjak. Ojo kesusu (jangan tergesa-gesa) lepas masker," kata Moeldoko di Jakarta, Selasa (28/6).

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Kelumpuhan Wajah Justin Bieber Akibat Vaksin COVID-19

Positivity rate merupakan proporsi orang positif COVID-19 dari jumlah keseluruhan orang yang dites. Badan PBB untuk Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan angka di bawah lima persen sebagai tolak ukur terkendalinya kasus COVID-19 di masyarakat.

Moeldoko menyebut positivity rate di DKI Jakarta yang mencapai 13,7 persen per 27 Juni 2022 sebagai indikasi kuat bahwa pandemi COVID-19 belum selesai.

Namun, meskipun positivity rate DKI Jakarta sudah melampaui standar WHO, Moeldoko menyebut pembatasan aktivitas belum diperlukan karena kapasitas rumah sakit masih memadai.

Baca Juga:

Penambahan Kasus Harian COVID-19 di Bawah Angka 1.500

Karena itu, ia meminta kepada masyarakat untuk tetap berdisiplin menerapkan protokol kesehatan dan mendapatkan vaksin booster, agar tidak terjadi kenaikan kasus COVID-19 dan juga positivity rate.

Jika merujuk data Kementerian Kesehatan per 27 Juni 2022, Moeldoko menyebut positivity rate Indonesia masih di bawah standar WHO yakni 2,7 persen.

Sementara untuk jumlah kasus COVID-19 di Indonesia, terjadi penambahan sebanyak 1.445 kasus. DKI Jakarta menjadi provinsi yang melaporkan penambahan kasus terbanyak, yakni 838 kasus. Dari jumlah tersebut, 791 merupakan transmisi lokal dan 47 lainnya bersumber dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN).

"Kenaikan positivity rate dan kasus COVID-19 diakibatkan varian baru yang sudah masuk ke Indonesia yakni, Omicron BA.4 dan BA.5," kata Moeldoko, dikutip Antara. (*)

Baca Juga:

Pandemi COVID-19 dan Legalisasi Bikin Konsumsi Ganja Naik

#Jenderal Moeldoko #COVID-19 #Kasus COVID-19 #Masker
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Penggelembungan Harga Masker di Tengah Bencana
Praktik tersebut dinilai merugikan masyarakat yang membutuhkan masker untuk melindungi kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Penggelembungan Harga Masker di Tengah Bencana
Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengancam kelompok rentan. Pramono Anung meminta pedagang tak memainkan harga masker.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Indonesia
Harga Masker N95 Naik di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Tembus Rp 25 Ribu per Lembar
Harga masker mengalami kenaikan imbas abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Masyarakat pun mulai mengeluhkan sulitnya mendapat masker.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Harga Masker N95 Naik di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Tembus Rp 25 Ribu per Lembar
Berita Foto
Satpol PP Bagikan Masker Gratis bagi Pejalan Kaki Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Petugas Satpol PP memberikan masker gratis kepada pejalan kaki saat beraktivitas di trotoar kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026)
Didik Setiawan - Senin, 07 September 2026
Satpol PP Bagikan Masker Gratis bagi Pejalan Kaki Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
Mantan Panglima Moeldoko Kenang Sosok Mendiang Try Sutrisno sebagai Sosok yang Punya Nilai Keujujuran dan Teladan Prajurit Sejati
Moeldoko mengungkapkan ia memiliki kenangan pribadi yang tak terlupakan bersama almarhum, terutama saat ia masih berpangkat perwira pertama.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Mantan Panglima Moeldoko Kenang Sosok Mendiang Try Sutrisno sebagai Sosok yang Punya Nilai Keujujuran dan Teladan Prajurit Sejati
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Bagikan