Menjelang memasuki arus mudik, jajaran PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan sidak di Stasiun Pasar Turi Surabaya, Selasa (23/5).
Direktur Utama PT KAI , Edi Sukmoro mencoba langsung menemui calon penumpang untuk saling berbagai informasi terkait pelayanan petugas kereta api.
Usai melakukan sidak di beberapa ruangan, secara keseluruhan, kesiapan PT KAI menyatakan sudah 100 persen siap melayani mudik.
Kendati tiket mudik diprediksi habis sebelum H-10, namun PT KAI telah menyiapkan kereta tambahkan.
Tetapi, di luar hal tersebut ada yang patut diwaspadai, yakni faktor alam dan faktor non-alam.
Faktor alam, kata Edi, adalah beberapa tempat yang rawan terjadi banjir atau longsor.
"Faktor alam itu kami coba menambah petugas dan alat berat, yang selalu berjaga selama 24 jam sehari," kata Edi.
Sementara untuk faktor non alam, adalah ulah masyarakat yang tidak bertanggung jawab, seperti pelemparan batu yang dilakukan warga.
"Kalau tidak melempar, biasanya ada orang tidak bertanggung jawab menaruh batu di rel. Kita juga sudah antisipasi ini dengan cara pengecekan lintas secara berkala," tandasnya.
Berita ini merupakan laporan dari kontributor merahputih.com di Surabaya dan sekitarnya, Budi Lentera. Untuk mengetahui berita terkait Surabaya lainnya, silakan baca di: Wali Kota Risma Ajak Warga Surabaya Jaga Kebersamaan Dan Persatuan

