Menkeu: Pelaksanaan APBN Semester I-2017 Berjalan Baik

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Jumat, 14 Juli 2017
Menkeu: Pelaksanaan APBN Semester I-2017 Berjalan Baik

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pelaksanaan APBN pada semester I-2017 menunjukkan kinerja baik dibandingkan periode sama tahun lalu, baik dari sisi pendapatan, belanja, dan pembiayaan.

"Hal ini menggambarkan bahwa APBN tetap dijaga sebagai instrumen yang efektif dan kredibel untuk mencapai masyarakat adil dan makmur," kata Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR RI di Jakarta, Kamis (13/7) malam.

Sri Mulyani menjelaskan realisasi penerimaan perpajakan dalam periode ini tumbuh sebesar 9,6 persen dibandingkan semester I-2016 yang tumbuh negatif 2,5 persen.

"Bahkan tanpa penerimaan dari 'tax amnesty', penerimaan perpajakan tetap tumbuh 5,5 persen," kata mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini.

Ia mengatakan, kinerja penerimaan perpajakan terbantu oleh penerimaan dari Pajak Penghasilan (PPN) yang tumbuh 13,5 persen di semester I-2017 dibandingkan periode sama tahun lalu yang tumbuh negatif 3,1 persen.

"Selain itu, penerimaan juga didukung oleh bea keluar yang meningkat pesat hingga mencapai 31,6 persen, dibandingkan periode sama 2016 yang tumbuh negatif 33 persen," kata Sri Mulyani.

Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) juga lebih baik karena penerimaan dari SDA migas meningkat dari 26,9 persen pada semester I-2016 menjadi 62,3 persen pada semester I-2017.

Pada postur belanja, realisasi belanja negara semester I-2017 berkontribusi dalam pembangunan jalan baru sepanjang 46,3 kilometer, jalan tol 3,69 kilometer, jembatan 523,08 meter dan fly over maupun underpass 1.187,7 meter.

"Selain itu, telah disalurkan KIP untuk 6,6 juta siswa, BOS untuk 4,5 juta siswa serta bidik misi untuk 256,6 ribu mahasiswa," ungkap Sri Mulyani.

Realisasi DAK fisik juga telah mencapai 29,9 persen lebih tinggi dari periode tahun sebelumnya, untuk mendukung pembangunan infrastruktur jalan, puskesmas, pasar, dan RS rujukan.

Sementara itu, realisasi DAK nonfisik mencapai 42,7 persen lebih tinggi dari periode tahun sebelumnya, untuk mendukung penyaluran BOS sebesar 59,9 persen, BOP PAUD 77,3 persen dan TPG 29,7 persen.

Secara keseluruhan, pada semester I-2017, realisasi pendapatan belanja negara telah mencapai Rp718,2 triliun yang terdiri atas pendapatan dalam negeri sebesar Rp718 triliun dan penerimaan hibah Rp0,2 triliun.

Dari pendapatan dalam negeri, realisasi penerimaan perpajakan telah mencapai Rp571,9 triliun dan Penerimaan Negara Bukan Pajak sebesar Rp146,1 triliun.

Sedangkan, realisasi belanja negara telah mencapai Rp893,3 triliun, yang terdiri atas belanja pemerintah pusat sebesar Rp498,6 triliun dan transfer ke daerah dan dana desa Rp394,8 triliun.

Dengan demikian, defisit anggaran hingga semester I-2017 tercatat sebesar 1,29 persen terhadap PDB atau senilai Rp175,1 triliun. Pencapaian ini lebih rendah dari realisasi semester I-2016 sebesar 1,82 persen terhadap PDB. (*)

