Mind-Body Beauty akan jadi Tren di 2024
Membuka pemikiran positif pada individu. (Unsplash/Tron Le)
HANYA dalam hitungan pekan saja tahun 2023 akan berakhir. Biasanya di tahun baru akan muncul-muncul tren yang melambari perjalanan tahun itu.
Seperti yang disampaikan oleh influencer kecantikan Affi Assegaf bahwa mind-body beauty atau pemikiran tubuh cantik bakal menjadi tren kunci pada 2024, seperi yang disampaikan dalam Antara (6/12).
Baca Juga:
Affi menjelaskan bahwa mind-body beauty dalam acara Tokopedia Beauty Award 2023 di Jakarta, Rabu (6/12) adalah keselarasan antara kualitas hidup yang baik dengan penampilan fisik seseorang.
"Jadi, ketika kita bicara mengenai produk kecantikan. (Maka) kita, tuh, tidak lagi ngomongin tentang produk yang hanya meningkatkan atau menjaga kecantikan fisik atau penampilan luar kita saja. Tapi bagaimana caranya itu juga bisa membantu kita mencapai kesejahteraan secara keseluruhan tadi itu," ujar Affi.
Tak dapat dipungkiri banyak faktor yang membuat masyarakat dan individu menjadi stres, terutama yang tinggal di area perkotaan. Affi juga menyoroti pengaruh pandemi COVID-19 yang masih terasa hingga kini.
Jadi Affi melihat bahwa masyrakat kini mencari produk yang tidak hanya menjawab kebutuhan penampilan saja. Lebih dari itu juga dapat mengatasi masalah kesehatan emosi atau mental.
Jadi dia menjelaskan bahwa mulai banyak bermunculan produk perawatan selain menjaga dan memperbaiki kesehatan kulit juga untuk menurunkan level kortisol dalam tubuh. Contohnya adalah serum yang menggunakan bahan-bahan yang dapat mengurangi kadar stres dalam tubuh.
Baca Juga:
"Jadi kulitnya sehat, tapi, level stres juga berkurang," jelas Affi.
Selain serum, ada juga suplemen yang menurut Affi juga termasuk dalam salah satu produk kecantikan. Seperti beberapa suplemen yang dapat menjaga kesehatan kulit sekaligus meningkatkan kualitas tidur.
Pun tak kurang banyak bermunculan parfum yang mengklaim bahwa produknya dapat meningkatkan mood. Bahkan menciptakan suasana hati yang berbeda-beda. Misalnya, parfum A bisa membuat lebih semangat, parfum B membuat lebih rileks, dan parfum C membuat lebih fokus.
Affi menjelaskan bahwa ada teknologi yang memungkinkan hal tersebut, yang juga dapat diimplementasikan ke produk-produk perawatan tubuh lainnya. (*)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Beauty Science Tech 2026, Satukan Sains, Teknologi, dan Dampak Bermakna
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo