Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pertina NTT Desak Kejelasan Legalitas Perbati, Sengketa dengan Menpora Masih Berlanjut

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 14 April 2026
Pertina NTT Desak Kejelasan Legalitas Perbati, Sengketa dengan Menpora Masih Berlanjut

Pertina NTT desak kejelasan legalitas ke Menpora. Foto: Pertina NTT

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Nusa Tenggara Timur (NTT) mengambil langkah tegas dalam sengketa hukum melawan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

Setelah persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Senin (13/4) lalu, Ketua Pertina NTT, Semuel Haning, didampingi Shelly Selowati Soejono dan jajaran DPP Pertina, mengungkap sejumlah fakta baru yang mengarah pada ranah pidana.

Legal Standing Perbati Dipertanyakan

Pada sidang keempat tersebut, pihak Menpora melalui kuasa hukumnya disebut belum mampu menunjukkan bukti Administrasi Hukum Umum (AHU) dari Kementerian Hukum dan HAM yang melegalkan organisasi Perbati.

“Hakim Ketua sudah memberikan kesempatan sejak awal agar persidangan lebih cepat, namun pihak Menpora tetap tidak bisa membuktikan legal standing Perbati secara sah. Padahal, KONI Pusat sudah mengeluarkan surat tegas bahwa hanya Pertina di bawah pimpinan Hillary Brigitta Lasut yang sah,” ujar Semuel.

Semuel menegaskan, pihaknya tidak akan berhenti pada gugatan perdata. Pertina NTT kini tengah menyiapkan laporan pidana umum dan khusus yang dijadwalkan diajukan dalam waktu dekat.

Baca juga:

Ketum NOC dan Menpora Erick Thohir Ingatkan Persatuan dan Disiplin Anggaran Kunci Prestasi Olahraga Indonesia

“Kami menduga adanya upaya memasukkan dokumen-dokumen yang tidak benar. Ada tiga akta yang kami soroti, di antaranya terkait ‘Perkumpulan Sasana Besar Tinju Indonesia’ dan ‘Pengurus Besar Tinju’. Kami akan melaporkan ini dengan Pasal 391 KUHP jo Pasal 20 UU Nomor 1 Tahun 2023,” tegasnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga tengah mengumpulkan bukti untuk membawa persoalan ini ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait potensi tindak pidana khusus.

Ada Dugaan Manipulasi Status Atlet

Salah satu poin krusial yang diungkap adalah dugaan manipulasi status atlet. Semuel mengungkapkan pengalaman atlet asal NTT yang dipanggil ke pelatnas SEA Games.

“Atlet NTT yang saya rekomendasikan dari Pertina, setibanya di Pelatnas, justru diberikan kartu Perbati. Ini persoalan serius dan akan kami tuntut semua! Ini sudah mengarah pada tindakan yang tidak benar terhadap masa depan atlet kita,” ujarnya.

Baca juga:

Indonesia Siap Tempur di Asian Beach Games 2026, 24 Atlet Turun di 3 Cabor

Semuel JUGA meminta seluruh atlet dan pelatih di bawah naungan Pertina di seluruh Indonesia tetap fokus berlatih dan tidak terpengaruh isu dualisme.

“Saya harapkan seluruh atlet dan pelatih tetap melaksanakan kegiatan. Tidak ada dua matahari dalam tinju amatir Indonesia. Hanya ada satu matahari, yaitu Ketua Umum kita, Hillary Brigitta Lasut. Kami minta Menpora dan KONI segera duduk bersama untuk mengklarifikasi ini berdasarkan fakta organisasi, bukan hanya memberikan komentar tanpa solusi,” pungkasnya. (*)

#Petinju Nasional #Atlet #Kemenpora #Tinju
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Jangan cuma Kejar Medali, Atlet Indonesia Didorong Kuliah Bertaraf Global agar Punya Masa Depan
Pembinaan atlet saat ini harus mempersiapkan kehidupan mereka, baik ketika masih aktif bertanding maupun setelah pensiun dari dunia olahraga.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Jangan cuma Kejar Medali, Atlet Indonesia Didorong Kuliah Bertaraf Global agar Punya Masa Depan
Olahraga
Misi Besar Indonesia di Asian Games 2026 Dimulai, CdM Turun Langsung ke Pelatnas
CdM Asian Games 2026 turun langsung ke pelatnas. Atlet Indonesia sedang mempersiapkan diri jelang Asian Games 2026.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Misi Besar Indonesia di Asian Games 2026 Dimulai, CdM Turun Langsung ke Pelatnas
Berita
Atlet Indonesia Menginap di Kapal Pesiar saat Asian Games 2026, Persiapan Sudah Dimatangkan
Atlet Indonesia akan menginap di kapal pesiar selama Asian Games 2026. Hal itu diungkapkan CdM Asian Games 2026.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Atlet Indonesia Menginap di Kapal Pesiar saat Asian Games 2026, Persiapan Sudah Dimatangkan
Fun
GRID Cardio Rush 2026 Makin Meriah, Influencer dan Pebasket Top Siap Turun ke Lintasan!
GRID Cardio Rush 2026 menggandeng influencer hingga pebasket top. Ajang lari ini akan digelar 2 Agustus 2026.
Soffi Amira - Sabtu, 11 Juli 2026
GRID Cardio Rush 2026 Makin Meriah, Influencer dan Pebasket Top Siap Turun ke Lintasan!
Olahraga
NOC Indonesia Tinjau Kesiapan Asian Games 2026 di Jepang, Pastikan Atlet Dapat Fasilitas Terbaik
NOC Indonesia meninjau kesiapan Asian Games 2026 di Jepang. Atlet Indonesia dipastikan bakal mendapat dukungan maksimal.
Soffi Amira - Sabtu, 11 Juli 2026
NOC Indonesia Tinjau Kesiapan Asian Games 2026 di Jepang, Pastikan Atlet Dapat Fasilitas Terbaik
Fun
GRID Cardio Rush 2026 Gabungkan Lari dan Konservasi, Targetkan 1.500 Bibit Pohon
GRID Cardio Rush 2026 akan kembali digelar. Event ini menggabungkan konsep lari dan konservasi dengan menanam 1.500 bibit pohon.
Soffi Amira - Sabtu, 11 Juli 2026
GRID Cardio Rush 2026 Gabungkan Lari dan Konservasi, Targetkan 1.500 Bibit Pohon
Olahraga
Legislator Tanggapi Pengakuan Desak Made Rita, Minta Tata Kelola Dukungan Atlet Dievaluasi
Desak Made Rita mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali emas dalam ajang bergengsi tersebut. 

Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Legislator Tanggapi Pengakuan Desak Made Rita, Minta Tata Kelola Dukungan Atlet Dievaluasi
Olahraga
Indonesia Berebut Emas Nomor Speed World Climbing Series Krakow 2026 Polandia
Indonesia telah mengoleksi tiga medali, masing-masing satu emas, perak, dan perunggu dari tiga nomor berbeda
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
Indonesia Berebut Emas Nomor Speed World Climbing Series Krakow 2026 Polandia
Olahraga
PON 2028 Digelar di 3 Provinsi, Jakarta sebagai Penunjang
Erick menjelaskan bahwa penetapan Jakarta sebagai provinsi penunjang telah memiliki payung hukum setelah disahkan melalui Rapat Kerja Nasional Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Frengky Aruan - Rabu, 01 Juli 2026
PON 2028 Digelar di 3 Provinsi, Jakarta sebagai Penunjang
Olahraga
Sidang PTUN Pertina, Sekjen NOC Indonesia Jelaskan Pencabutan Pengakuan IBA oleh IOC
Sekjen NOC Indonesia Wijaya Noeradi menjelaskan kronologi pencabutan pengakuan IBA oleh IOC saat menjadi saksi dalam sidang gugatan Pertina di PTUN Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Sidang PTUN Pertina, Sekjen NOC Indonesia Jelaskan Pencabutan Pengakuan IBA oleh IOC
Bagikan