Menkominfo Imbau Kreator Konten Pegang Nilai dan Norma yang Berlaku di Indonesia

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Rabu, 11 Mei 2022
Menkominfo Imbau Kreator Konten Pegang Nilai dan Norma yang Berlaku di Indonesia

Kreator Konten diimbau memegang teguh nilai dan norma yang berlaku di Indonesia (Foto: pixabay/geralt)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

IDE-IDE kreatif terus bermunculan dari kreator-kreator konten di Indonesia. Bahkan, banyak yang membuat berbagai konten positif, bermanfaat dan mendidik bagi masyarakat. Tapi, sayangnya masih ada saja kreator konten yang dinilai tidak mengindahkan nilai dan norma-norma yang berlaku di Indonesia, Ini yang kemudian membawa dampak buruk bagi penonton dan celakanya menuai perdebatan.

Melihat hal itu, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, mengimbau para kreator koten di Indonesia, untuk tetap memegang teguh nilai serta norma-norma yang diajarkan dan berlaku di Indonesia. Tentunya dengan cara memanfaatkan ruang digital secara positif.

Baca juga:

Ghozali dan TokoMall Ajak Kreator Konten Lokal Eksis di NFT

Kominfo menegaskan jangan sampai terjadi keteledoran hingga lupa memperhatikan peraturan. (Foto: Pixabay/lukasbieri)

Untuk mendorong hal tersebut, pemerintah berusaha menyediakan ruang digital yang aman dan nyaman bagi masyarakat Indonesia. Salah satunya dengan memberikan pembekalan lewat literasi digital nasional, bertujuan agar talenta digital dapat berkembang ke arah yang lebih baik.

"Ruang digital kita ini kan sudah dibangun infrastrukturnya. Kita juga siapkan talenta digitalnya. Kita siapkan juga aturan-aturannya untuk memanfaatkan ruang-ruang digital ini agar bisa bersih, baik, dan bermanfaat," jelas Johnny seperti yang dikutip dari laman Antara, Selasa (10/5).

Lebih lanjut Johnny menegaskan, jangan sampai terjadi keteledoran hingga lupa memperhatikan peraturan. "Apalagi yang berkaitan dengan nilai-nilai kultural dan religiusitas kita," tegas Johnny.

Johnny meminta agar para kreator konten di Indonesia dapat lebih bijak dalam mengisi ruang digital. Seperti menghadirkan konten-konten yang menyejukkan dan meneduhkan.

Baca juga:

Jadi Kreator Konten Podcast Apple Bisa Dapat Uang? Ini Caranya

Kominfo akan memblokir akses dan takedown konten yang dianggap melanggar aturan. (Foto: Pixabay/becomepopular)

Mengenai strategi kreator konten yang dituntut untuk menggaet perhatian banyak penonton, Johnny memahami betul hal itu. Tapi menurutnya kerap kali inovasi yang dilakukan kreator konten melupakan akar budaya yang ada di Indonesia.

"Jadi saya sekali lagi minta kepada para konten kreator, konten kreator itu harus kreatif, inovatif, dan itu bagus. Tapi jangan lupa dijaga nilai kultural dan religiusitasnya yang sesuai dengan masyarakat," jelas Johnny.

Dengan tegas Johnny juga mengatakan, bahwa Kementerian Kominfo tidak akan tiba-tiba menghapus konten yang dibuat kreator konten, apabila tidak melanggar aturan yang berlaku di Indonesia. Tapi, bila memang konten yang ada menyimpang, maka pihak Kominfo tidak segan untuk menghapus dan menghilangkan akses pada konten tersebut.

"Blokir akses dan juga takedown baru kita lakukan apabila terjadi pelanggaran yang tidak sejalan dengan peraturan. Tentu kita inginkan inovator-inovator kita juga konten kreator-konten kreator kita untuk bisa melakukan hal bermanfaat, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang memenuhi syarat kultural dan religiositas," ujar Johnny. (Ryn)

Baca juga:

SnackVideo Dorong Milennial Percaya Diri Jadi Kreator Konten

#Media Sosial #YouTube #Menkominfo #Konten Kreator
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Indonesia
Polisi di Palembang Amankan Pemuda Bikin Konten Pocong AI, Alasannya Resahkan Warga
Masifnya sebaran di media sosial membuat banyak warga telanjur mempercayai foto tersebut sebagai peristiwa nyata.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Polisi di Palembang Amankan Pemuda Bikin Konten Pocong AI, Alasannya Resahkan Warga
Indonesia
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Pentingnya teknologi Age Assurance bagi PSE sesuai PP Tunas. Teknologi ini menutup celah verifikasi usia manual dan didukung program literasi digital untuk orang tua.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Indonesia
Akun Medsos Wajib Cantumkan Nomor Ponsel, DPR: Cegah Hoaks dan Penipuan
Penggunaan media sosial harus diatur dengan baik demi menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan bertanggung jawab.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Akun Medsos Wajib Cantumkan Nomor Ponsel, DPR: Cegah Hoaks dan Penipuan
Indonesia
Begini Data Terkini Pengguna Internet di Indonesia Tahun 2026, Masih Ada Jutaan Orang Tidak Dapatkan Akses
Masyarakat yang bekerja memiliki kontribusi penggunaan internet terbesar dengan penetrasi mencapai 84,9 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
Begini Data Terkini Pengguna Internet di Indonesia Tahun 2026, Masih Ada Jutaan Orang Tidak Dapatkan Akses
Indonesia
Wakil Ketua MPR Minta Maaf soal Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar di Kalbar, Janji Segera Evaluasi
MPR RI menyampaikan permohonan maaf atas viralnya Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar. Pihaknya akan segera melakukan evaluasi.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Wakil Ketua MPR Minta Maaf soal Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar di Kalbar, Janji Segera Evaluasi
Indonesia
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Densus 88 Antiteror Polri masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kedelapan tersangka tersebut
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Indonesia
DKPP Ajak Masyarakat dan Jurnalis Bertarung Ide di Festival Etik 2026, Hadiah Puluhan Juta Menanti
Masyarakat dapat mendaftar lomba ini dengan menyertakan karyanya paling lambat tanggal 31 Mei 2026
Angga Yudha Pratama - Senin, 04 Mei 2026
DKPP Ajak Masyarakat dan Jurnalis Bertarung Ide di Festival Etik 2026, Hadiah Puluhan Juta Menanti
Fun
Friendster Comeback, Platform Legendaris Era 2000-an Kini Hadir di iPhone
Friendster bangkit kembali dan kini tersedia di iPhone. Dibeli Mike Carson, platform ini hadir dengan konsep relasi unik tanpa algoritma.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
Friendster Comeback, Platform Legendaris Era 2000-an Kini Hadir di iPhone
Indonesia
Australia Bikin Aturan Pajak Baru, Paksa Raksasa Teknologi Beli Konten dari Media Lokal
Meta, Google, dan TikTok akan diberi kesempatan untuk menjalin kesepakatan konten dengan penerbit berita lokal.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
  Australia Bikin Aturan Pajak Baru, Paksa Raksasa Teknologi Beli Konten dari Media Lokal
Dunia
Norwegia Larang Penggunaan Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun, Haruskan Perusahaan Teknologi Verifikasi Usia Pengguna
Norwegia negara terbaru yang berupaya melarang penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.
Dwi Astarini - Jumat, 24 April 2026
Norwegia Larang Penggunaan Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun, Haruskan Perusahaan Teknologi Verifikasi Usia Pengguna
Bagikan