Kuliner

Menyajikan kembali Cita Rasa Milu Siram Khas Gorontalo

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 20 Desember 2021
Menyajikan kembali Cita Rasa Milu Siram Khas Gorontalo

Milu siram khas Gorontalo yang mulai dipromosikan lagi. (foto: Instagram @winslicious)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ORANG-orang Sulawesi Tengah mengenal sajian berbahan dasar jagung ini dengan nama Milu Siram. Di bagian lain Pulau Sulawesi, tepatnya di Gorontalo, masakan ini dikenal dengan nama binte biluhuta. Apa pun namanya, sajian ini amat digemari.

Dalam bahasa Gorontalo, binte biluhuta berarti jagung yang disiram. Memang, sajian ini berbahan dasar jagung yang dipipil kemudian dimasak bersama udang. Jagung yang dipakai biasanya jenis jagung pulut atau jagung ketan. Jagung varietas ini punya tekstur lengket dan pulen seperti ketan ketika direbus.

BACA JUGA:

3 Resep Makanan Penutup Khusus Sambut Nataru

Sayangnya, jagung jenis itu kini sulit didapatkan. Banyak petani lebih suka menanam jagung kuning hibrida. Jagung pulut hanya bisa didapatkan di desa-desa tertentu saja. Demikian diungkapkan pelaku UMKM Bakul Goronto yang berdarah Gorontalo Zahra Khan.

Oleh karena itu, ia amat senang ketika Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) bekerja sama dengan sejumlah restoran untuk mengangkat Milu Siram Pulo. LTKL adalah asosiasi pemerintah kabupaten yang diinisiasi oleh pemerintah kabupaten di Indonesia demi mewujudkan target nasional untuk pembangunan lestari secara gotong royong. Kabupaten Gorontalo menjadi salah satu anggota asosiasi pemerintah kabupaten LTKL. Asosiasi itu kemudian membantu kabupaten anggotanya untuk melakukan kampanye terkait dengan bahan pangan lokal.

binte biluhuta
Binte biluhuta, nama lain milu siram. (foto: youtube)

Milu siram merupakan makanan yang masih sangat mungkin dihidupkan. Meski jarang ditemukan, jagung putih masih ada, belum punah. ”Hal yang harus diperhatikan ialah mencari cara meningkatkan semangat petani untuk tanam jagung putih dan jagung kuning lokal Gorontalo. Selama ini ketergantungan terhadap jagung hibrida terbilang tinggi. Para petani perlu didorong untuk menanam varietas lokal,” kata Zahra, yang mendalami ilmu pangan.

Sajian milu siram diracik sedemikian rupa sehingga menghasilkan tiga cita rasa yang berbeda, manis, pedas, dan asin. Untuk menambah gurihnya menu milu siram, ikan cakalang atau tuna yang telah direbus dan dipotong kecil-kecil dijadikan pelengkap. Terkadang, ada juga sajian milu siram yang menggunakan udang sebagai pelengkap.

Bumbu-bumbu penyusun tiga rasa dalam milu siram disajikan di wadah terpisah. Cabai rawit jadi sumber rasa pedas, daun pepaya untuk rasa pahit, dan jeruk nipis perisa asam. Jadi jika kamu suka pedas, tambahkan cabe rawit yang sudah ditumbuk kasar. Demikian juga jika lebih suka rasa pahit, tinggal iris daun pepaya tipis-tipis lalu campurkan ke sup atau langsung untuk lalapan. Jika ingin rasa asam, tambahkan perasan buah jeruk nipis.

milu siram
Milu siram dibuat dari jagung pulut khas Gorontalo. (foto: Instagram @winastwangora)

Rasa yang berpadu harmonis dalam milu siram rupanya punya makna filosofis yang mendalam. Dikisahkan, dahulu kala, raja Kerajaan Gorontalo dan Limboto sering kali berperang. Mereka tak pernah akur. Lewat binte biluhuta, persatuan pun bisa dicapai. Jagung pipil yang bercerai-berai kemudian dipersatukan dalam milu siram yang nikmat. Dari sanalah simbol filosofi persatuan dimaknai.

Mengingat makna dalam sajian milu siram ini, food anthropologist dan peserta MasterChef Indonesia musim 8, Seto Nurseto, menegaskan pentingnya promosi yang terus-menerus. Ia mengatakan cara promosi yang paling efektif adalah melalui acara televisi, yang bisa menjangkau banyak kalangan. "Misalnya, program kuliner yang diselipkan di berbagai acara utama," sarannya.(dwi)

#Kuliner
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Kuliner
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Beragam penawaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menikmati berbagai layanan dengan harga yang lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Kuliner
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Dengan membawa tema Lokarasa Nusantara, JF3 Food Festival 2026 mengajak kamu menjelajahi cita rasa autentik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Kuliner
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Ia akan menjadi perwakilan Indonesia dalam Hennessy MyWay Global Final yang akan digelar di Prancis.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kuliner
Oreo X BTS Resmi Hadir di Indonesia, Cookie Enak dengan Cita Rasa Korea
Ini merupakan kreasi spesial dengan rasa hotteok brown sugar pancake yang dibuat bersama BTS dan didedikasikan khusus bagi para penggemarnya di seluruh dunia.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Oreo X BTS Resmi Hadir di Indonesia, Cookie Enak dengan Cita Rasa Korea
Kuliner
Jelajah Kuliner Nusantara di PRJ Kemayoran 2026, dari Kerak Telor hingga Soto Banjar
PRJ 2026 menghadirkan ragam kuliner Nusantara, mulai dari Kerak Telor, Ayam Betutu, Mie Aceh, hingga Soto Banjar dalam satu lokasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
Jelajah Kuliner Nusantara di PRJ Kemayoran 2026, dari Kerak Telor hingga Soto Banjar
Kuliner
BINTANG Arak Jeruk & Madu Perluas Kehadiran di Indonesia, Bikin Nongkrong Lebih Segar dan Seru
Sejak pertama kali diperkenalkan di Bali, BINTANG Arak Jeruk & Madu telah menarik perhatian konsumen.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 Juni 2026
 BINTANG Arak Jeruk & Madu Perluas Kehadiran di Indonesia, Bikin Nongkrong Lebih Segar dan Seru
Fun
8 Jajanan Viral untuk Dicoba di Jakarta Fair Kemayoran 2026, dari Dubai Lava Cookies hingga Long Hotdakk
Jakarta Fair Kemayoran 2026 tak hanya menawarkan promo belanja, tetapi juga sederet kuliner viral yang ramai diburu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
8 Jajanan Viral untuk Dicoba di Jakarta Fair Kemayoran 2026, dari Dubai Lava Cookies hingga Long Hotdakk
Bagikan