Mobilitas di Jalan Tol Turun Drastis Selama PPKM Darurat

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 27 Juli 2021
Mobilitas di Jalan Tol Turun Drastis Selama PPKM Darurat

Ilustrasi: Jalan Tol Cimanggis -Cibitung. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - PT Jasa Marga mencatat selama pemberlakukan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat pada periode 3-20 Juli 2021, lalu lintas di jalan tol turun sekitar 40 persen.

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Dwimawan Heru menyampaikan, pada periode PPKM Darurat diberlakukan, mobilitas masyarakat di masa PPKM Darurat ini menurun. Begitu juga aktivitas di ruas jalan tol milik Jasa Marga Group.

Baca Juga:

Jasa Marga Bakal Miliki 2 Pusat Pengendalian Lalu Lintas Jalan Tol Canggih

”Kebijakan ini sangat efektif menurunkan mobilitas pengguna tol,” katanya kepada wartawan, Selasa (27/7).

Menurut dia, selama PPKM Darurat diberlakukan 3 hingga 20 Juli 2021, Jasa Marga mencatat penurunan volume kendaraan yang melintas di ruas jalan tol Jasa Marga Group jika dibandingkan dengan lalu lintas harian rata-rata (LHR) normal.

”Menurun sangat drastis saat PPKM ini berlakukan,” ucapnya.

Jasa Marga mencatat tren penurunan lalu lintas kumulatif di sejumlah GT Utama (barrier) yang berbatasan dengan wilayah Jabotabek yaitu dari GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta Cikampek (akses arah Timur), GT Cikupa Exit Jalan Tol Jakarta-Merak (akses arah barat) dan GT Ciawi 2 Jalan Tol Jagorawi (akses arah Selatan).

Jalan Tol. (Foto: Antara)
Jalan Tol. (Foto: Antara)

Adapun rincian datanya sebagai berikut :

1. 18 hari dalam masa penerapan PPKM Darurat tercatat total penurunan volume lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek sebesar -40,97 persen. Menuju arah Timur melalui GT Cikampek Utama turun sebesar -38,40 persen dan GT Kalihurip Utama turun sebesar -45,96 persen menuju arah Barat melalui GT Cikupa turun sebesar -35,73 persen, dan menuju arah Selatan melalui GT Ciawi turun sebesar -46,73 persen.

2. 18 hari dalam masa penerapan PPKM Darurat tercatat total penurunan volume lalu lintas yang memasuki Jabotabek sebesar -42,67 persen. Dari arah Timur melalui GT Cikampek Utama turun sebesar -53,61 persen dan GT Kalihurip Utama turun sebesar -40,80 persen, untuk dari arah Barat melalui GT Cikupa turun sebesar -36,28 persen, dan dari arah Selatan melalui GT Ciawi turun sebesar -42,95 persen.

Baca Juga:

Geledah Bapenda dan BKD Bandung Barat, KPK Amankan Dokumen Korupsi Proyek COVID-19

Heru juga menghimbau kepada pengguna jalan untuk tetap terus mendukung pelaksanaan PPKM yang berlangsung hingga awal Agustus 2021 dengan tetap di rumah saja.

Lalu menghindari ruang publik dan kerumunan, menerapkan pola hidup bersih dan tetap memperketat protokol kesehatan jika harus keluar rumah untuk keperluan mendesak, guna menekan COVID-19. (Knu)