Sumber: ANTARA

#Menteri Keuangan #Sri Mulyani Indrawati
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anggaran Negara Habis, Sekolah Negeri Kembali Bebankan SPP
Ramai unggahan media sosial yang menyebut anggaran negara habis dan tahun 2027 sekolah akan kembali bebankan SPP. Simak kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Anggaran Negara Habis, Sekolah Negeri Kembali Bebankan SPP
Indonesia
Ungkap Arah APBN 2027, Menkeu Suahasil: Kejar Pertumbuhan 6 Persen Tetap Jaga Disiplin Fiskal
APBN 2027 menganggarkan belanja Rp 4.106,3 triliun dengan defisit Rp 671,2 triliun atau 2,4 persen PDB untuk mendukung target ekonomi 6 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Ungkap Arah APBN 2027, Menkeu Suahasil: Kejar Pertumbuhan 6 Persen Tetap Jaga Disiplin Fiskal
Indonesia
Menkeu Klaim Surat Utang BLBI saat Krisis 98 Dinyatakan Lunas
Penyelesaian dilakukan pada Agustus 2026 dengan memanfaatkan surplus Bank Indonesia (BI).
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Menkeu Klaim Surat Utang BLBI saat Krisis 98 Dinyatakan Lunas
Indonesia
Istri Purbaya Yudhi Sadewa Ungkap Kondisi Terkini sang Suami, Sedih hingga Melamun dan Tertawa Sendiri
Suaminya masih sering tertawa terkadang melamun dan masih menyimpan kekecewaan serta kesedihan
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Istri Purbaya Yudhi Sadewa Ungkap Kondisi Terkini sang Suami, Sedih hingga Melamun dan Tertawa Sendiri
Indonesia
Belanja Pemerintah Pusat Tembus Rp 1.791,5 Triliun hingga Agustus 2026, Tumbuh 29 Persen
Realisasi belanja pemerintah pusat hingga Agustus 2026 mencapai Rp1.791,5 triliun, tumbuh 29 persen. Belanja K/L tumbuh 33 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Belanja Pemerintah Pusat Tembus Rp 1.791,5 Triliun hingga Agustus 2026, Tumbuh 29 Persen
Indonesia
Menkeu Baru Dihadapkan pada Ujian Kepercayaan Pasar, DPR Soroti Arah APBN dan Utang
Momentum pergantian Menkeu harus dimanfaatkan untuk memperkuat kredibilitas fiskal sekaligus menjaga stabilitas pasar keuangan dan keyakinan investor.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Menkeu Baru Dihadapkan pada Ujian Kepercayaan Pasar, DPR Soroti Arah APBN dan Utang
Indonesia
Qodari Yakin Suahasil Mampu Jaga Perekonomian Indonesia Tetap Tumbuh dan Stabil
Muhammad Qodari optimistis Suahasil Nazara mampu menjaga perekonomian Indonesia tetap tumbuh sekaligus stabil.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Qodari Yakin Suahasil Mampu Jaga Perekonomian Indonesia Tetap Tumbuh dan Stabil
Indonesia
Bukan Sekadar Rapi di Atas Kertas, Ini Tantangan Suahasil Nazara di Kementerian Keuangan
Anggota Komisi XI DPR RI Bertu Merlas meminta Menkeu Suahasil Nazara mempercepat penyerapan anggaran dan mendorong sektor riil.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
Bukan Sekadar Rapi di Atas Kertas, Ini Tantangan Suahasil Nazara di Kementerian Keuangan
Indonesia
Habis Kena PHK, Eks Menkeu Purbaya Mau Mancing Sambil Melamun Kenapa Dipecat
Memang ada-ada saja pernyataan yang disampaikan mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bikin masyarakat geleng-geleng kepala sambil tertawa.
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Habis Kena PHK, Eks Menkeu Purbaya Mau Mancing Sambil Melamun Kenapa Dipecat
Indonesia
Cuma 57 Kata, Ini yang Disampaikan Purbaya saat Serahkan Jabatan Menkeu ke Suahasil
Purbaya Yudhi Sadewa hanya menyampaikan sambutan singkat saat serah terima Menteri Keuangan kepada Suahasil Nazara di Kemenkeu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
Cuma 57 Kata, Ini yang Disampaikan Purbaya saat Serahkan Jabatan Menkeu ke Suahasil
Bagikan