Headline

Menlu Iran Sebut Trump Khilaf Bahas Unjuk Rasa di Dewan Keamanan PBB

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 07 Januari 2018
Menlu Iran Sebut Trump Khilaf Bahas Unjuk Rasa di Dewan Keamanan PBB

Warga berpartisipasi aksi pro pemerintahan, Iran (ANTARA FOTO/Tasnim News Agency/Handout via REUTERS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Gelombang unjuk rasa yang berkecamuk di Iran beberapa hari terakhir ini membuat Amerika Serikat bertindak terlampau jauh. Presiden Amerika Serikat Donald Trump membahas peristiwa unjuk rasa warga Iran dalam sidang Dewan Keamanan PBB.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menyatakan upaya Donald Trump membahas demonstrasi di Iran dalam sidang Dewan Keamanan PBB sebagai sebuah kekhilafan.

"Dewan Keamanan PBB menampik upaya telanjang Amerika Serikat membajak mandat mereka. Itu kekhilafan lain kebijakan luar negeri pemerintahan Trump," kata Zarif dalam Twitter resminya.

Sebagaimana dilansir Antara, pada Jumat, Duta Besar Iran untuk PBB Gholamali Khoshroo mengatakan kepada Dewan Keamanan bahwa Amerika Serikat menyalah-gunakan kewenangannya sebagai anggota tetap dewan itu dengan meminta menggelar sidang terkait kekacauan politik di Iran.

Gelombang unjuk rasa di Iran telah menewaskan 22 orang dan 1.000 pengunjuk rasa ditangkap.

Khoshroo, mengulangi sikap resmi Iran, mengatakan pihaknya mempunyai "bukti kuat" bahwa gelombang demonstrasi di Iran "sangat jelas didalangi dari pihak asing".

Sementara itu, Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Nikki Haley, mengatakan dalam pertemuan yang sama bahwa Amerika Serikat bersikap "tegas berpihak kepada warga Iran yang memperjuangkan kemerdekaan untuk dirinya sendiri, kesejahteraan untuk keluarganya, dan kejayaan bagi bangsanya".

"Kami tidak akan diam. Kami tidak akan mengubah sikap hanya karena ada pihak yang menyebut bahwa para pengunjuk rasa merupakan 'boneka asing'. Rakyat Iran akan mengetahui hal yang sebenarnya, dan kami tahu hal yang sebenarnya," kata Haley.

"Mereka berdemonstrasi sesuai dengan kehendak mereka sendiri, untuk mewakili diri mereka sendiri, demi masa depan mereka sendiri," kata dia.

Nikki Haley menyatakan Amerika Serikat selalu mendukung gerakan pro demokrasi warga Iran.

"Tidak ada pihak mana pun bisa menghentikan Amerika Serikat untuk bersolidaritas dengan mereka. Pada 2009, dunia hanya diam, sementara harapan rakyat Iran dihancurkan oleh pemerintah. Pada 2018, kami tidak akan diam," kata Haley.(*)

#PBB #Donald Trump
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Tekno
Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Sejumlah raksasa AI, termasuk Anthropic, telah menyerukan perlambatan dalam pengembangan guna memberikan waktu bagi langkah-langkah keselamatan.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
 Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Dunia
Perdana Menteri Nepal Sebut Banjir Bandang Peringatan bagi Dunia, Desak Kerja Sama Global untuk Hadapi Krisis
Pemanasan global telah merusak stabilitas ekologi Himalaya yang rapuh, melelehkan permafrost serta gletser, dan mempercepat timbulnya berbagai bahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
Perdana Menteri Nepal Sebut Banjir Bandang Peringatan bagi Dunia, Desak Kerja Sama Global untuk Hadapi Krisis
Indonesia
Di New York, Menlu Sugiono Galang Dukungan Indonesia untuk DK PBB 2029-2030
Menlu Sugiono memanfaatkan rangkaian Sidang Umum PBB di New York untuk menggalang dukungan bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB 2029-2030.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Di New York, Menlu Sugiono Galang Dukungan Indonesia untuk DK PBB 2029-2030
Dunia
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Merespons jumlah delegasi yang walk out, Netanyahu justru berseloroh mempersilakan mereka keluar sebelum dia berpidato.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat  Benjamin Netanyahu Pidato di  Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Indonesia
Indonesia Bawa Isu Ketahanan Global dan Palestina ke Sidang Umum PBB ke-81
Menlu Sugiono akan menyampaikan National Statement Indonesia di Sidang Umum PBB ke-81, membawa isu Palestina, multilateralisme hingga Global South.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Indonesia Bawa Isu Ketahanan Global dan Palestina ke Sidang Umum PBB ke-81
Dunia
2 Kali Visa Presiden Mahmoud Abbas ke Sidang PBB Ditolak AS, Isu Palestina Tetap Jadi Bahasan
Debat umum PBB dijadwalkan berlangsung pada 22-26 September dan 28 September.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
2 Kali Visa Presiden Mahmoud Abbas ke Sidang PBB Ditolak AS, Isu Palestina Tetap Jadi Bahasan
Indonesia
PAM Jaya Paparkan Pengelolaan Air Jakarta di New York, Incar Target 100 Persen pada 2029
PAM Jaya mewakili Indonesia di New York, Amerika Serikat. PAM Jaya menargetkan pengelolaan air Jakarta selesai 2029.
Soffi Amira - Rabu, 23 September 2026
PAM Jaya Paparkan Pengelolaan Air Jakarta di New York, Incar Target 100 Persen pada 2029
Dunia
Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Trump menyatakan bahwa Washington akan mulai mengubah sebutan kecerdasan buatan menjadi "kecerdasan super"
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
 Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Indonesia
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
Mahkamah Internasional (ICJ) telah mengeluarkan tindakan sementara yang mengikat secara hukum dalam perkara terkait penerapan Konvensi Genosida di Jalur Gaza.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
Bagikan