Menu Pantangan bagi Penderita Asam Urat
Ilustrasi asam urat. (Dok. Istockphoto)
MERAHPUTIH.COM - PENDERITA asam urat perlu memperhatikan asupan makanan dengan cermat. Seperti dilansir Healthline, seseorang yang ingin terhindar dari asam urat harus menjauhi sumber pemicunya. Salah satunya ialah menghindari bahan makanan yang mengandung purin tinggi.
Ada beberapa pantangan makanan bagi penderita asam urat seperti jeroan, roti manis, ginjal, otak, lidah, dan babat. Semua jenis makanan itu memiliki kadar purin tertinggi. Konsumsi daging merah juga harus dibatasi hanya 4 ons per hari. Berikut ini jenis menu yang baiknya tidak dikonsumsi penderita asam urat.
1. Bebek Goreng
Bebek merupakan jenis unggas yang kandungan purinnya tinggi. Laman Fatsecret menyebut dalam 1 potong bebek goreng, terdapat 337 kalori, 76 persen lemak, 5 persen karbohidrat, dan 18 persen protein.
2. Babi Rica
Jenis menu ini menggunakan babi dan beberapa campuran rempah-rempah. Daging babi termasuk jenis daging merah yang tinggi purin. Daging ini perlu dibatasi konsumsinya bagi penderita asam urat karena dapat membuat asam urat kambuh. Fatsecret menyebut kandungan kalori daging babi per 100 gram sebanyak 271 kalori. Dengan rincian 58 persen lemak, 0 persen karbohidrat, dan 42 persen protein.
Baca juga:
3. Kerang Semur
Penderita asam urat sering diingatkan untuk mengurangi konsumsi boga bahari ini. Kerang merupakan salah satu hewan laut nan mengandung purin tinggi. Dalam catatan Fatsecret, kandungan kalori pada kerang per 100 gram ialah 217 kalori. Dengan rincian 46 persen lemak, 20 persen karbohidrat, 34 persen protein.
4. Sambal sarden atau makarel
Menu makanan ini juga berisiko memicu asam urat karena ikan sarden atau makarel mengadung tinggi purin. Berdasarkan data Fatsecret, dalam sarden atau makarel mengandung 110 kalori per 60 gram. Dengan rincian 59 persen lemak, 11 persen karbohidrat, dan 30 persen protein.
Masih banyak jenis makanan laut yang tinggi purin, seperti tiram, lobster, kepiting, dan udang. Para penderita asam urat dianjurkan untuk menghindari jenis boga bahari tersebut.(ayu)
Baca juga:
Bagikan
Tika Ayu
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya