Waspada Virus Corona

Menkes Terawan Pastikan Belum Ada Penderita Virus Corona di Indonesia

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 26 Januari 2020
 Menkes Terawan Pastikan Belum Ada Penderita Virus Corona di Indonesia

Menkes Terawan Agus Putranto pastikan tidak ada penderita virus corona di Indonesia (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Kecemasan sejumlah pihak terkait menjangkitnya wabah virus corona di Tanah Air terjawab sudah melalui keterangan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Sejauh ini menurut Dokter Terawan belum ada penderita atau suspect yang positif terkena virus corona. Pernyataan tersebut untuk memastikan perkembangan terbaru kondisi sejumlah pasien dari Tiongkok yang diduga suspect virus corona.

Baca Juga:

Virus Korona Merebak, Indonesia Harus Waspadai Potensi Besar Penyebaran dari Tiongkok

Hal itu dikemukakan Terawan di sela kegiatan Ramah Tamah dan Silaturrahmi dengan jajaran tim kesehatan RS Wahidin Sudirohusodo, RS Pusat Jantung Koroner dan Dinas Kesehatan setempat di Makassar, Minggu (26/1).

Menkes Terawan pastikan tidak ada penderita virus corona di Tanah Air
Menkes Terawan saat beramah tamah dengan para petugas medis di Makassar, Sulsel (Foto: antaranews)

"Tidak ada yang disuspek, ayo hidup sehat, jaga kesehatannya tidak akan ketularan," ujarnya.

Mengenai ada penyebaran virus corona yang mengkhawatirkan masyarakat, dia mengatakan, itu tidak ada, jadi informasi yang berkembang itu hoaks.

Karena itu, lanjutnya, menjaga kesehatan adalah hal utama agar tidak menularkan atau pun tertular virus yang menakutkan banyak orang.

"Yang jelas, kewaspadaan tinggi dengan cara hidup sehat. Dengan hidup sehat anda semua akan mencegah terjadinya ketularan dan menularkan," tandasnya.

Baca Juga:

Waspadai Virus Corona, Bandara Adi Soemarmo Solo Pasang Thermal Scanner

Terkait kebijakan pemberlakuan travel warning terhadap wisatawan Tiongkok atau sebaliknya wisatawan Indonesia ke Negeri Tirai Bambu, Dokter Terawan sebagaimana dilansir Antara menegaskan bahwa hal itu masih butuh pertimbagan dan koordinasi lintas kementerian.

Namun yang jelas, terang Terawan, mengenai kebijakan peringatan perjalanan wisata tersebut ditentukan oleh WHO dan yang menjadi representasi pemerintah.(*)

Baca Juga:

Pemerintah Diminta 'Putus Hubungan' Dengan Tiongkok Demi Cegah Virus Korona

#Virus Corona #Menteri Kesehatan #Penyakit Menular
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Tekanan Darah dan Kolesterol Meningkat Usai Idul Adha, Menkes: Bukan Salah Si Kambing
Menkes menyebut, kebiasaan menambahkan santan berlebihan, garam, gula, hingga jeroan saat memasak faktor utama meningkatnya tekanan darah dan kadar kolesterol usai Idul Adha.
Frengky Aruan - Rabu, 27 Mei 2026
Tekanan Darah dan Kolesterol Meningkat Usai Idul Adha, Menkes: Bukan Salah Si Kambing
Dunia
Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola
Data terbaru otoritas DRC mencatat 131 kematian akibat virus tersebut terjadi di negara tetangga Uganda
Angga Yudha Pratama - Rabu, 20 Mei 2026
Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola
Indonesia
Menkes Ungkap 10 Persen Orang Kaya Terima PBI BPJS, Pemerintah Siap Coret
Menkes Budi Gunadi Sadikin ungkap temuan orang kaya terima BPJS gratis. Pemerintah akan alihkan bantuan ke masyarakat yang lebih membutuhkan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
Menkes Ungkap 10 Persen Orang Kaya Terima PBI BPJS, Pemerintah Siap Coret
Indonesia
BRIN Ungkap Risiko Kembalinya Wabah Pes di Indonesia, Dipicu Perubahan Lingkungan
BRIN mengungkap wabah pes di Indonesia kemungkinan masih dalam fase silent period. Meski tak ada kasus, risiko kemunculan kembali tetap ada akibat perubahan lingkungan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
BRIN Ungkap Risiko Kembalinya Wabah Pes di Indonesia, Dipicu Perubahan Lingkungan
Indonesia
Menkes Perluas Jangkauan CKG Buntut Anak 11 hingga 14 Tahun Bunuh Diri di Awal Tahun 2026
Langkah promotif-preventif ini diambil menyusul temuan kasus tragis empat anak usia 11-14 tahun yang meninggal dunia akibat bunuh diri di berbagai wilayah Indonesia sepanjang awal tahun 2026
Angga Yudha Pratama - Senin, 09 Maret 2026
Menkes Perluas Jangkauan CKG Buntut Anak 11 hingga 14 Tahun Bunuh Diri di Awal Tahun 2026
Indonesia
Nama Virus Nipah Ternyata Bukan dari Bahasa India, Tapi dari Sebuah Kampung di Tetangga Indonesia
Berdasarkan catatan WHO Southeast Asia Regional Office (SEARO) tahun 2008, identitas ini menjadi permanen untuk menghormati lokasi penemuan resminya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 06 Februari 2026
Nama Virus Nipah Ternyata Bukan dari Bahasa India, Tapi dari Sebuah Kampung di Tetangga Indonesia
Indonesia
Menkes Budi Sebut Penyakit Jatung Mematikan Kedua di Indonesia, RS Kardiologi Emirates Solo Dibanjiri Pasien
Menkes Budi menegaskan pihaknya sangat konsen terhadap penyakit jantung lantaran merupakan penyebab kematian kedua di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
Menkes Budi Sebut Penyakit Jatung Mematikan Kedua di Indonesia, RS Kardiologi Emirates Solo Dibanjiri Pasien
Indonesia
BPJS Aktif Jadi Kunci Layanan Kesehatan Gratis, Ini Pesan Menkes
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat rutin membayar iuran BPJS Kesehatan agar bisa menikmati layanan kesehatan dan Cek Kesehatan Gratis.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 25 Januari 2026
BPJS Aktif Jadi Kunci Layanan Kesehatan Gratis, Ini Pesan Menkes
Indonesia
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Tak kalah penting, kandungan zinc yang ditemukan dalam daging merah, susu, dan olahan kedelai berperan besar dalam meningkatkan fungsi sel imun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Indonesia
Diresmikan Prabowo dan MBZ, RS Kardiologi Emirates Jadi Pusat Layanan Jantung Jawa Tengah
Presiden Prabowo dan MBZ meresmikan RS Kardiologi Emirates Indonesia di Solo. Pembangunan dan peralatan menelan dana Rp400 miliar, hibah dari UEA.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 November 2025
Diresmikan Prabowo dan MBZ, RS Kardiologi Emirates Jadi Pusat Layanan Jantung Jawa Tengah
Bagikan