Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Teknologi

Mirrors, Teknologi Terbaru yang Bisa Mengidentifikasi Objek dalam Video

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 29 November 2018
Mirrors, Teknologi Terbaru yang Bisa Mengidentifikasi Objek dalam Video

Teknologi berbasis berbasis Artificial Intelligence (AI) (Foto: Pexels/rawpixel.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBUAH platform terknologi permasaran berbasis Artificial Intelligence (AI) bernama SilverPush, telah mengembangkan teknologi terbaru mereka. Mirrors merupakan teknologi penginderaan konteks berbasis AI pertama di dunia yang berfungsi untuk mengidentifikasi logo merek, wajah, emosi, maupun objek dalam sebuah video.

Fungsi teknologi ini ialah untuk menayangkan iklan yang kontekstual dan relevan untuk konsumen. Sehingga memberikan pengalaman baru bagi konsumen yang dapat menampilkan iklan terkait dengan konten yang telah dilihat dalam suatu video.

“Mirrors adalah puncak dari penelitian kami selama bertahun-tahun untuk memahami bagaimana pengguna dapat terlibat dengan suatu merek ketika melihat suatu konten dari video online," ujar Kartik Mehta, Chief Revenue Officer SilverPush sebagaimana seperti rilis yang diterima merahputih.com.

1. Hadir karena semakin banyaknya konsumen yang kepincut menonton video on-demand

Video on-demand tumbuh pesat di Asia-Pasifik (Foto: Pexels/Pixabay)

Teknologi ini dihadirkan karena selera konsumen terus meningkat untuk menonton video on-demand dan kegiatan multiscreen yang berdampak pada pasar TV global. Pertumbuhan ini terutama terjadi di Asia-Pasifik.

Dengan meningkatnya tingkat penetrasi internet dan ponsel cerdas teknologi ‘Mirrors’ akan semakin relevan untuk membantu merek berinteraksi dengan penonton mereka dengan lebih baik.

2. Teknologi yang akan menghidupkan interaksi konsumen

Mirros akan menjadi mesin pencari yang akan menghidupkan interaksi konsumen terhadap iklan (Foto: Pexels/Pixabay)

Kartik menjelaskan bahwa teknologi platform yang menjadi solusi B2B saat ini dapat turut berpotensi menghidupi interaksi konsumen. Sebagai penyedia kontekstualitas dalam suatu video, Mirrors akan menjadi mesin de facto untuk mencari, menjelajah dan memberikan navigasi untuk online video.

Contohnya kamu sedang menonton sebuah potongan video dari suatu film. Misalnya video itu menampilkan Emma Stone dan Ryan Gosling yang sedang menyanyi di film La La Land. Dengan sendirinya teknologi Mirrors akan merekomendasikan langsung bahwa selanjutnya kamu harus menonton film La La Land.

3. Membantu industri periklanan dan memberikan pengalaman baru kepada pengguna

Teknologi yang akan membantu industri periklanan mencapai target (Foto: Pexels/rawpixel.com)

Hal ini memastikan bahwa hanya iklan relevan yang akan ditampilkan bersama dengan konten yang diminati oleh pengguna. Secara bersamaan hal ini akan membantu industri periklanan dalam mencapai target mereka secara lebih strategis. Pengguna pun akan mendapatkan pengalaman baru, yaitu mengetahui merk yang mungkin saja sebelumnya enggak pernah diketahui.