#PT Jasa Marga #Tarif Jalan Tol
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sistem Transaksi Tol Tanpa Berhenti Masuk Tahap Uji Coba Ulang, Ikut Libatkan Kejaksaan dan Polri
Kementerian PU memastikan sistem transaksi tol nirsentuh MLFF masuk tahap uji coba ulang. Teknologi GNSS dan aplikasi Cantas diharapkan mampu kurangi antrean dan hemat BBM.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Sistem Transaksi Tol Tanpa Berhenti Masuk Tahap Uji Coba Ulang, Ikut Libatkan Kejaksaan dan Polri
Indonesia
Purbaya Yudhi Sadewa Kaget Muncul Isu PPN Jalan Tol, Minta Jangan Bebani Rakyat Dulu
Pemerintah memastikan tidak akan menambah skema pajak baru atau menaikkan tarif pajak yang sudah ada selama kondisi ekonomi belum menunjukkan penguatan signifikan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 April 2026
Purbaya Yudhi Sadewa Kaget Muncul Isu PPN Jalan Tol, Minta Jangan Bebani Rakyat Dulu
Indonesia
PPN Tol Jadi Polemik, Komisi V DPR Desak Pemerintah Tunda Kebijakan
Komisi V DPR meminta wacana PPN jalan tol ditunda atau dibatalkan selama masa konsesi. Hal itu justru bisa menambah pajak baru bagi masyarakat.
Soffi Amira - Rabu, 22 April 2026
PPN Tol Jadi Polemik, Komisi V DPR Desak Pemerintah Tunda Kebijakan
Indonesia
Mulai Hari Ini, Gerbang Tol Sadang Cipularang Geser Imbas Proyok Tol Japek II
GT Sadang Baru yang telah dilengkapi dengan fasilitas pendukung transaksi yaitu empat gardu transaksi keluar, empat gardu masuk.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 April 2026
Mulai Hari Ini, Gerbang Tol Sadang Cipularang Geser Imbas Proyok Tol Japek II
Indonesia
Volume Kendaraan Masih Tinggi, Arus Balik Masih Dirasakan di Tol Jakarta-Cikampek
Berdasarkan data pemantauan Jasa Marga, volume lalu lintas keluar Jakarta mencapai 3,25 juta kendaraan atau meningkat 18,4 persen dibanding kondisi normal dan 2,3 persen dibandingkan Lebaran 2025
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 April 2026
Volume Kendaraan Masih Tinggi, Arus Balik Masih Dirasakan di Tol Jakarta-Cikampek
Indonesia
Volume Kendaraan Melintas Tol Cikampek Utama Mulai Turun ke Jakarta Mulai Menurun
Pada tanggal 28 dan 29 Maret menjadi perhatian utama yang diproyeksikan menjadi puncak arus balik Lebaran 2026 yang kedua.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 29 Maret 2026
Volume Kendaraan Melintas Tol Cikampek Utama Mulai Turun ke Jakarta Mulai Menurun
Indonesia
Arus Balik Jakarta Membeludak, Skema Contraflow Tol Jakarta-Cikampek KM 70-47 Resmi Berlaku
Selain pengaturan jalur, Jasa Marga menekankan pentingnya kesiapan fisik pengendara dan kelaikan kendaraan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 24 Maret 2026
Arus Balik Jakarta Membeludak, Skema Contraflow Tol Jakarta-Cikampek KM 70-47 Resmi Berlaku
Indonesia
Jasa Marga Catat 1,1 Juta Kendaraan Sudah Tinggalkan Jakarta Buat Mudik 2026
Angka tersebut 32 persen dari total proyeksi kendaraan yang akan meninggalkan Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Maret 2026
Jasa Marga Catat 1,1 Juta Kendaraan Sudah Tinggalkan Jakarta Buat Mudik 2026
Indonesia
Mudik Lebaran 2026: 5.496 Kendaraan Gunakan Jalur Fungsional Tol Yogya-Bawen
Sebanyak 5.496 kendaraan melintas di jalur fungsional Tol Yogyakarta–Bawen ruas Ambarawa–Bawen selama dua hari awal arus mudik Lebaran 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 16 Maret 2026
Mudik Lebaran 2026: 5.496 Kendaraan Gunakan Jalur Fungsional Tol Yogya-Bawen
Indonesia
Jasa Marga Prediksi 3,5 Juta Kendaraan Keluar Jakarta saat Mudik Lebaran 2026
Jasa Marga memprediksi, sebanyak 3,5 juta kendaraan keluar Jakarta saat mudik Lebaran 2026.
Soffi Amira - Jumat, 13 Maret 2026
Jasa Marga Prediksi 3,5 Juta Kendaraan Keluar Jakarta saat Mudik Lebaran 2026
Bagikan