Menlu Palestina Sebut Pendudukan Israel Ilegal

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 20 Februari 2024
Menlu Palestina Sebut Pendudukan Israel Ilegal

Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki (paling kanan) dalam sidang Mahkamah Internasional (ICJ) di Den Haag, Belanda, Senin (19/2/2024). (ANTARA/ANADOLU)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Luar Negeri (menlu) Palestina Riyad al-Maliki menyampaikan pemikirannya soal pendudukan Israel di negaranya. al-Maliki di hadapan Mahkamah Internasional (ICJ) dengan tegas menyatakan pendudukan tersebut bersifat ilegal.

“Kami menyerukan kepada Mahkamah Internasional untuk menyatakan pendudukan Israel ilegal dan menekankan perlunya mengakhirinya segera dan tanpa syarat,” kata al-Maliki dalam sidang di ICJ, Senin (19/2) malam waktu setempat, seperti dilansir Antara.

Baca Juga:

Jumlah Warga Palestina Tewas di Gaza Tembus 27.000 orang

Sidang pengadilan dimulai pada Senin mengenai implikasi hukum yang timbul dari kebijakan dan praktik Israel di wilayah pendudukan Palestina.

al-Maliki pun mendesak sejumlah pihak agar mulai memperhatikan konflik yang terjadi di Palestina tersebut.

“Sudah waktunya untuk mengakhiri standar ganda dan menegakkan hukum internasional di semua negara tanpa terkecuali,” ujarnya.

al-Maliki juga mengatakan warga Palestina benar-benar menderita terhadap pendudukan tersebut. Sebab hal tersebut merenggut kesejahteraan warga Palestina karena hanya tersisa tiga pilihan, yakni pengungsian, penahanan, atau kematian.

Baca Juga:

UNRWA Badan PBB untuk Pengungsi Palestina Terancam Ditutup

“Sumber dari semua penderitaan yang dialami rakyat kami adalah pendudukan ilegal dan kolonial serta rezim apartheid (Israel),” katanya.

Menlu Palestina juga yakin ICJ akan segera memberikan pandangannya terhadap masalah ini. Ia dan rakyat Palestina juga akan selalu berjuang agar permasalahan pendudukan ini segera selesai.

"Proses di ICJ yang dimulai hari ini secara jelas menunjukkan bahwa penjajahan Israel, apartheid, dan penganiayaan terhadap rakyat Palestina tidak dapat dibenarkan atau dimaafkan,” tutupnya. (ikh)

Baca Juga:

Joe Biden Utus Direktur CIA sebagai Perantara Hamas-Israel

#Konflik Palestina
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Dunia
BRICS Desak Israel Angkat Kaki dari Gaza dan Tuntut Gencatan Senjata Segera
Konflik bersenjata antara Hamas dan Israel sejak 7 Oktober 2023 telah menelan korban jiwa yang sangat besar
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
BRICS Desak Israel Angkat Kaki dari Gaza dan Tuntut Gencatan Senjata Segera
Dunia
Jurnalisme Global Berduka! 129 Wartawan Tewas Saat Liputan Sepanjang 2025, Mayoritas Gugur di Gaza
Ancaman kekerasan masih melanda profesi jurnalis dalam menjalankan tugasnya, bahkan sampai ancaman kehilangan nyawa.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Februari 2026
Jurnalisme Global Berduka! 129 Wartawan Tewas Saat Liputan Sepanjang 2025, Mayoritas Gugur di Gaza
Indonesia
Menlu Sugiono Pastikan Palestina Tahu Keterlibatan Indonesia dalam ISF di Gaza
Menlu RI, Sugiono memastikan, bahwa Palestina sudah mengetahui keterlibatan Indonesia dalam ISF di Gaza.
Soffi Amira - Sabtu, 21 Februari 2026
Menlu Sugiono Pastikan Palestina Tahu Keterlibatan Indonesia dalam ISF di Gaza
Indonesia
Israel Klaim Tanah di Tepi Barat Palestina, Komisi I DPR: Indonesia Harus Lantang Menolak Penjajahan
Komisi I DPR menyoroti langkah Israel yang mengklaim tanah di Tepi Barat, Palestina. Kebijakan itu dinilai bisa memperburuk konflik berkepanjangan.
Soffi Amira - Rabu, 18 Februari 2026
Israel Klaim Tanah di Tepi Barat Palestina, Komisi I DPR: Indonesia Harus Lantang Menolak Penjajahan
Indonesia
Pemerintah Tegaskan Pasukan TNI di Gaza Fokus Kemanusiaan, Bukan Operasi Militer
Pemerintah menegaskan pasukan TNI di Gaza akan berfokus pada kemanusiaan. Pengiriman prajurit ke Gaza bukanlah untuk operasi militer.
Soffi Amira - Senin, 16 Februari 2026
Pemerintah Tegaskan Pasukan TNI di Gaza Fokus Kemanusiaan, Bukan Operasi Militer
Indonesia
Indonesia Siap Kirim 8 Ribu Pasukan Perdamaian ke Gaza, Mensesneg: Komitmen Dukung Palestina
Indonesia siap mengirim 8.000 pasukan perdamaian ke Gaza, Palestina. Hal itu merupakan bagian dari International Stabilization Force (ISF).
Soffi Amira - Rabu, 11 Februari 2026
Indonesia Siap Kirim 8 Ribu Pasukan Perdamaian ke Gaza, Mensesneg: Komitmen Dukung Palestina
Indonesia
Alwi Shihab Ungkap Sikap Prabowo soal Board of Peace dan Palestina, Tegaskan Dukungan Two-State Solution
Presiden RI, Prabowo Subianto, menegaskan dukungan terhadap solusi konflik Palestina-Israel.
Soffi Amira - Rabu, 04 Februari 2026
Alwi Shihab Ungkap Sikap Prabowo soal Board of Peace dan Palestina, Tegaskan Dukungan Two-State Solution
Dunia
Israel Kembali Serang Gaza, Langgar Perjanjian Gencatan Senjata
Israel kembali menyerang Gaza, Palestina. Serangan tersebut membuat Israel telah melanggar perjanjian gencatan senjata.
Soffi Amira - Minggu, 23 November 2025
Israel Kembali Serang Gaza, Langgar Perjanjian Gencatan Senjata
Dunia
Bertemu Paus Leo XIV, Presiden Palestina Minta Dukungan Akhiri Konflik dengan Israel
Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, bertemu dengan pemimpin Vatikan dan Gereja Katolik, Paus Leo XIV. Ia meminta dukungan untuk mengakhiri konflik dengan Israel.
Soffi Amira - Jumat, 07 November 2025
Bertemu Paus Leo XIV, Presiden Palestina Minta Dukungan Akhiri Konflik dengan Israel
Indonesia
Israel Langgar Gencatan Senjata, DPR Minta Pemerintah Indonesia Lantang Bersuara
Israel kini melanggar gencatan senjata di Gaza, Palestina. DPR pun meminta pemerintah Indonesia lantang bersuara.
Soffi Amira - Jumat, 17 Oktober 2025
Israel Langgar Gencatan Senjata, DPR Minta Pemerintah Indonesia Lantang Bersuara
Bagikan