Menkominfo: 12 Lembaga di Indonesia Terserang Ransomware Wannacry

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 20 Mei 2017
Menkominfo: 12 Lembaga di Indonesia Terserang Ransomware Wannacry

Menteri Rudiantara (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Serangan siber ransomware wannacry ternyata menyasar 12 lembaga di Indonesia. Data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika tercatat 200 ribu komputer terdeteksi kena virus ransomware wannacry.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara sebagaimana dilansir Antara, menyebut sebanyak 12 institusi di Indonesia sistem perangkatnya terserang virus "Ransomware" jenis "WannaCry", yang sebelumnya menginfeksi setidaknya 200 ribu komputer di seluruh dunia.

"Laporan yang kami terima ada sekitar 12 institusi yang masuk dan terkonfirmasi, namun bisa saja itu lebih," kata Rudiantara, usai pidato di acara wisuda Universitas Muhammadiyah, Malang, Jawa Timur, Sabtu (20/5).

Ia mengatakan belasan institusi itu tersebar di Jakarta dan berbagai daerah, dengan segmentasi bidang perkebunan, manufaktur, perguruan tinggi, dan Samsat di Sulawesi.

"Namun secara umum tidak signifikan dibanding dengan negara-negara lain, ini karena bantuan media-media yang secepatnya dan terus menerus mengingatkan kepada masyarakat," katanya.

Rudiantara mengaku, hingga kini Indonesia masih belum aman ooleh serangan virus, karena masih ada virus lain yang mengintai dengan total enam sampai delapan jenis di Indonesia.

"Virus yang masih mengintai itu tidak separah WannaCry, dan itu masih ada dan bergentayangan dari ribuan tinggal ratusan yang ada di Indonesia," katanya.

Oleh karena itu, Rudiantara meminta masyarakat untuk tetap sadar, dengan rutin mengganti "password" atau kata kunci setiap akun, email dan pin ATM, karena itu yang menjadi sasaran serangan virus.

"Lakukanlah secara reguler 'backup' data kemudian pembaruan 'software' atau mengunduh anti virus dengan versi terbaru," katanya.

Ransomware adalah sejenis aplikasi tools/perangkat perusak yang dirancang serta ditanamkan secara diam-diam dan ketika dijalankan secara jarak jauh akan menghalangi akses kepada sistem komputer atau data, bekerja dengan mengunci sistem dengan cara mengenkripsi file sehingga tidak dapat diakses hingga tebusan dibayar.

Ada pun jenis Ransomware yang saat ini sedang mewabah adalah WannaCrypt0r 2.0 ransomware, yang memanfaatkan kelemahan sekuriti pada Sistem Operasi Windows yang telah ditambal oleh Microsoft melalui Security Update Patch pada Maret lalu.

Sumber: ANTARA

#Malware Ransomware #Hacker #Rudiantara #Kementerian Komunikasi Dan Informatika
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Hacker China Serang Jaringan Sensitif AS, NASA, The Fed, hingga Senat Jadi Target
Amerika Serikat mengungkap dugaan operasi peretasan yang dikaitkan dengan China.
Yusuf Abdillah - Kamis, 27 Agustus 2026
Hacker China Serang Jaringan Sensitif AS, NASA, The Fed, hingga Senat Jadi Target
Tekno
Spesifikasi iPhone 18 Pro Terbaru Apple Bocor Direntas, Datanya Dijual di Dark Web
Hacker World Leaks bobol Tata Electronics dan mencuri 630 GB data rahasia Apple. Spesifikasi iPhone 18 Pro, chip A20 Pro, hingga foto prototipe bocor di dark web.
Wisnu Cipto - Minggu, 23 Agustus 2026
Spesifikasi iPhone 18 Pro Terbaru Apple Bocor Direntas, Datanya Dijual di Dark Web
Tekno
Desain Rahasia Tesla Hingga Apple Berpotensi Dijual ke Kompetitor Buntut Data Engineering Luxshare Diretas 'RansomHub'
Hingga saat ini, baik pihak Luxshare maupun Apple masih bungkam dan belum memberikan pernyataan resmi terkait ancaman serius ini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Desain Rahasia Tesla Hingga Apple Berpotensi Dijual ke Kompetitor Buntut Data Engineering Luxshare Diretas 'RansomHub'
Indonesia
Modus Hacker 'Bjorka' Indonesia 5 Tahun Lolos dari Kejaran Polisi
WFT diduga menggunakan dark web untuk beraksi meretas 4,9 juta data nasabah bank selama lima tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Oktober 2025
Modus Hacker 'Bjorka' Indonesia 5 Tahun Lolos dari Kejaran Polisi
Indonesia
Hacker ‘Bjorka’ Indonesia Ditangkap, Akui Pegang Data Jutaan Perusahaan Swasta & Perbankan
WFT ditangkap di Desa Totolan, Kakas Barat, Minahasa. Tersangka melakukan aksinya sebagai @bjorkanesiaa sejak 2020
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Oktober 2025
Hacker ‘Bjorka’ Indonesia Ditangkap, Akui Pegang Data Jutaan Perusahaan Swasta & Perbankan
Berita
Era Baru Kejahatan Digital, CrowdStrike Sebut Serangan AI Makin Meningkat di 2025
Era baru kejahatan digital kini sudah mulai terlihat. CrowdStrike menemukan adanya serangan siber melalui AI generatif.
Soffi Amira - Jumat, 15 Agustus 2025
Era Baru Kejahatan Digital, CrowdStrike Sebut Serangan AI Makin Meningkat di 2025
Indonesia
Belajar dari Pengalaman, Pengamat Ingatkan Payment ID Rentan Dibobol Hacker
Banyak perangkat keuangan di Indonesia yang rentan dibobol hacker.
Wisnu Cipto - Selasa, 12 Agustus 2025
Belajar dari Pengalaman, Pengamat Ingatkan Payment ID Rentan Dibobol Hacker
Indonesia
Akun X @H4ckmanac Klaim Bobol 700.000 Data Penerimaan CPNS, Begini Penjelasan Kemenhan
Situs yang sebelumnya diserang peretas atau hacker merupakan situs internal Biro Humas Kemhan. Situs tersebut sudah tidak terpakai karena aplikasinya sudah tidak beroperasi lagi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 Juli 2025
Akun X @H4ckmanac Klaim Bobol 700.000 Data Penerimaan CPNS, Begini Penjelasan Kemenhan
Dunia
16 Miliar Data Bocor, Pengguna Apple hingga Google Diminta Ganti Password
Sebanyak 16 miliar data bocor. Pengguna Apple, Facebook, dan Google diminta untuk mengganti kata sandinya.
Soffi Amira - Kamis, 26 Juni 2025
16 Miliar Data Bocor, Pengguna Apple hingga Google Diminta Ganti Password
Lifestyle
Terungkap! Kebocoran Data Login Terbesar dalam Sejarah: 16 Miliar Kredensial Bobol Akibat Malware Infostealer
16 Miliar Akun Bocor dari berbagai sumber media sosial, layanan email, VPN, hingga portal pengembang. Menurut para peneliti, data ini sebagian besar berasal dari malware infostealer
ImanK - Sabtu, 21 Juni 2025
Terungkap! Kebocoran Data Login Terbesar dalam Sejarah: 16 Miliar Kredensial Bobol Akibat Malware Infostealer
Bagikan