Selamat mencoba dan menikmati teknologi ini ya sahabat Merah Putih (ikh)

Baca juga: Aplikasi Belajar Bahasa Asing Ini Tawarkan Sertifikat Universitas

#Aplikasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Ultimatum Menteri Hentikan Operasi Aplikasi Minta Data Sama Tidak Saling Terhubung
"Kita tidak boleh mempunyai puluhan aplikasi yang tidak saling berbicara, kita tidak boleh meminta rakyat berkali-kali memasukkan data yang sama," katanya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Juli 2026
Prabowo Ultimatum Menteri Hentikan Operasi Aplikasi Minta Data Sama Tidak Saling Terhubung
Lifestyle
Gojek Resmi Berlakukan Denda Rp 3 Ribu untuk Pembatalan GoCar, ini 4 Fakta Pentingnya
Gojek resmi memberlakukan denda Rp 3.000 bagi pengguna yang membatalkan GoCar. Namun, ada fakta penting yang perlu diketahui.
Soffi Amira - Senin, 29 Juni 2026
Gojek Resmi Berlakukan Denda Rp 3 Ribu untuk Pembatalan GoCar, ini 4 Fakta Pentingnya
Berita
Transaksi Tokenisasi Aset Saham AS Sepanjang Semester I-2026 Meningkat Tajam
Secara spesifik, tokenisasi aset seperti Nasdaq (QQQX) dan SP500 (SPYX) mengalami kenaikan pesat
Angga Yudha Pratama - Senin, 29 Juni 2026
Transaksi Tokenisasi Aset Saham AS Sepanjang Semester I-2026 Meningkat Tajam
Indonesia
DPR Apresiasi Kebijakan Potongan Tarif Ojol 8 Persen, Ingatkan Risiko Kenaikan Tarif
Komisi V DPR mengapresiasi turunnya potongan tarif ojol 8 persen. Namun, aplikator diminta jangan diam-diam naikkan tarif untuk penumpang.
Soffi Amira - Kamis, 25 Juni 2026
DPR Apresiasi Kebijakan Potongan Tarif Ojol 8 Persen, Ingatkan Risiko Kenaikan Tarif
Indonesia
QR Code MyPertamina Bakal Berubah-ubah, BPH Migas Perketat Pembelian BBM Subsidi
Pemerintah akan mengubah QR Code di MyPertamina. Nantinya, pembelian BBM subsidi akan diperketat.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
QR Code MyPertamina Bakal Berubah-ubah, BPH Migas Perketat Pembelian BBM Subsidi
Lainnya
BTC Price Game Kini Hadir di Pintu, Fitur Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
Pengguna dengan kemenangan beruntun dapat melanjutkan ke babak berikutnya tanpa mengurangi kredit game
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Juni 2026
BTC Price Game Kini Hadir di Pintu, Fitur Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
Lifestyle
Pintu Rilis 48 Token Aset Kripto Saham Global
Integrasi teknologi blockchain kini membuka sekat pembatas investasi lintas negara melalui kehadiran 48 aset baru
Angga Yudha Pratama - Senin, 18 Mei 2026
Pintu Rilis 48 Token Aset Kripto Saham Global
Lifestyle
Terapkan Animasi Cerdas dengan Mudah Menggunakan Pembuat Foto ke Video Berbasis AI
Pippit menawarkan cara mengubah gambar menjadi video yang menghibur. Platform ini menyediakan gerakan hingga efek grafis.
Soffi Amira - Senin, 11 Mei 2026
Terapkan Animasi Cerdas dengan Mudah Menggunakan Pembuat Foto ke Video Berbasis AI
Fun
Friendster Comeback, Platform Legendaris Era 2000-an Kini Hadir di iPhone
Friendster bangkit kembali dan kini tersedia di iPhone. Dibeli Mike Carson, platform ini hadir dengan konsep relasi unik tanpa algoritma.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
Friendster Comeback, Platform Legendaris Era 2000-an Kini Hadir di iPhone
Indonesia
Aplikasi 'Kawal Haji' Paksa Pelayanan Jemaah Jadi Super Responsif dan Transparan, Calon Haji Gak Perlu Takut Terlantar
Sistem canggih ini juga memfasilitasi petugas untuk memfilter pencarian laporan berdasarkan kategori, status, embarkasi, hingga kelompok terbang (kloter)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 April 2026
Aplikasi 'Kawal Haji' Paksa Pelayanan Jemaah Jadi Super Responsif dan Transparan, Calon Haji Gak Perlu Takut Terlantar
Bagikan