Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Menpora Dito Minta Maaf Atas Kekurangan Fasilitas PON Aceh - Sumut

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 12 September 2024
Menpora Dito Minta Maaf Atas Kekurangan Fasilitas PON Aceh - Sumut

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo. (Foto: MerahPutih.com/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo meminta maaf atas kekurangan fasilitas dan akses perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh- Sumatera Utara (Sumut).

“Saya harus mohon maaf mungkin ini ada koordinasi yang sangat besar dan agak delay waktunya,” kata Dito di kompleks palemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/9).

Meski demikian, ia menjamin semua cabang olahraga bisa dilaksanakan. Dito bakal memastikan semua sarana terpenuhi.

“Kami jamin permainan bisa dilakukan semua. Akan tetapi, memang ini mengebut mendukung sarana yang lainnya kita bereskan,” tuturnya.

Baca juga:

Venue PON XXI Aceh-Sumut Bermasalah, Legislator Minta Segera Dibenahi

Dito juga mengimbau masyarakat untuk menyampaikan keluhannya. Politikus Golkar ini berjanji bakal meneruskan kepada Satgas Tata Kelola Penyelenggara PON.

“Jadi ini yang harus kita sampaikan setiap keluhan atau memang ada yang kurang pasti kita tindak tegas, telusuri, dan kami proses,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dito menegaskan pihaknya ingin penyelenggaraan PON sukses secara prestasi dan administrasi. Oleh sebab itu, ia berjanji akan memperbaiki semua permasalahan yang ada.

“Kita tidak ingin PON ini nanti berakhir tidak ada masalah tapi kemudian harinya ada masalah,” ucapnya.

Baca juga:

Bareskrim Koordinasi dengan Kemenpora Terkait Dugaan Penyelewengan Dana PON Aceh-Sumut

Menurutnya, kegaduhan masyarakat diperlukan agar penyelenggaraan PON bisa diperbaiki dan tak bermasalah di kemudian hari.

“Jadi lebih baik memang sedikit gaduh mungkin di depan seperti ini, tapi kita ingin penyelenggaraan PON itu sampai akhir ini tidak ada masalah,” ujarnya.

Baca juga:

Selidiki Dugaan Penyelewengan Dana PON Aceh - Sumut, Polri sebut Upaya Pencegahan

Dito menegaskan monitoring venue olahraga baik di Aceh dan Sumut itu sudah hampir 100 persen. Meski demikian, ia mengakui ada banyak fasilitas yang belum terselesaikan.

“Untuk venue olahraganya, tapi memang yang beredar di masyarakat ini kami melihat banyak sekali ada beberapa yang aksesnya yang belum selesai,” tutup Dito. (Pon)

#Kemenpora #Dito Ariotedjo #PON Aceh-Sumut
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Legislator Tanggapi Pengakuan Desak Made Rita, Minta Tata Kelola Dukungan Atlet Dievaluasi
Desak Made Rita mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali emas dalam ajang bergengsi tersebut. 

Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Legislator Tanggapi Pengakuan Desak Made Rita, Minta Tata Kelola Dukungan Atlet Dievaluasi
Olahraga
PON 2028 Digelar di 3 Provinsi, Jakarta sebagai Penunjang
Erick menjelaskan bahwa penetapan Jakarta sebagai provinsi penunjang telah memiliki payung hukum setelah disahkan melalui Rapat Kerja Nasional Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Frengky Aruan - Rabu, 01 Juli 2026
PON 2028 Digelar di 3 Provinsi, Jakarta sebagai Penunjang
Indonesia
Eks Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan KPK, Tampak Lebih Kurus
Dito datang untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi kuota haji yang menjerat eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
Eks Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan KPK, Tampak Lebih Kurus
Olahraga
Komisi X DPR Setujui Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk Timnas Indonesia
Komisi X DPR RI mendorong pemerintah dan PSSI agar penetapan kewarganegaraan Republik Indonesia ditetapkan oleh instansi yang berwenang berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Frengky Aruan - Senin, 15 Juni 2026
Komisi X DPR Setujui Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk Timnas Indonesia
Olahraga
Pertina NTT Desak Kejelasan Legalitas Perbati, Sengketa dengan Menpora Masih Berlanjut
Pertina NTT mengambil langkah dalam sengketa hukum melawan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
Soffi Amira - Selasa, 14 April 2026
Pertina NTT Desak Kejelasan Legalitas Perbati, Sengketa dengan Menpora Masih Berlanjut
Indonesia
KPK: Keterangan Eks Menpora Dito Perkuat Dugaan Korupsi Kuota Haji
KPK mengungkapkan pemeriksaan eks Menpora, Dito Ariotedjo, sebagai saksi kasus dugaan kuota haji.
Soffi Amira - Jumat, 23 Januari 2026
KPK: Keterangan Eks Menpora Dito Perkuat Dugaan Korupsi Kuota Haji
Indonesia
Diperiksa KPK soal Kuota Haji, Eks Menpora Dito Ungkap Isi Pertemuan di Arab Saudi saat Dampingi Jokowi
Eks Menpora Dito Ariotedjo diperiksa KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji. Beberkan hasil kunjungan Jokowi ke Arab Saudi dan pertemuan dengan MBS.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Diperiksa KPK soal Kuota Haji, Eks Menpora Dito Ungkap Isi Pertemuan di Arab Saudi saat Dampingi Jokowi
Indonesia
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Dito Ariotedjo ikut mendampingi Jokowi bertemu PM Arab Saudi Mohammed bin Salman Al-Saud membahas lobi penambahan kuota haji Indonesia tahun 2024.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Indonesia
Hari Ini KPK Jadwalkan Pemeriksaan Eks Menpora Dito Menantu Bos Travel Haji
KPK berharap Dito akan datang hadir memenuhi panggilan pemeriksaan hari ini agar kasus dugaan korupsi yang kini tengah disidik semakin terang.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Hari Ini KPK Jadwalkan Pemeriksaan Eks Menpora Dito Menantu Bos Travel Haji
Olahraga
30 Tahun Penantian, Indonesia akan Finis Runner-up di SEA Games 2025 dengan 80 Emas
Indonesia sukses mengamankan 80 emas SEA Games 2025 Thailand. Menpora Erick Thohir menyebut capaian ini sebagai sejarah baru dalam 30 tahun terakhir.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Desember 2025
30 Tahun Penantian, Indonesia akan Finis Runner-up di SEA Games 2025 dengan 80 Emas
Bagikan