Headline

Miris, Pengungsi Gunung Agung Kemalingan di Posko Pengungsian

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 03 Desember 2017
Miris, Pengungsi Gunung Agung Kemalingan di Posko Pengungsian

Sejumlah pengungsi berisitirahat di lokasi pengungsian GOR Swecapura, Klungkung, Bali, Sabtu (2/12). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Kabar tak sedap dialami para pengungsi Gunung Agung di posko pengungsian. Dua warga mengalami kemalingan. Barang yang dicuri pun tidak tanggung-tanggung. Tas berisi uang raib saat korban sedang tidur.

Atas kasus pencurian di posko pengungsian itu, kedua warga pengungsi melaporkan ke kantor polisi Sektor Klungkung.

"Kami melaporkan kejadian ini, karean uang yang ada di tas kami hilang Rp650 ribu di posko pengungsian Banjar Peken, Desa Kamasan," kata Ni Komang Yudi (45), warga asal Banjar Griyana Kangin, Desa Selat Duda, Selat, Karangasem, Minggu (3/12).

Kronologi pencurian itu, kata dia, situasi pengungsian gelap saat dirinya terbangun dari tidur pada Minggu (3/12) Pukul 03.30 WITA dan melihat ada seorang pria yang masuk ke posko dini hari.

Namun, pada pagi harinya Komang Yudi tersadar bahwa tas yang biasanya ada disamping bantal tempat dirinya tertidur hilang dan kemudian ditemukan di dekat tempat ibadah umat Hindu (padma) yang ada di posko setempat.

"Setelah saya ambil, isi tas saya telah berserakan di tanah dan uang yang ada di dalam tas sudah ludes tidak ditemukan," ujarnya.

Selain Yudi, pengungsi bernama Kadek Wawan Sucitayasa Putra asal Banjar Griyana Kangin, Desa Selat Duda, Selat, Karangasem mengaku kegilangan telepon genggamnya yang sedang dilakukan pengisian daya atau "charge" di dekat pengungsian.

Dengan adanya kejadian itu, Paur Humas Polres Klungkung IPTU I Nyoman Sarjana sebagaimana dilansir Antara menjelaskan, kasus pencurian di lokasi pmgungsian tersebut sudah dilaporkan ke Kepolisian. Jajaran Polsek Klungkung pun sudah melakukan olah TKP.

"Kasus tersebut masih dilidik oleh petugas kepolisian," ujar Nyoman Sarjana.(*)

#Pengungsi #Gunung Agung #Gunung Meletus
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
9.668 Kasus ISPA Muncul Usai Gempa NTT, Kemenkes Ungkap Kondisi Warga di Pengungsian
Kemenkes mencatat 9.668 kasus ISPA pada warga terdampak gempa NTT sejak 15-26 Agustus 2026. Lebih dari 185 ribu warga masih berada di pengungsian.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
9.668 Kasus ISPA Muncul Usai Gempa NTT, Kemenkes Ungkap Kondisi Warga di Pengungsian
Indonesia
ISPA Hingga Gastritis Serang Pengungsi Gempa Nagekeo NTT, Ratusan Orang Dirawat
Ratusan pengungsi gempa Nagekeo, NTT, mengalami ISPA, gastritis, flu, dan batuk. Hingga 24 Agustus, 400 warga dirawat di Posko Kesehatan Darurat.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
ISPA Hingga Gastritis Serang Pengungsi Gempa Nagekeo NTT, Ratusan Orang Dirawat
Indonesia
Gibran Kunjungi SD Inpres Wairklau, Cek Kondisi Pengungsi dan Anak-anak Terdampak Bencana
Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Sikka, yang difungsikan sebagai posko pengungsian dan memastikan kondisi anak-anak aman.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Agustus 2026
Gibran Kunjungi SD Inpres Wairklau, Cek Kondisi Pengungsi dan Anak-anak Terdampak Bencana
Indonesia
Aktivitas Meningkat, Warga Keluhkan 3 Hari Diguyur Hujan Abu Vulkanik Letusan Gunung Anak Krakatau
Hujan abu vulkanik tersebut dirasakan masyarakat setempat selama tiga hari. Hingga saat ini banyak warga yang menderita sesak nafas dan sakit mata.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Aktivitas Meningkat, Warga Keluhkan 3 Hari Diguyur Hujan Abu Vulkanik Letusan Gunung Anak Krakatau
Dunia
Amukan Lava Erupsi Gunung Etna Masih Terjadi, Bandara Catania Sisilia Terpaksa Ditutup
Bandara Catania di Sisilia ditutup akibat erupsi Gunung Etna. Abu vulkanik dari empat kawah mencapai ketinggian 1,5 km, memaksa pembatasan penerbangan masuk dan keluar.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Amukan Lava Erupsi Gunung Etna Masih Terjadi, Bandara Catania Sisilia Terpaksa Ditutup
Indonesia
Pengungsi Kembali Ngemper di Kantor UNHCR Jakarta, Mereka Bawa Bantal
Pengungsi tiduran di tepi jalan dengan menggunakan karpet. Barang-barang yang ada di sekitar mereka, yakni tas, galon berisi air mineral serta bantal.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Pengungsi Kembali Ngemper di Kantor UNHCR Jakarta, Mereka Bawa Bantal
Dunia
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Abu Vulkanis Ganggu Lalu Lintas
Lontaran material vulkanis tersebut diidentifikasi sebagai arus piroklastik (pyroclastic density current/PDC) yang dipicu runtuhan aliran lava.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Abu Vulkanis Ganggu Lalu Lintas
Dunia
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Ribuan Orang Dievakuasi
Lembaga vulkanologi setempat menetapkan Status Siaga Level 3 dalam skala lima tingkat.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
   Gunung Mayon di Filipina Meletus, Ribuan Orang Dievakuasi
Indonesia
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Warga Dilarang Beraktivitas dalam Radius 4 Kilometer
Guna menjaga kesehatan, masyarakat yang terpapar hujan abu diimbau untuk segera menggunakan pelindung diri
Angga Yudha Pratama - Rabu, 04 Maret 2026
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Warga Dilarang Beraktivitas dalam Radius 4 Kilometer
Indonesia
Banjir Rendam 126 RT dan 18 Ruas Jalan di Jakarta, Ratusan Warga Mengungsi
Sebanyak 126 RT dan 18 ruas jalan di Jakarta terendam banjir. Ratusan warga pun mengungsi akibat banjir tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 23 Januari 2026
Banjir Rendam 126 RT dan 18 Ruas Jalan di Jakarta, Ratusan Warga Mengungsi
Bagikan