Menkeu Purbaya Perpanjang Penempatan Dana Rp 200 T di Bank BUMN

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 23 Februari 2026
Menkeu Purbaya Perpanjang Penempatan Dana Rp 200 T di Bank BUMN

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: dok. Kemenkeu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah akan memperpanjang tenor penempatan dana sebesar Rp200 triliun di bank-bank badan usaha milik negara (BUMN) hingga September 2026. Kebijakan ini bertujuan menjaga likuiditas perbankan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penyaluran kredit.


Purbaya menjelaskan, saat kebijakan ini pertama kali diluncurkan pada 13 September 2025, pemerintah menetapkan tenor penempatan dana selama enam bulan. Dengan demikian, dana tersebut seharusnya jatuh tempo pada 13 Maret mendatang.


Namun, hasil rapat koordinasi terbaru antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia memutuskan tenor penempatan akan diperpanjang enam bulan lagi hingga September 2026. "Kami bertemu Gubernur BI Jumat pekan lalu untuk konsolidasi kebijakan. Penempatan Rp 200 triliun saat jatuh tempo di 13 Maret nanti akan langsung diperpanjang enam bulan mendatang," terang Purbaya dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (23/2).


Ia menegaskan bank-bank BUMN tidak perlu khawatir terhadap potensi penurunan likuiditas karena pemerintah akan tetap menjaga stabilitas pendanaan. Hal ini, lanjut Purbaya, diharapkan juga bisa membuat bank semakin semangat dalam menyalurkan kredit produktif kepada masyarakat.

Baca juga:

‘Belum Berani’ Beri Kepastian Waktu Pencairan THR untuk ASN dan Pensiunan, Menkeu Purbaya: Presiden Prabowo yang Mengumumkan




"Sebelumnya banyak orang bertanya mengenai apakah bank akan kehilangan likuiditas karena uangnya ditarik pemerintah di Maret? Dengan pernyataan barusan, saya tegaskan bahwa hal itu tidak akan terjadi," imbuh dia.


Purbaya juga menyampaikan kebijakan penempatan dana yang terkoordinasi dengan strategi moneter Bank Indonesia telah memberikan dampak positif terhadap peredaran uang sejak September 2025 hingga Februari 2026.


Sebagai contoh, kebijakan tersebut turut mendorong pertumbuhan uang primer (M0) sebesar 11,7 persen pada pekan pertama Februari. Selain itu, pertumbuhan kredit mencapai 10 persen pada Januari, dengan suku bunga pinjaman tetap kompetitif di level 8,80 persen, turun dari 9,12 persen pada Agustus 2025. "Pertumbuhan M0 sebesar 11,7 persen ini sebetulnya memberi ruang untuk kredit tumbuh double digit juga. Pertumbuhan M0 akan dijaga tetap double digit, dan Bank Indonesia berkomitmen akan mendukung pemerintah dalam hal ini," jelas dia.


Oleh karena itu, Purbaya kembali optimistis perpanjangan masa penempatan dana tersebut dapat semakin menggerakkan perekonomian nasional.


"Kami akan evaluasi kembali di September nanti, enam bulan setelah perpanjangan. Harapannya ekonomi sudah semakin bergerak lebih tinggi dan berbagai program prioritas pemerintah semakin terlihat hasilnya," tutup Purbaya.


Pada September 2025, pemerintah menempatkan dana sebesar Rp 200 triliun di bank-bank BUMN untuk meningkatkan likuiditas perbankan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi menjelang akhir tahun. Dana tersebut dialokasikan ke BRI sebesar Rp 55 triliun, BNI Rp 55 triliun, BTN Rp 25 triliun, dan BSI Rp 10 triliun.(Pon)

Baca juga:

