Menyusup ke Kedubes Korut, Dua Wartawan Korea Selatan Dideportasi Singapura

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 10 Juni 2018
Menyusup ke Kedubes Korut, Dua Wartawan Korea Selatan Dideportasi Singapura

Polisi berjaga di pusat media untuk pertemuan antara Amerika Serikat dan Korea Utara, di Singapura, Minggu (10/6). (ANTARA FOTO/REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Otoritas Singapura benar-benar ingin memberikan kesan terbaik bagi pertemuan puncak Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Di tengah segala persiapan itu, sayangnya pihak keamanan Singapura kecolongan dengan lolosnya dua wartawan Korea Selatan ke dalam Kedutaan Besar Korea Utara.

Pertemuan Kim Jong Un dan Donald Trump yang sedianya berlangsung di Pulau Sentosa, pada Selasa 12 Juni itu ternoda ulah dua wartawan Korea Selatan yang kemudian keduanya ditahan kepolisian Singapura.

Setelah ditahan dua hari, dua wartawan Korsel itu dideportasi pemerintah Singapura pada Minggu (10/6). Kepastian deportasi kedua staf televisi nasional Korea Selatan itu disampaikan pihak kepolisian Singapura.

Masyarakat Singapura menyambut pertemuan Kim Jong Un dan Donald Trump
Seorang bartender menunjukkan cocktail pasangan Donald Trump dan Kim Jong Un yang disebut The Bromance di Hopheads Craft Beer Bar and Bistro di Singapura (ANTARA FOTO/REUTERS/Feline Lim)

Kabar soal pendeportasian, hanya beberapa saat sebelum pertemuan puncak antara pemimpin Amerika Serikat dan Korea Utara berlangsung, muncul pada saat menteri dalam negeri Singapura mengatakan seorang pria telah ditolak masuk ke negara itu pada Sabtu karena ia melakukan pencarian dengan kata kunci "pengeboman bunuh diri" di teleponnya.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un sudah tiba di Singapura hari ini Minggu (10/6) menjelang pertemuan puncaknya dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Pertemuan itu diperkirakan dapat mengakhiri percekcokan soal nuklir antara keduanya dan dan mengubah keadaan di Korut.

Presiden Trump dijadwalkan mendarat di Singapura pada Minggu petang.

"Izin berkunjung bagi dua pria Korea Selatan telah dicabut dan mereka telah dipulangkan ke Republik Korea pada 9 Juni 2018," kata kepolisian dalam pernyataan pada Minggu.

Kedua orang itu merupakan anggota staf KBS, stasiun penyiaran publik Korea Selatan yang menjalankan layanan radio, televisi dan media daring.

Howard si Kim Jong Un KW
Howard, lelaki berdarah Australia-Cina yang mirip pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, berpose bersama durian di Esplanade, Singapura (ANTARA FOTO/REUTERS/Edgar Su)

Sebelumnya pada Minggu, Menteri Dalam Negeri Singapura K. Shanmugam sebagaimana dilansir Antara dari Reuters mengatakan kepada para wartawan bahwa beberapa orang telah dicegah memasuki Singapura.

"Kemarin, kami menahan seseorang dari sebuah negara di kawasan, yang oleh para petugas ICA (Badan Imigrasi dan Pos Pemeriksaan) ... ketika mereka menggeledah teleponnya, orang tersebut melakukan pencarian soal pengeboman bunuh diri." Shanmugan mengatakan beberapa orang lainnya juga telah ditolak masuk ke Singapura dalam beberapa hari terakhir ini karena alasan keamanan. Namun, ia menolak memberikan keterangan lebih lanjut.

Pertemuan Trump-Kim akan memakan biaya sekitar 20 juta dolar Singapura (sekitar Rp208,7 miliar), ungkap Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong kepada media. Sebagian besar dana itu dikeluarkan untuk membiayai pengamanan pertemuan yang paling banyak mengundang perhatian itu yang pernah dilangsungkan di negara kota tersebut.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Pesawat Kargo Korea Utara Tiba di Singapura

#Kim Jong Un #Korea Utara #Donald Trump #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Saksi mata memberi tahu media lokal bahwa mereka melihat seorang pria terlempar dari wahana tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Nidal Malik Hasan divonis bersalah karena telah membunuh 13 rekannya sesama tentara AS di sebuah pangkalan militer di Texas pada 2009.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Indonesia
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
"Mereka juga telah melakukan PHK terhadap 6.000 pekerja Amerika dan menggantinya dengan 6.300 pekerja pemegang visa H-1B," kata Vance.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
Dunia
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Gubernur New York Kathy Hochul resmi menetapkan status darurat bencana akibat ledakan wabah campak hingga 4 November 2026. Simak peringatan penting ini!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Dunia
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Rektor Cornell University menggambarkan dugaan yang disampaikan perempuan tersebut, yang diidentifikasi sebagai Jane Doe, sebagai hal yang ‘sangat meresahkan’.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Dunia
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Korban mengklaim ia dicekoki ketamin, dianiaya, dan diperkosa tujuh anggota fraternity Chi Phi.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Dunia
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah menyiapkan pengerahan tambahan pasukan dan pesawat militer ke Israel.
Yusuf Abdillah - Senin, 05 Oktober 2026
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
ShowBiz
Dari Brooklyn ke Fort Dix, Sean 'Diddy' Combs Tetap Jadi 'Raja' Meski Terjerat Kasus Prostitusi
Dugaan kepemilikan zat terlarang dan obat resep ilegal kembali mencoreng reputasi Sean 'Diddy' Combs di penjara.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Dari Brooklyn ke Fort Dix, Sean 'Diddy' Combs Tetap Jadi 'Raja' Meski Terjerat Kasus Prostitusi
Bagikan