Metode 4-7-8 untuk Tidur Lebih Cepat

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Oktober 2021
Metode 4-7-8 untuk Tidur Lebih Cepat

Tidur cepat dengan metode 4-7-8. (Foto: Unsplash/Bruce Mars)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TERKADANG orang mengalami kesulitan untuk dapat malam tidur lebih cepat. Bukan tanpa alasan, sebagian orang memilih untuk melakukannya demi mendapatkan waktu istirahat lebih panjang. Ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa kurang tidur menyebabkan racun menumpuk di otak serta kinerjamu.

Tidur malam sangat penting untuk kesehatan dan kinerja tubuh kita. Tetapi, banyak orang yang begadang terlalu larut untuk menyelesaikan pekerjaan, atau sekadar menikmati waktu istirahat selepas bekerja. Banyak dari kita yang sebenarnya ingin dapat tidur lebih cepat, namun di banyak kasus justru sebaliknya.

Baca juga:

Dekorasi Kamar Tidur untuk Mengurangi Kecemasan

Metode 4-7-8 untuk Tidur Lebih Cepat
Banyak orang yang sulit tidur karena beberapa hal. (Foto: Unsplash/Alexandra Gorn)

Tidur pada jam yang wajar akan membutuhkan intervensi berbeda tergantung pada keadaan kita. Itulah sebabnya selalu ada tip dan trik, untuk membantu para orang yang kesulitan agar dapat tidur dengan tenang dan benar-benar mendapatkan istirahat yang dibutuhkan.

Mengutip laman Inc, mereka ingin menambahkan satu ide lagi ke dalam nasihat untuk tidur yang lebih baik, dan yang satu ini sangat cocok di saat kita mengalami kecemasan.

Tip dan trik ini datang dari Dr. Andrew Weil, direktur University of Arizona Center for Integrative Medicine. Ia menjelaskan kita hanya membutuhkan beberapa detik dan mengatur kinerja paru-paru kita.

Baca juga:

Olahraga 2 Jam Sebelum Tidur Bikin Lebih Nyenyak

Metode 4-7-8 untuk Tidur Lebih Cepat
Metode 4-7-8 berasal dari teknik yoga kuno. (Foto: Unsplash/Dane Wetton)

Trik tidur ini dikenal dengan metode 4-7-8. Asal-usul ini berasal dari tradisi yoga kuno. Weil mengatakan bahwa, metode tersebut benar-benar diperiksa secara ilmiah. Teknik pernapasan sederhana ini dapat bekerja untuk menenangkan pikiran kita yang dipenuhi tekanan dan stres, dengan mengaktifkan sistem saraf parasimpatis kita.

Berikut beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk tidur lebih cepat, seperti dilansir laman Inc.

1. Tarik napas melalui hidung selama empat detik

2. Tahan napas kita selama tujuh detik.

3. Buang napas selama delapan detik dengan membuat suara "wusss" melalui bibir yang mengerucut.

4. Ulangi hingga empat kali.

Tak hanya pada waktu tidur saja, metode 4-7-8 di atas dapat digunakan untuk menghilangkan stres dan menenangkan tubuh kita setiap saat hingga sepanjang hari. Semakin konsisten kita menggunakan teknik tidur tersebut, semakin baik kerjanya. (mic)

Baca juga:

Terapi Placebo Sleep Jauh Lebih Baik Ketimbang Obat Tidur

#Tidur #Tips Tidur #Tidur Malam #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Gigi Sudah Berlubang Parah Belum Tentu Harus Dicabut, Dokter Ungkap Alasannya
Gigi berlubang hingga mencapai saraf belum tentu harus dicabut. drg. Yulita Bong, menjelaskan pilihan perawatan dan kondisi yang menentukan pencabutan gigi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 November 2026
Gigi Sudah Berlubang Parah Belum Tentu Harus Dicabut, Dokter Ungkap Alasannya
Fun
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Kenali Nutri-Level, sistem label gizi dengan empat kategori warna untuk membantu masyarakat memahami kandungan gula, garam, dan lemak pada produk.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Bagikan