Miris, 727 Anak Papua Terinfeksi TBC Terbanyak di Jayapura

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 14 November 2024
Miris, 727 Anak Papua Terinfeksi TBC Terbanyak di Jayapura

Ilustrasi - Hasil rontgen penderita tuberkulosis (TBC). (Foto: Pexels/Anna Shvets)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kabar suram datang dari tanah Papua. Saat ini tercatat sebanyak 727 anak di Papua dilaporkan terinfeksi tuberkulosis (TBC). Bahkan, 215 anak di antaranya mengalami resisten terhadap pengobatan TBC yang diberikan kepada pasien.

"727 anak yang terkena TBC itu tersebar di sembilan kabupaten dan kota," kata Kepala Balai AIDS,TBC dan Malaria Dinas Kesehatan (Dinkes) Papua Berry Watori di Jayapura, Kamis (14/11)

Kasus terbanyak terdapat di Kabupaten Jayapura tercatat 291 anak, menyusul Kota Jayapura 214 anak, Kepulauan Yapen 82 anak, Biak Numfor 70 anak, Supiori 21 anak, Keerom 19 anak, Waropen 12 anak, Sarmi 10 anak, dan Kabupaten Mamberamo Raya delapan anak.

Baca juga:

3 Orang Suku Badui Dalam Meninggal Akibat Tidak Dapat Akses Obat TBC

Berry menambahkan terus melakukan kerja sama dengan berbagai pihak untuk menemukan anak yang terkena TBC. Untuk menemukan anak-anak yang mengidap TBC, petugas kesehatan akan ikut memeriksa mereka (anak-anak) bila di rumah ada orang dewasa yang terkena TBC.

Saat menemukan adanaya kasus TBC, lanjut Berry, petugas kesehatan langsung melakukan pemeriksaan termasuk kepada setiap anak yang ada di dalam rumah keluarga tersebut. Menurutnya, bila ditemukan ada penderita lain di keluarga itu langsung diberi pengobatan TBC tahap awal.

Namun, Berry mengakui banyak di antara pasien TBC yang tidak meminum obat sesuai aturan, sehingga menjadi resisten terhadap obat yang diberikan. "Kami berharap orang tua yang di dalam keluarganya ada yang sakit TBC meminum obat sesuai dengan aturan, sehingga pengobatan dapat dilakukan maksimal," tandasnya, dikutip Antara. (*)

#Tuberkulosis #Papua #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Kuliner
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Mi instan sebagian besar terdiri dari karbohidrat olahan, tapi rendah serat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Olahraga
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Atlet HYROX asal Australia Joanna Wietrzyk mengalami inkontinensia feses saat lomba di Beijing, tetapi tetap bertanding hingga keluar sebagai juara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Indonesia
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Aparat bersama tokoh masyarakat terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Indonesia
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang, 23, salah satu dari sembilan perempuan yang sebelumnya menjadi korban penculikan pada 17 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Indonesia
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Korban ditemukan dalam kondisi lemah di Kampung Bela 1, Distrik Alama, Kabupaten Mimika.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Indonesia
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Hingga saat ini masih terjadi perbedaan pandangan di tingkat daerah mengenai kriteria Orang Asli Papua dalam UU Otsus Papua.
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Indonesia
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Program ini difokuskan untuk memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Bagikan