Minum Air saat Perut Kosong Punya Sederet Manfaat Kesehatan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 03 September 2024
Minum Air saat Perut Kosong Punya Sederet Manfaat Kesehatan

Minum air dua liter sehari bukan pakem. (Foto: Unsplash/Brendan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gagasan minum air setelah bangun tidur di pagi hari bukan cuma isapan jempol. Sejumlah manfaat kesehatan bisa didapatkan dari kebiasaan ini, dan pastikan itu menjadi kegiatan pertama yang dilkukan sesaat setelah bangun tidur setiap pagi.

Minum air saat perut kosong di pagi hari memiliki sejumlah manfaat luar biasa untuk tubuh. Berikut beberapa di antaranya seperti dilansir laman Hindustan Times, Sabtu (31/9):

Baca juga:

Wajibkah Minum Air sebelum Tidur?

Rehidrasi

Tidur selama 7-8 jam di malam hari, memubuat tubuh menjadi dehidrasi selama periode tersebut. Karenanya di saat bangun di pagi hari dan dengan kondisi perut kosong, tubuh bisa langsung terhidrasi kembali. Menambahkan potongan lemon pada air hangat di pagi hari bahkan bisa mendapat manfaat kesehatan tambahan.

Meningkatkan kewaspadaan

Dehidrasi menyebabkan rasa lelah dan energi rendah selama tidur di malam hari. Ketika minum air, tubuh terasa segar kembali dan suasana hati meningkat. Ini membantu kita memulai hari dengan energi dan semangat.

Baca juga:

Aman untuk Minum Air Dingin setelah Berolahraga

Menyuplai kembali otak

Otak manusia membutuhkan cukup air agar berfungsi dengan baik. Ketika terhidrasi dengan baik, seseorang bisa berpikir dengan jelas dan memulai hari dengan produktif. Ini juga membantu menantikan hari ke depan dan mengoptimalkan potensi.

Melawan penyakit

Ketika terhidrasi dengan baik setelah minum air, kita memiliki lebih banyak energi untuk meredakan gejala penyakit saluran pencernaan, hati, dan ginjal. Ini juga membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Baca juga:

Kebutuhan Cairan Tiap Orang Berbeda, Minum Air Tak Selalu Minimal 2 Liter Sehari

Meningkatkan kesehatan kulit dan rambut

Minum air saat perut kosong ternyata jadi kunci untuk kulit yang bercahaya dan rambut yang berkilau. Hidrasi dapat mengatasi kerutan dan garis halus dini. Minum air saat perut kosong juga membantu mengatur sirkulasi darah dan mengeluarkan racun dari tubuh. (*)

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan