MerahPutih.com - Kontingen Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 resmi dikukuhkan di Jakarta pada Rabu (9/9), sebelum bertolak menuju Jepang untuk mengikuti pesta olahraga terbesar di Asia tersebut.
Sebanyak 432 atlet dipersiapkan untuk memperkuat Indonesia pada 35 cabang olahraga. Pengukuhan menjadi bagian akhir persiapan kontingen sebelum para atlet dan tim pendukung menjalani rangkaian pertandingan Asian Games.
Setelah pengukuhan, kontingen dijadwalkan mendapatkan pelepasan dari Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Rabu sore.
Rombongan Indonesia juga diperkuat 32 personel tim Chef de Mission (CdM) selama pelaksanaan Asian Games. Seluruh personel akan mendukung kebutuhan atlet sejak masa persiapan hingga pertandingan berlangsung.
Baca juga:
Komposisi Kontingen Disesuaikan dengan Evaluasi
Komposisi kontingen sebelumnya ditetapkan melalui proses evaluasi bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), NOC Indonesia, dan federasi olahraga.
Evaluasi tersebut mempertimbangkan kesiapan atlet sekaligus peluang prestasi pada setiap cabang olahraga yang diikuti Indonesia.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Tb. Lukman Djajadikusuma menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada seluruh atlet, pelatih, induk organisasi cabang olahraga, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembinaan prestasi olahraga Indonesia.
Para atlet yang mewakili Indonesia pada Asian Games ke-20 tahun 2026 di Aichi-Nagoya Jepang merupakan putra-putri terbaik bangsa yang telah melalui proses pembinaan panjang. Kami berharap seluruh atlet dapat bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan memberikan prestasi terbaik untuk Indonesia,
Sekjen KONI Pusat, Tb. Lukman Djajadikusuma.
Dia meminta para atlet menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara lain sekaligus mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
“Semoga perjuangan para atlet membuahkan hasil terbaik sekaligus menginspirasi generasi muda Indonesia,” sambungnya.
Baca juga:
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Erick Thohir Tekankan Akuntabilitas Dana Olahraga
Dalam kesempatan yang sama, Menpora Erick Thohir menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga akuntabilitas pengelolaan dana olahraga. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan dukungan pemerintah tersalurkan untuk kebutuhan atlet.
Semua harus dilakukan secara transparan dan berdasarkan indeks prestasi. Saya pastikan di Kemenpora tidak ada yang bermain dalam anggaran, kalaupun ada saya yang akan bawa langsung ke penegak hukum, jangan cederai atlet kita,
Menpora RI, Erick Thohir.
Erick juga mengajak seluruh pemangku kepentingan olahraga untuk menyatukan tekad menjadikan Indonesia sebagai negara terbaik di Asia Tenggara.
“Oleh karena itu, kita patut merebut emas sebanyak-banyaknya, mari kita tunjukkan bahwa kita bisa, kita tunjukkan bahwa Indonesia mampu menjadi yang terbaik dan memberikan prestasi terbaik untuk bangsa dan negara,” lanjutnya.
Baca juga:
Erupsi Krakatau Ganggu Penerbangan, Begini Cara Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Asian Games 2026
Atlet Didukung Dokter hingga Fisioterapis
Sementara itu, Ketua Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia Todotua Pasaribu memastikan persiapan kontingen telah berjalan dengan baik.
Para atlet akan didukung tim ofisial dan 78 tenaga pendukung yang terdiri dari dokter, fisioterapis, masseur, serta tim office headquarter. Mereka akan memastikan berbagai kebutuhan atlet selama pelaksanaan Asian Games.
Sejumlah tim juga telah diberangkatkan terlebih dahulu ke Jepang, termasuk tim Basket dan Fencing.
CdM Indonesia mengajak seluruh masyarakat Indonesia memberikan doa serta dukungan kepada Kontingen Indonesia agar seluruh rangkaian 20TH Asian Games 2026 Aichi-Nagoya Jepang dapat berjalan lancar dan para atlet mampu meraih prestasi terbaik. (Knu)