Menperin Promosikan Alat Pertanian 'Quick' untuk Warga Desa

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 15 November 2017
Menperin Promosikan Alat Pertanian 'Quick' untuk Warga Desa

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. (Foto: Twitter/Airlangga Hartarto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto meninjau pabrik alat pertanian 'quick' yang berada di Desa Tuksono, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (14/11).

"Komponen yang digunakan merupakan buatan sendiri dan pabrik ini terintegrasi dari hulu sampai hilir, foundry hingga machining, perakitan sampai tes siap jual," kata Airlangga.

Menurutnya, tidak banyak perusahaan alat pertanian yang memproduksi dari hulu sampai hilir, apalagi produknya yang mendukung penangan produksi pascapanen dan perkebunan.

Kementerian Perindustrian berkepentingan terhadap perkembangan produksi alat untuk kendaraan perkebunan.

"Teknologi tinggi sudah dikuasai oleh 'quick', salah satunya manufaktur yang siap digunakan berupa kendaraan perdesaan," katanya.

Terkait perkembangan industri alat pertanian di Indonesia, Airlanga mengatakan peralatan untuk on farm dan of farm, khususnya alat pertaniah pascapanen. "Hal ini menjadi pekerjaan rumah bersama, khususnya manufaktur alat pertanian," katanya.

Kepala Bidang Tanaman Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulon Progo Tri Hidayatun mengatakan alat mesin pertanian (alsintan) akan disalurkan ke kelompok tani.

Ia mengatakan, bantuan alsintan ada yang berasal dari Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementeraian Pertanian, dana tugas pembantuan Satker DIY dan bantuan alsintan yang dianggarkan melalui APBD Kulon Progo 2017.

Bantuan Alsinan dari Ditjen PSP Kementerian Pertanian terdapat sekitar 39 unit meliputi traktor capung, traktor tangan, impala, cultivator, traktor rotary dan pompa air.

Bantuan alsintan dari dana tugas pembantuan Satker DIY meliputi alsintan panen padi combine harvester delapan unit, alat panen kedelai com sheller 10 unit dan power thresher multiguna 10 unit. Sedangkan bantuan traktor capung yang dianggarkan melalui APBD Kulon progo 2017 sebanyak 15 unit.

"Bantuan traktor capung karena ukurannya lebih kecil diarahkan untuk kelompok tani di dataran tinggi," tandasnya. (*)

#Menteri Perindustrian #Airlangga Hartarto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Mulai Garap Kapasitas SDM Buat Proyek Ekosistem Semikonduktor Indonesia
Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha menjadi penting agar peningkatan kapasitas SDM berjalan seiring dengan transformasi industri.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Pemerintah Mulai Garap Kapasitas SDM Buat Proyek Ekosistem Semikonduktor Indonesia
Indonesia
Begini Cara Pemerintah Tangani Korban Gempa NTT dan Karhutla di Kalimantan
Pemerintah mengerahkan 12.880 personel gabungan di wilayah Kalimantan, sekaligus menambah sumber air melalui pembangunan dan pengaktifan sumur bor di sejumlah wilayah prioritas.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
Begini Cara Pemerintah Tangani Korban Gempa NTT dan Karhutla di Kalimantan
Indonesia
Airlangga Hartarto Bidik Emas Warga Tersimpan 'di bawah bantal' 1.800 Ton Masuk Ekosistem Bulion
Bulion menjadi salah satu aspek yang diandalkan oleh pemerintah ke depannya, terutama untuk meningkatkan nilai tambah hilirisasi di sektor pertambangan dan energi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 20 Agustus 2026
Airlangga Hartarto Bidik Emas Warga Tersimpan 'di bawah bantal' 1.800 Ton Masuk Ekosistem Bulion
Indonesia
Menko Perekonomian Kunjungi Booth Suzuki di GIIAS 2026, Sebut Suzuki XL7 Incaran Pengunjung
Selama lima hari GIIAS 2026 berlangsung, pihak Suzuki menemukan sebesar 23 persen peserta test drive secara khusus memilih mencoba Suzuki XL7 terbaru.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Menko Perekonomian Kunjungi Booth Suzuki di GIIAS 2026, Sebut Suzuki XL7 Incaran Pengunjung
Indonesia
Airlangga Hartarto Kunjungi Booth JETOUR di GIIAS 2026, Soroti Kiprah T2 di KTT G20
Airlangga Hartarto mengunjungi booth JETOUR di GIIAS 2026 dan meninjau JETOUR T2 i-DM yang baru diluncurkan di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 08 Agustus 2026
Airlangga Hartarto Kunjungi Booth JETOUR di GIIAS 2026, Soroti Kiprah T2 di KTT G20
Indonesia
Airlangga Senang Pertumbuhan Ekonomi di Atas 5 Persen Selama 7 Tahun Berturut Turut
Capaian pertumbuhan ekonomi pada triwulan II 2026 melanjutkan keberhasilan Indonesia menjaga pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen selama tujuh tahun berturut-turut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 Agustus 2026
Airlangga Senang Pertumbuhan Ekonomi di Atas 5 Persen Selama 7 Tahun Berturut Turut
Indonesia
Pemerintah Belum Tetapkan Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo
kementerian koordinator yang ia pimpin menjalankan koordinasi secara berkala bersama pejabat fiskal dan moneter.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
Pemerintah Belum Tetapkan Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo
Berita
Menko Airlangga Temui Mendag China, Indonesia Dorong Investasi Berkualitas dan Perdagangan Seimbang
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, bertemu dengan Menteri Perdagangan Republik Rakyat Tiongkok, Wang Wentao.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Menko Airlangga Temui Mendag China, Indonesia Dorong Investasi Berkualitas dan Perdagangan Seimbang
Indonesia
Cermati Inflasi Pangan, Pemerintah Tekan Kenaikan Harga Bahan Baku
Badan Pusat Statistik mencatat, pada Juni 2026, terjadi inflasi year-on-year (y-on-y) sebesar 3,34 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,89.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Cermati Inflasi Pangan, Pemerintah Tekan Kenaikan Harga Bahan Baku
Indonesia
Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp 26,34 Triliun, Fokus Transportasi hingga Bantuan Pangan
Pemerintah menggelontorkan stimulus ekonomi Rp 26,34 triliun pada semester II 2026. Program mencakup diskon transportasi hingga bantuan pangan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2026
Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp 26,34 Triliun, Fokus Transportasi hingga Bantuan Pangan
Bagikan