Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Kesehatan

Micin Bikin Bodoh, Benarkah?

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Minggu, 21 Februari 2021
Micin Bikin Bodoh, Benarkah?

MSG membuat makanan lezat. (Foto: Businessinsider.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:


GENERASI 90-an pasti ingat kalau makan mi instan tanpa dimasak maupun mi camilan siap konsumsi pasti nunggu bagian terakhir sisa-sisa mi dan bumbu bercampur di sudut dalam kemasan.

Kemasan bagian dalam dilipat keluar sedikit demi sedikit. Bagian sudut luar kemasan dipukul-pukul sampai semua campuran sisa mi dan bumbu menumpuk di satu sudut. Kemasan dimiringkan 90 derajat. Mulut membuka lebar. Lantas tuang semua bagian sisa mi, minyak (bila mi instan), dan bumbu, ke dalam mulut.

Setelah mengunyah seluruh kesempurnaan sisa mi dan bumbu, lalu bagian terbaik melumat bagian dalam kemasan sisa-sisa bumbu. Terbaik!

Baca juga:

Mitos atau Fakta Minum Kopi Membuat Tetap Terjaga

Terkadang, mi camilan siap konsumsi, justru lebih mengarah pada bumbu rasa keju ketimbang minya. Kegiatan tersebut dengan berbagai turunannya meliputi jajanan instan lainnya sangat khas di medio 90-an, sehingga dicap sebagai "Generasi Micin".

Generasi Micin, menurut Khabib Luthfi pada Masyarakat Indonesia dan Tanggung Jawan Moralitas, merepresentasi perilaku tidak mau belajar menikmati proses secara sungguh-sungguh atau instan.

Salah satu makanan yang mengandung MSG. (Foto: Healthline.com)

Tentu saja micin kaitan konsumsi jajanan instan dan ketagihan micin di dalam bumbu berkaitan erat dengan istilah tersebut.

Micin, di dalam istilah tersebut, berkonotasi negatif lantaran dianggap menimbulkan keobodohan. Hingga kini,
masih jadi perdebatan apakah MSG (Monosodium Glutamat) atau dikenal dengan micin menyebabkan kebodohan. Sebab, peribahasa saja menghubungan rasa enak masakan dengan garam bukan dengan micin, seperti pada 'bagaikan sayur tanpa garam'.

Perkataan micin dapat bikin bodoh masih terus dibuktikan melalui penjelasan para ahli gizi. Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA), glutamat dalam MSG secara kimiawi tidak dapat dibedakan dari glutamat yang secara alami ada dalam protein makanan.

"Tubuh kita pada akhirnya memetabolisme kedua sumber glutamat dengan cara yang sama. Rata-rata orang dewasa mengonsumsi sekitar 13 gram glutamat setiap hari dari protein dalam makanan, sementara asupan MSG tambahan diperkirakan sekitar 0,55 gram per hari," demikian keterangan dari FDA yang dikutip dari laman deliciousliving.

Baca juga:

Bakso, Memang Tidak Ada Matinya di Negeri Aing

Belum ada bukti ilmiah secara pasti apakah mengonsumsi micin pada makanan dapat menyebabkan bodoh. Dokter gizi di klinik Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Lince Maurits mengatakan micin dapat menyebabkan orang bodoh jika dikonsumsi berlebihan.

"Kandungan dalam micin/vetsin yaitu ada Mono Sodium Glutamat (MSG). Kalo pemakaian MSG berlebihan bisa bikin sel-saraf otak bisa rusak jadi bisa bikin orang bodoh," ujar Lince saat dihubungi merahputih.com.

"Micin sebenarnya diperbolehkan asal tau takaran dan batasan dalam mengonsumsinya aja," tambah Lince.

Tidak ada takaran tertentu dalam pemakaian micin. Paling tidak, laman SPICEography menyarankan agar kamu tidak menyamakan takaran micin seperti garam yang sampai beberapa sendok. Jadi cukup tabur micin secukupnya pada makanan.

Dokter menyarankan penggunaan micin tak berlebihan. (Foto: Pexels/Gustavo Fring)

Di Indonesia, micin menjadi salah satu bumbu penyedap rasa yang paling populer. Hampir semua makanan menggunakan micin agar rasa makanan lebih lezat. Banyak yang menganggap makanan tanpa micin akan menjadi hambar. Mau itu bakso, mie ayam, hingga nasi goreng, tambahan micin amat wajib.

Pakar Kuliner William Wongso setuju dengan hal ini. Ia mengatakan micin ialah bagian dari penyedap rasa yang tidak bisa ditinggalkan. Takaran micin pada porsi makanan yang penting sesuai. Semakin banyak porsi makanan, cukup sesuaikan dengan jumlah takaran micin. "Asal takarannya bener aja sedikit. Msg itu bagian dari rasa," tukas William kepada merahputih.com.

Faktanya, ketika pertama kali diperkenalkan oleh ahli kimia Jepang bernama Ikeda Kikunae pada 1908, MSG dianut dan dipuji sebagai bumbu dengan harga kompetitif. Intinya, Semua anggapan tentang micin tersebut tergantung diri kita sendiri saja menyikapinya. (ard)

Baca juga:

Soto, Kuliner Perpaduan ala Negeri Aing

#Micin #Februari Kulineran Di Negeri Aing #Makanan #Kuliner #Kuliner Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fun
Berusia 25 Tahun, Gery Garudafood Tembus Pasar Australia hingga Korea Selatan
Memasuki usia ke-25 tahun, Gery semakin memperluas jejaknya di pasar internasional. Dipasarkan di Australia, Korea Selatan, China, hingga India.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Berusia 25 Tahun, Gery Garudafood Tembus Pasar Australia hingga Korea Selatan
Kuliner
Oreo X BTS Resmi Hadir di Indonesia, Cookie Enak dengan Cita Rasa Korea
Ini merupakan kreasi spesial dengan rasa hotteok brown sugar pancake yang dibuat bersama BTS dan didedikasikan khusus bagi para penggemarnya di seluruh dunia.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Oreo X BTS Resmi Hadir di Indonesia, Cookie Enak dengan Cita Rasa Korea
Kuliner
Jelajah Kuliner Nusantara di PRJ Kemayoran 2026, dari Kerak Telor hingga Soto Banjar
PRJ 2026 menghadirkan ragam kuliner Nusantara, mulai dari Kerak Telor, Ayam Betutu, Mie Aceh, hingga Soto Banjar dalam satu lokasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
Jelajah Kuliner Nusantara di PRJ Kemayoran 2026, dari Kerak Telor hingga Soto Banjar
Kuliner
BINTANG Arak Jeruk & Madu Perluas Kehadiran di Indonesia, Bikin Nongkrong Lebih Segar dan Seru
Sejak pertama kali diperkenalkan di Bali, BINTANG Arak Jeruk & Madu telah menarik perhatian konsumen.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 Juni 2026
 BINTANG Arak Jeruk & Madu Perluas Kehadiran di Indonesia, Bikin Nongkrong Lebih Segar dan Seru
Fun
8 Jajanan Viral untuk Dicoba di Jakarta Fair Kemayoran 2026, dari Dubai Lava Cookies hingga Long Hotdakk
Jakarta Fair Kemayoran 2026 tak hanya menawarkan promo belanja, tetapi juga sederet kuliner viral yang ramai diburu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
8 Jajanan Viral untuk Dicoba di Jakarta Fair Kemayoran 2026, dari Dubai Lava Cookies hingga Long Hotdakk
Fun
Jangan Lewatkan, Aktivitas Seru di Rumah Indofood Selama Jakarta Fair 2026
Tahun ini, Rumah Indofood hadir di Jakarta Fair dengan tema Semua Ada di Rumah Indofood.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
  Jangan Lewatkan, Aktivitas Seru di Rumah Indofood Selama Jakarta Fair 2026
Dunia
Perang di Iran Bikin Camilan Tampil Hitam Putih
Langkah ini menjadi contoh terbaru bagaimana barang kebutuhan sehari-hari terdampak setelah Iran secara efektif menutup Selat Hormuz.
Dwi Astarini - Rabu, 13 Mei 2026
  Perang di Iran Bikin Camilan Tampil Hitam Putih
Kuliner
Sate Lalat, Kuliner Unik Madura yang Bisa Jadi Inspirasi Olahan Daging Kurban
Sate lalat khas Madura bisa jadi inspirasi olahan daging kurban saat Idul Adha. Simak asal-usul nama, cara membuat, dan sejarah kuliner legendaris ini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Sate Lalat, Kuliner Unik Madura yang Bisa Jadi Inspirasi Olahan Daging Kurban
Kuliner
Hennessy MyWay 2026 Buka Peluang Mixologist Indonesia Tampil di Panggung Global
Hennessy MyWay merupakan platform yang menantang para bartender mendefinisikan ulang seni meracik koktail melalui keberlanjutan, storytelling, dan pengalaman berbasis ritual.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
Hennessy MyWay 2026 Buka Peluang Mixologist Indonesia Tampil di Panggung Global
Kuliner
Sake dari Luar Angkasa Terjual Rp 11 Miliar, Kemasannya cuma 100 Mililiter
Dassai bekerja sama dengan Mitsubishi Heavy Industries untuk melakukan fermentasi bahan sake di angkasa luar.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Sake dari Luar Angkasa Terjual Rp 11 Miliar, Kemasannya cuma 100 Mililiter
Bagikan