Mitos Gunung Merapi yang Sukses Bikin Merinding

Muchammad YaniMuchammad Yani - Selasa, 19 Januari 2021
Mitos Gunung Merapi yang Sukses Bikin Merinding

Sejumlah mitos gunung Merapi yang masih dipercaya hingga kini. (Foto: Pixabay/@ArtTower)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TAHUN 2021 dibuka dengan berbagai bencana alam yang menimpa Indonesia. Terbaru, Gunung Merapi baru saja memuntahkan awan panas sejauh 1.800 meter. Hujan abu erupsinya mengguyur dua kecamatan.

Terletak di empat wilayah kabupaten sekaligus, gunung ini terkenal dengan keindahan dan tragedi letusannya. Namun di balik itu, Merapi menyimpan berbagai mitos mistis yang bikin merinding. Beberapa di antaranya bahkan masih dipercaya hingga saat ini.

Baca juga:

Kisah Mitos di Balik Keindahan Pura di Bali

1. Mitos asal usul Gunung Merapi

Menurut kitab kuno, Gunung Merapi tadinya bernama Jamurdwipa. (Foto: Pixabay/@KANENORI)
Menurut kitab kuno, Gunung Merapi tadinya bernama Jamurdwipa. (Foto: Pixabay/KANENORI)

Mengutip KR Jogja, berdasarkan cerita dan kitab kuno, Gunung Merapi awalnya bernama Jamurdwipa dan terletak di Laut Selatan Jawa. Gunung setinggi 2.930 meter itu dijaga oleh kakak beradik pengrajin keris. Saat itu, Pulau Jawa nyaris tenggelam karena lebih condong ke arah barat. Melihat hal ini, para dewa berniat memindahkan satu gunung ke tengah-tengah sebagai penyeimbang dan Gunung Jamurdwipa yang terpilih karena letaknya paling dekat.

Namun kakak beradik pengrajin meminta sedikit waktu karena pekerjaannya belum rampung. Jika gunung dipindah dalam kondisi perapian masih menyala, kedua pengrajin keris mengancam akan ada petaka abadi yang terjadi. Sayangnya, para dewa tidak mengindahkannya dan tetap memindahkan gunung tersebut. Maka benar saja magma di Merapi hingga kini tidak henti-hentinya berhenti memanas.

Baca juga:

Legenda dan Mitos di Balik Pesona Telaga Remis

2. Keberadaan Pasar Bubrah

Pasar Bubrah terkenal angker dan di malam hari terdengar suara riuh pasar. (Foto: Correcto)
Pasar Bubrah terkenal angker dan di malam hari terdengar suara riuh pasar. (Foto: Correcto)

Salah satu lokasi angker paling terkenal di Gunung Merapi ialah Pasar Bubrah. Pasar ini terletak di punggung bukit tepat berada di bawah kawah Merapi. Lokasinya hanya berjarak satu kilometer sebelum puncak sehingga sering jadi tempat favorit untuk beristirahat. Keadaannya cukup datar dan diisi dengan pepohonan tinggi besar sehingga cocok untuk mendirikan tenda dan bermalam.

Semua berubah ketika malam tiba, para pendaki yang sudah mengunjunginya mengaku bahwa tempat tersebut sangat angker. Banyak yang mendengar suara riuh di sana. Konon, masyarakat setempat percaya bahwa lokasi itu adalah pasar besar Keraton Merapi. Bebatuan besar yang berserakan dianggap sebagai warung maupun meja kursi milik roh serta makhluk halus.

3. Dihuni makhluk gaib dari Keraton Merapi

Kabarnya Gunung Merapi dikuasai kerajaan ajaib bernama Kraton Merapi yang penduduknya merupakan bangsa jin. (Foto: Pixabay/@devanocturno)
Kabarnya Gunung Merapi dikuasai kerajaan ajaib bernama Kraton Merapi yang penduduknya merupakan bangsa jin. (Foto: Pixabay/devanocturno)

Kabarnya gunung Merapi dikuasai oleh kerajaan gaib yang disebut sebagai Keraton Merapi. Mitosnya, penduduk keraton ini adalah bangsa jin. Di masa lampau, ada cerita yang menyebutkan bahwa Keraton Merapi dan Kerajaan Mataram memiliki hubungan yang erat. Bahkan kisahnya Keraton Merapi membantu Kerajaan Mataram untuk mengalahkan Kerajaan Pajang dengan cara mengeluarkan letusannya.

