MERAHPUTIH.COM - ATLET Indonesia didorong tidak hanya mengejar prestasi di arena pertandingan, tetapi juga memiliki bekal pendidikan berstandar internasional. Upaya itu diwujudkan melalui kerja sama Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) dengan Putera Sampoerna Foundation (PSF) yang membuka akses program pendidikan, pendampingan akademik, hingga peluang beasiswa bagi para atlet. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di NOC Indonesia, Jakarta, Kamis (30/7).
Program ini merupakan bagian dari pengembangan konsep student-athlete, yakni atlet yang dapat menyeimbangkan karier olahraga dengan pendidikan. Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari mengatakan pembinaan atlet saat ini harus mempersiapkan kehidupan mereka, baik ketika masih aktif bertanding maupun setelah pensiun dari dunia olahraga.
Pendidikan merupakan fondasi penting untuk membentuk atlet yang tangguh, adaptif, dan mampu bersaing secara global.
Raja Sapta Oktohari, Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia
Mantan Olympian renang Richard Sam Bera menilai pendidikan merupakan bagian penting dalam membentuk karakter dan membuka peluang karier setelah menjadi atlet. Pengalamannya menempuh pendidikan melalui jalur NCAA di Arizona State University menjadi bukti bahwa pendidikan dan olahraga dapat berjalan beriringan.
Baca juga:
NOC Indonesia Perkuat Safe Sport dan Kesetaraan Gender bagi Atlet
Sementara itu, Olympian judo Krisna Bayu mengatakan program ini menjawab kebutuhan banyak keluarga atlet yang menginginkan anak-anak mereka tetap memperoleh pendidikan berkualitas di tengah kesibukan menjalani karier olahraga.
“Sebagai orangtua, kami ingin anak-anak bisa mengejar mimpi sebagai atlet tanpa harus mengorbankan pendidikannya. Program seperti ini memberikan rasa tenang bagi keluarga karena atlet memiliki kepastian bahwa masa depan akademiknya tetap terjaga seiring perjalanan menuju prestasi,” ujar Krisna Bayu.
Melalui kemitraan tersebut, Putera Sampoerna Foundation menyediakan sejumlah program pendidikan bagi atlet, mulai dari persiapan IELTS, English for Academic Purposes (EAP), General Education Development (GED), Individual Learning Plan, pendampingan akademik, hingga peluang beasiswa melalui Sampoerna Academy dan Sampoerna University.
Senior Director of Putera Sampoerna Foundation Elan Merdy mengatakan program tersebut diharapkan memberi kesempatan kepada atlet untuk memperoleh pendidikan berkualitas tanpa harus mengorbankan perjalanan mereka di dunia olahraga.
“Melalui pendampingan akademik, pengembangan kapasitas, hingga peluang beasiswa, kami berharap mereka dapat berkembang secara utuh dan siap menjadi pemimpin di masa depan,” ujarnya.(knu)
Baca juga:
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan

