Miryam S Haryani Desak Novel Baswedan Segera Jadi Tersangka
Tersangka kasus e-KTP Miryam S Haryani saat di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
MerahPutih.Com - Tersangka kasus e-KTP Miryam S Haryani mengaku dicecar sebanyak 20 pertanyaan oleh penyidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.
Pertanyaan yang diajukan mengenai adanya pemberitaan di media Tempo ihwal dugaan Dirdik KPK, Aris Budiman yang menerima uang suap sebesar Rp 2 Miliar.
"Itu titik masalahnya dan ada beberapa item tidak cocok dengan fakta yang terjadi. Seperti penyebutan nama-nama anggota, terus nominal itu aja," ujar Kuasa Hukum miryam, Aga Khan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (21/9).
Aga menegaskan, kliennya sama sekali tidak ada hubungannya dengan dugaan suap yang disebut oleh Ketua Wadah Pegawai KPK bahwa Aris telah menerima uang suap terkait proyek e-KTP.
"Tidak ada sama sekali, karena beda kontennya. Kenapa? Karena kita ada dua keyakinan yang berbeda. Tapi tidak bisa saya ungkapkan," kata Aga Khan.
"Jadi itu sangat fakta membingungkan untuk kita," sambung Aga.
Sementara, Miryam S Haryani berharap agar penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya segera menetapkan Novel Baswedan sebagai tersangka dan melimpahkan kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap Aris Budiman ke kejaksaan.
"Saya sampaikan mohon laporan jangan hanya berhenti sampai disini. saya kecewa kalau berhenti gitu aja. Harusnya berlanjut biar jelas semuanya," kata Miryam S Haryani.(Ayp)
Bagikan
Berita Terkait
Geger Tukang Es Gabus Spons Ngaku Dipukul, Polda Metro Jaya Bongkar Fakta Asli Bhabinkamtibmas
Daftar Pelanggaran Prioritas Operasi Keselamatan Jaya 2026
Operasi Keselamatan Jaya 2026: Polisi Janji Tak Cari Kesalahan, Tapi Jangan Kasih Alasan Buat Ditilang
Polda Metro Jaya Ancam Pidanakan Oknum Polisi yang Diduga Main Tangkap Pedagang Es Jadul di Kemayoran
dr Richard Lee Daftar Permohonan Praperadilan Usai Terancam 12 Tahun Kurungan, Begini Respons Polisi
Pandji Pragiwaksono Sindir Ibadah Salat di 'Mens Rea', Novel Bamukmin Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Jakarta Dikepung Genangan, Polisi Turun Tangan Cegah Warga Terjebak Banjir
Jual Online 50 Senjata Api Ilegal, Sindikat Pabrik Rumahan Untung Rp 3-5 Juta per Pucuk
Pabrik Senpi Rumahan Terbongkar, Belajar Merakit Sejak 2018 Mulai Dijual Online 2024
Marak Pejahat Bersenjata Api di Wilayah Polda Metro, Ternyata Banyak Dijual Online