Sentil Alumni LPDP Viral, Menkeu Purbaya: 20 Tahun Lagi akan Menyesal

#Menteri Keuangan #Purbaya Yudhi Sadewa #Kredit Bank
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Beredar isu di media sosial, eks Menkeu Purbaya dilantik menjadi Dirjen Bea Cukai. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Indonesia
Menkeu Klaim Surat Utang BLBI saat Krisis 98 Dinyatakan Lunas
Penyelesaian dilakukan pada Agustus 2026 dengan memanfaatkan surplus Bank Indonesia (BI).
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Menkeu Klaim Surat Utang BLBI saat Krisis 98 Dinyatakan Lunas
Indonesia
Istri Purbaya Yudhi Sadewa Ungkap Kondisi Terkini sang Suami, Sedih hingga Melamun dan Tertawa Sendiri
Suaminya masih sering tertawa terkadang melamun dan masih menyimpan kekecewaan serta kesedihan
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Istri Purbaya Yudhi Sadewa Ungkap Kondisi Terkini sang Suami, Sedih hingga Melamun dan Tertawa Sendiri
Indonesia
Belanja Pemerintah Pusat Tembus Rp 1.791,5 Triliun hingga Agustus 2026, Tumbuh 29 Persen
Realisasi belanja pemerintah pusat hingga Agustus 2026 mencapai Rp1.791,5 triliun, tumbuh 29 persen. Belanja K/L tumbuh 33 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Belanja Pemerintah Pusat Tembus Rp 1.791,5 Triliun hingga Agustus 2026, Tumbuh 29 Persen
Indonesia
Menkeu Baru Dihadapkan pada Ujian Kepercayaan Pasar, DPR Soroti Arah APBN dan Utang
Momentum pergantian Menkeu harus dimanfaatkan untuk memperkuat kredibilitas fiskal sekaligus menjaga stabilitas pasar keuangan dan keyakinan investor.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Menkeu Baru Dihadapkan pada Ujian Kepercayaan Pasar, DPR Soroti Arah APBN dan Utang
Indonesia
Qodari Yakin Suahasil Mampu Jaga Perekonomian Indonesia Tetap Tumbuh dan Stabil
Muhammad Qodari optimistis Suahasil Nazara mampu menjaga perekonomian Indonesia tetap tumbuh sekaligus stabil.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Qodari Yakin Suahasil Mampu Jaga Perekonomian Indonesia Tetap Tumbuh dan Stabil
Indonesia
Lempar Urusan PR Whoosh ke Menkeu Baru, Purbaya: Alhamdulillah Selamat Gue!
Eks Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa bersyukur tak lagi mengurus pengalihan saham KCIC Whoosh ke Kemenkeu pasca-sertijab. Simak kelakar dan detailnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Lempar Urusan PR Whoosh ke Menkeu Baru, Purbaya: Alhamdulillah Selamat Gue!
Indonesia
Bukan Sekadar Rapi di Atas Kertas, Ini Tantangan Suahasil Nazara di Kementerian Keuangan
Anggota Komisi XI DPR RI Bertu Merlas meminta Menkeu Suahasil Nazara mempercepat penyerapan anggaran dan mendorong sektor riil.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
Bukan Sekadar Rapi di Atas Kertas, Ini Tantangan Suahasil Nazara di Kementerian Keuangan
Indonesia
Habis Kena PHK, Eks Menkeu Purbaya Mau Mancing Sambil Melamun Kenapa Dipecat
Memang ada-ada saja pernyataan yang disampaikan mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bikin masyarakat geleng-geleng kepala sambil tertawa.
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Habis Kena PHK, Eks Menkeu Purbaya Mau Mancing Sambil Melamun Kenapa Dipecat
Indonesia
Cuma 57 Kata, Ini yang Disampaikan Purbaya saat Serahkan Jabatan Menkeu ke Suahasil
Purbaya Yudhi Sadewa hanya menyampaikan sambutan singkat saat serah terima Menteri Keuangan kepada Suahasil Nazara di Kemenkeu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
Cuma 57 Kata, Ini yang Disampaikan Purbaya saat Serahkan Jabatan Menkeu ke Suahasil
Bagikan