Selain itu, semua hutan, telaga, batu, dan gua terkenal angker. Misalnya seperti Hutan Patuk Alap-Alap yang katanya digunakan sebagai tempat penggembalaan ternak Keraton Merapi. Begitu pula dengan Hutan Gamelan, Bingungan, Pijen, dan Blumbang. (Sam)

Baca juga:

Mitos Kera yang Mengikuti Perilaku Pengunjung Kramat Solear

#Mitos #Gunung Merapi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Samantha Samsuddin

Be the one who brings happiness
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
3 Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga, BNPB Minta Warga Hindari Zona Bahaya
BNPB mengingatkan bahaya Gunung Anak Krakatau, Merapi, dan Semeru yang berstatus Level III atau Siaga. Simak radius larangan aktivitasnya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
3 Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga, BNPB Minta Warga Hindari Zona Bahaya
Berita Foto
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Pengunjung melihat berbagai koleksi alat musik Gamelan milik Mbah Maridjan yang terdampak erupsi di Museum Mbah Maridjan Desa Kinarejo, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Berita Foto
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Wisatawan menyusuri bagian dalam Bunker Kaliadem di Lereng Gunung Merapi, Kinarejo, Desa Hargobinangun, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (14/10/26).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Berita Foto
Merapi Lava Tour Kali Kuning: Sensasi Uji Adrenalin dengan Jeep Off-Road
Sejumlah wisatawan menjajal Off Road Merapi Lava Tour di Kawasan Desa Kinah Rejo, Yogyakarta, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Merapi Lava Tour Kali Kuning: Sensasi Uji Adrenalin dengan Jeep Off-Road
Indonesia
Status Masih Siaga, Erupsi Gunung Anak Krakatau Kembali Jadi Strombolian
Karakter aktivitas Gunung Anak Krakatau juga mengalami perubahan. Setelah fase erupsi menerus berakhir, gunung api tersebut kembali menunjukkan pola erupsi Strombolian.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Status Masih Siaga, Erupsi Gunung Anak Krakatau Kembali Jadi Strombolian
Indonesia
Merapi Jogja Erupsi Jumat Pagi, Awan Panas Meluncur 2 KM ke Barat Daya
Gunung Merapi erupsi Jumat pagi dengan awan panas guguran sejauh 2 km ke arah barat daya. BPPTKG menetapkan status Level III (Siaga) dan mengingatkan warga untuk menjauhi zona bahaya serta waspada banjir lahar dan hujan abu.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 Juli 2026
Merapi Jogja Erupsi Jumat Pagi, Awan Panas Meluncur 2 KM ke Barat Daya
Indonesia
Warga Lereng Merapi Nekat Buka Jalur Pendakian via Selo, BTNGM Lakukan Pendekatan
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) Heri Wibowo mengatakan kejadian ini membuktikan masyarakat tidak menghiraukan imbauan pihak-pihak terkait.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Warga Lereng Merapi Nekat Buka Jalur Pendakian via Selo, BTNGM Lakukan Pendekatan
Indonesia
Gunung Merapi Erupsi, Jalur Pendakian Tetap Ditutup
Awan panas guguran terjadi pada pukul 20.56 WIB dengan estimasi jarak luncur mencapai 2 kilometer ke arah barat, tepatnya menuju hulu Kali Sat/Putih.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Gunung Merapi Erupsi, Jalur Pendakian Tetap Ditutup
Indonesia
Hati-Hati! Gunung Marapi di Sumbar Masih Berpotensi Keluarkan 4 Jenis Gas Vulkanik Beracun
Rekomendasi yang dikeluarkan Badan Geologi tersebut juga sekaitan dengan status Gunung Marapi yang hingga kini masih berada pada Level II atau Waspada.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Hati-Hati! Gunung Marapi di Sumbar Masih Berpotensi Keluarkan 4 Jenis Gas Vulkanik Beracun
Indonesia
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Pendaki ilegal Gunung Merapi asal Yogyakarta yang hilang sejak 20 Desember ditemukan meninggal dunia di wilayah Sapu Angin, Klaten, Jawa Tengah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Desember 2025
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Bagikan