Menteri UMKM Isyaratkan Pajak E-commerce Masih Jauh Panggang dari Api
Menteri UMKM Maman Abdurrahman dengan Komisi VII
Merahputih.com - Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Maman Abdurrahman, menegaskan bahwa belum ada diskusi resmi terkait rencana pemungutan pajak Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui platform niaga elektronik (e-commerce).
"Saya terus terang tidak tahu, ya. Sampai sejauh ini, belum ada pembahasan untuk menjadikan e-commerce sebagai pemungut pajak," ujar Menteri Maman, Jumat (11/7).
Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memang sempat menyusun draf kebijakan terkait Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 bagi pedagang daring.
Baca juga:
Raker Menteri UMKM Maman Abdurrahman dengan Komisi VII Bahas Rencana Kerja Anggaran 2026
Rencana tersebut mengarah pada penunjukan marketplace sebagai pihak yang memungut PPh 22 dari transaksi merchant. Ini merupakan pergeseran mekanisme pembayaran pajak, dari yang semula dilakukan secara mandiri oleh pedagang, menjadi dipungut oleh marketplace.
Menteri Maman menjelaskan bahwa peran kementeriannya saat ini terbatas pada pendataan dan pemantauan jumlah UMKM yang telah bergabung (onboarding) ke platform digital.
"Dalam konteks pendataan dan monitoring berapa banyak UMKM yang onboarding. Itu yang kita ketahui," jelas Maman.
Baca juga:
Perputaran Duit Turnamen Gaple Kemenpora Capai Rp 2 Miliar, Panitia Klaim Larinya ke UMKM
"Tapi kalau dalam tadi yang ditanyakan (soal pemungutan pajak), belum ada isunya ke kami, karena memang tidak ada perintah ataupun kebijakan ke arah sana," sambung dia.
Maman juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung UMKM dalam memperluas jangkauan pasar mereka melalui pemanfaatan teknologi digital, termasuk e-commerce.
"Bahwa kita sedang ingin melakukan pendataan berapa banyak sih UMKM yang terlibat, sudah onboarding, lalu kita monitoring perkembangan usahanya seperti apa, itu kita lakukan," pungkas Maman.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Kota Tua Ditutup Syuting Film Lisa Blackpink, 60 UMKM Dapat Duit Kompensasi
Balai Latihan Kerja Bakal Jadi Tempat Inkubator Bisnis
Keseruan Fun Mini Soccer Konten Kreator Dukung Jersey Produk UMKM Lokal
Biaya Admin E-Commerce Bagi UMKM Bakal Diatur, Dilarang Juga Utamakan Produk Impor
Rakernas I PDIP: Prananda Prabowo Gagas Balai Kreasi untuk Berdayakan UMKM Lokal
TVRI Pegang Hak Siar Piala Dunia 2026, Cak Imin Nilai Bisa Jadi Penggerak Ekonomi UMKM
Kabar Gembira! UMKM Ajukan Kredit Tidak Perlu Agunan
200 Ribu UMKM Debitur KUR Terdampak Bencana Sumatera Dapat Keringanan
Produk Sabun Batang Indonesia Jadi Favorit Buat Bingkisan di Taiwan
Libur Nataru, UMKM di Stasiun Solo Dapatkan Ruang Pamer di UMKM Fest 2025