Mentan Minta Menteri Purbaya Tambah Anggaran Bulog Buat Bikin Gudang Beras

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 13 Februari 2026
Mentan Minta Menteri Purbaya Tambah Anggaran Bulog Buat Bikin Gudang Beras

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman (baju batik). Foto: MP/Didik

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah telah melakukan Rapat Serap Gabah 2026 bersama Bulog, Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) untuk menyepakati target penyerapan gabah setara beras 4 juta ton sepanjang tahun 2026.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meminta Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa untuk sekiranya memberikan tambahan anggaran atau dana kepada Perum Bulog agar bisa menyewa lebih banyak gudang untuk menampung produksi beras yang semakin meningkat.

"Pak Menteri Keuangan, mungkin izin kalau ada tambahan sedikit dana untuk Bulog. Bukan kami. Karena sekarang kita sudah sewa gudang kapasitas 1 juta ton, tetapi produksi beras kita meningkat tajam," ujar Amran dalam Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, Jumat.

Hal tersebut sangat penting mengingat kemungkinan cadangan beras Indonesia dapat mencapai 6 juta ton dalam tiga bulan ke depan, dan hal ini melampaui kapasitas gudang milik Bulog.

Baca juga:

Bulog dan Bapanas Bakal Dileburkan

"Kemungkinan 3 bulan ke depan itu 6 juta ton sedangkan kapasitas gudang hanya 3 juta ton. Ini mungkin butuh dana tambahan Pak. Aku yang mintakan, ini bukan untuk pertanian," kata Amran.

Andi Amran berjanji memastikan target penyerapan cadangan beras pemerintah (CBP) sebanyak empat juta ton pada 2026 dapat tercapai melalui kolaborasi lintas lembaga bersama Perum Bulog dan Badan Pangan Nasional.

Bila target empat juta ton itu tercapai maka berpotensi mencatat sejarah baru bagi ketahanan pangan Indonesia, seiring peningkatan luas tanam pada 2026 sekitar 500.000 hektare dibandingkan tahun sebelumnya. (*)

#Bulog #Kementan #Andi Amran Sulaiman #Purbaya Yudhi Sadewa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Harga Jagung Pakan Naik Tajam, Mentan Amran Percepat Penyaluran Jagung Subsidi
Bagi peternak, respons cepat tersebut menjadi penting karena persoalan pakan berkaitan langsung dengan keberlangsungan usaha
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 07 November 2026
Harga Jagung Pakan Naik Tajam, Mentan Amran Percepat Penyaluran Jagung Subsidi
Indonesia
Beras Subsidi SPHP Dioplos Jadi Beras Premium, 2.000 Jaringan Rumah Pangan Kita Diperiksa
Dalam penyaluran beras SPHP, Bulog menetapkan sejumlah ketentuan bagi gerai penyalur, termasuk larangan membuka kemasan maupun mencampur beras SPHP dengan beras lainnya
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Oktober 2026
Beras Subsidi SPHP Dioplos Jadi Beras Premium, 2.000 Jaringan Rumah Pangan Kita Diperiksa
Indonesia
6 Pejabat Bulog Dicopot Usai Ditemukan Beras Oplosan SPHP Dijual Harga Premium
Kebijakan tersebut diterapkan tanpa menyimpulkan adanya keterlibatan pejabat, karena seluruh proses hukum dan investigasi masih berjalan sesuai mekanisme yang berlaku di instansi berwenang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
6 Pejabat Bulog Dicopot Usai Ditemukan Beras Oplosan SPHP Dijual Harga Premium
Indonesia
Beras SPHP Dioplos dan Dijual Dengan Harga Premium, Bulog Bentuk Satgas
Pembentukan satgas khusus itu menjadi salah satu langkah penguatan agar pelaksanaan program semakin tertib dan terukur.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Beras SPHP Dioplos dan Dijual Dengan Harga Premium, Bulog Bentuk Satgas
Indonesia
Pasar Induk Beras Cipinang Diduga Lakukan Pengoplosan Ribuan Ton Beras SPHP Jadi Beras Premium
Informasi awal menunjukkan barang bukti mencapai sekitar 600 ton, namun jumlah keseluruhan diperkirakan telah mencapai ribuan ton sehingga memerlukan pendalaman lebih lanjut oleh aparat kepolisian.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
Pasar Induk Beras Cipinang Diduga Lakukan Pengoplosan Ribuan Ton Beras SPHP Jadi Beras Premium
Indonesia
Mentan Temukan Beras SPHP Disulap Jadi Beras Premium di Jakarta
Penyidik saat ini masih mendalami apakah beras SPHP tersebut dicampur dengan beras lain atau langsung dikemas ulang sebelum dipasarkan sebagai beras premium.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
Mentan Temukan Beras SPHP Disulap Jadi Beras Premium di Jakarta
Indonesia
Butuh Jagung 1,8 Juta Ton Per Tahun, Amran Bangun Sistem Terpadu Peternakan Hulu Hingga Hilir
pemerintah juga mengendalikan harga bungkil kedelai melalui ID FOOD dengan menetapkan harga Rp 8.630 per kilogram agar biaya pakan peternak tetap terkendali.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Butuh Jagung 1,8 Juta Ton Per Tahun, Amran Bangun Sistem Terpadu Peternakan Hulu Hingga Hilir
Indonesia
Harga Beras Naik Rp 50 per Kg, Stok Nasional Diklaim Cukup hingga Juli 2027
Harga beras kini mencapai Rp 16.450 per kilogram atau naik Rp 50. Namun, stok beras nasional diklaim cukup hingga Juli 2027.
Soffi Amira - Senin, 26 Oktober 2026
Harga Beras Naik Rp 50 per Kg, Stok Nasional Diklaim Cukup hingga Juli 2027
Indonesia
Bulog Luncurkan Kemasan Baru, Beri Nama Beras Kita Medium
Kehadiran Beras Kita Medium juga diharapkan semakin memperkuat identitas beras SPHP sebagai produk pangan pemerintah yang berkualitas dan terjangkau
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Bulog Luncurkan Kemasan Baru, Beri Nama Beras Kita Medium
Indonesia
KDKMP Dipastikan Jual Produk Bulog, Perkuat Rantai Pasok Beras
Pada 107 titik KDKMP yang menjadi sasaran monitoring, total pemesanan beras SPHP tercatat mencapai 53.500 kilogram atau 53,5 ton.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
KDKMP Dipastikan Jual Produk Bulog, Perkuat Rantai Pasok Beras
Bagikan