Menkumham Yasonna: Pers Tidak Boleh Kalah Hadapi Pandemi COVID-19

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 08 Februari 2021
Menkumham Yasonna: Pers Tidak Boleh Kalah Hadapi Pandemi COVID-19

Menkumham Yasonna Laoly. (ANTARA/Ho-Kementerian Hukum dan HAM)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly menyatakan, disrupsi digital dan pandemi COVID-19 telah menekan industri media massa di seluruh dunia termasuk Indonesia. Yasonna meminta dunia pers tidak kalah dan mati menghadapi kondisi tak menentu ini.

Hal itu disampaikan Yasonna dalam Konvensi Nasional Media Massa 'Pers Nasional Bangkit dari Krisis Pandemi COVID-19 dan Tekanan Disrupsi Digital' yang diselenggarakan Dewan Pers memperingati Hari Pers Nasional 2021, Senin (8/2).

Baca Juga

HPN 2021, Industri Media Diminta Berubah di Tengah Pandemi COVID-19

"Meski vaksin telah ditemukan belum ada tanda-tanda pandemi segera berakhir. Apakah kemudian kita pasrah menghadapinya? Jawabannya pasti tidak. Pers tidak boleh kalah apalagi mati menghadapi keadaan ini," kata Yasonna.

Menurut Yasonna, pers harus tetap hidup untuk meyuarakan kebenaran, menggaungkan tuntutan 'wong cilik' dari pelosok serta menyuarakan kritisisme secara bertanggung jawab. Yasonna menekankan hal tersebut hanya bisa dilakukan oleh pers dan media massa, bukan media sosial.

"Pers adalah bagian esensi dunia demokrasi, bahkan menjadi pilar keempat selain trias politica. Pers harus tetap hidup sebagai jaminan hidupnya demokrasi yang sehat di Indonesia," ujarnya.

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly. (ANTARAnews/tss)

Pandemi COVID-19 tidak hanya berdampak signifikan pada kesehatan masyarakat, tetapi juga berdampak pada kesejahteraan sosial dan ekonomi.

Perusahaan media yang sebagian besar pemasukannya bersumber dari penerimaan iklan harus menelan pil pahit. Sebab, perusahaan saat ini memilih untuk memangkas anggaran iklan atau promosinya untuk dapat bertahan. Tekanan dari dunia digital selama satu dekade terakhir dan tekanan akibat pandemi membuat banyak perusahaan media gulung tikar.

Yasonna menambahkan, untuk menghadapi ketatnya persaingan usaha dunia digital dan tekanan akibat pandemi, pers dan media massa harus menerapkan integrasi media melalui sebuah platform baru yang disebut konvergensi media.

Baca Juga

Dewan Pers: Pemidanaan Jurnalis di 2020 Preseden Buruk

Yasonna memastikan, Kementerian Hukum dan HAM mendukung konvergensi media. Dia menyambut baik setiap masukan dari insan pers dan perusahaan media dalam menyusun rancangan regulasi mengenai konvergensi media yang saat ini belum diatur.

"Konvergensi ini belum ada regulasinya sehingga membuat pers dan perusahaan menjadi gamang. Kemkumham sangat terbuka lebar bagi seluruh stakeholder untuk berdiskusi terkait hal ini agar produk regulasi menguntungkan seluruh pihak, baik pemerintah, insan pers dan perusahaan media demi terwujudnya masyarakat Indonesia yang cerdas, kritis sejahtera dan berkeadilan," tutup dia. (Pon)

#Yasonna Laoly #Menteri Yasonna #Hari Pers Nasional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Doakan Jurnalis Jadi Pilar Kemajuan Bangsa di Hari Pers Nasional
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan doa dan harapan agar insan pers nasional terus menjadi pilar penting dalam kemajuan bangsa dan negara.
Wisnu Cipto - Senin, 09 Februari 2026
Prabowo Doakan Jurnalis Jadi Pilar Kemajuan Bangsa di Hari Pers Nasional
Indonesia
Indek Kebebasan Pers Indonesia Terus Merosot di Tingkat Global, Tantangan Nyata HPN 2026
Anjloknya indeks kebebasan pers di Indonesia menandakan adanya tantangan besar menjaga independensi media tanah air di tengah tekanan politik dan ekonomi.
Wisnu Cipto - Senin, 09 Februari 2026
Indek Kebebasan Pers Indonesia Terus Merosot di Tingkat Global, Tantangan Nyata HPN 2026
Indonesia
Cak Imin di Hari Pers Nasional 2026: Jurnalisme Tidak Boleh Kalah oleh Algoritma
Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menegaskan pentingnya jurnalisme berbasis etika di era AI saat menghadiri Hari Pers Nasional 2026 di Banten.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 09 Februari 2026
Cak Imin di Hari Pers Nasional 2026: Jurnalisme Tidak Boleh Kalah oleh Algoritma
Indonesia
Dewan Pers Tegur Perusahaan AI soal Penggunaan Berita Tanpa Royalti
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat menegaskan platform AI wajib membayar royalti jika menggunakan karya jurnalistik.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 09 Februari 2026
Dewan Pers Tegur Perusahaan AI soal Penggunaan Berita Tanpa Royalti
Indonesia
Iwakum Terima Penghargaan PWI dalam Peringatan Hari Pers Nasional 2026
Iwakum menerima penghargaan PWI dalam Hari Pers Nasional 2026 atas kontribusi dalam jurnalisme hukum dan perlindungan kebebasan pers di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 09 Februari 2026
Iwakum Terima Penghargaan PWI dalam Peringatan Hari Pers Nasional 2026
Indonesia
Hari Pers Nasional 2026, Iwakum Tekankan Pentingnya Perlindungan Hukum bagi Pers
Iwakum memaknai Hari Pers Nasional 2026 sebagai momentum atas pentingnya perlindungan hukum bagi kebebasan pers di Indonesia.
Soffi Amira - Senin, 09 Februari 2026
Hari Pers Nasional 2026, Iwakum Tekankan Pentingnya Perlindungan Hukum bagi Pers
Indonesia
Masa Depan Jurnalis tak Menentu Jadi Ironi Jelang Hari Pers Nasional 2026, Presiden Prabowo Diminta Turun Tangan
Setidaknya ada lima persoalan besar yang dihadapi pers nasional saat ini, seperti ekonomi media, kemerdekaan pers, profesionalisme wartawan dan disrupsi digital, serta regulasi belum berpihak penuh pada pers.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Masa Depan Jurnalis tak Menentu Jadi Ironi Jelang Hari Pers Nasional 2026, Presiden Prabowo Diminta Turun Tangan
Indonesia
Yasonna Bantah Ada Perbedaan Sikap soal Mundurnya Kongres PDIP
Ketua DPP PDIP, Yasonna Laoly, membantah adanya perbedaan sikap soal mundurnya Kongres PDIP.
Soffi Amira - Kamis, 17 April 2025
Yasonna Bantah Ada Perbedaan Sikap soal Mundurnya Kongres PDIP
Indonesia
Gelar Pasar Murah, PT IIM Tunjukkan Kepedulian terhadap Sesama di Momen Peringatan Hari Pers Nasional
PT Insight Invesments Management (IIM) menggelar pasar pangan murah dengan kapasitas bahan pokok mencapai 4 ton dalam kolaborasinya di Peringatan Hari Pers Nasional (HPN)
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Februari 2025
Gelar Pasar Murah, PT IIM Tunjukkan Kepedulian terhadap Sesama di Momen Peringatan Hari Pers Nasional
Video
Puan Maharani: “Pers Harus Jadi Pengawas Jalannya Pemerintahan”
Puan juga dorong masyarakat membantu eksistensi media massa yang tengah alami banyak tantangan.
Rezita Kesuma - Rabu, 12 Februari 2025
Puan Maharani: “Pers Harus Jadi Pengawas Jalannya Pemerintahan”
Bagikan