Menhub Pastikan Sampel DNA Korban Sriwjaya Air Bakal Lengkap

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 12 Januari 2021
Menhub Pastikan Sampel DNA Korban Sriwjaya Air Bakal Lengkap

Petugas kedokteran forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati membawa kantong jenazah ke dalam Posko CT Scan Post Mortem, RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Minggu (10/1). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi memastikan sampel DNA korban Sriwijaya Air SJ182 akan lengkap hari ini.

“Dari diskusi yang kami lakukan dengan kepala RS telah diidentifikasi DNA dari keluarga 59 masih kurang 3,” ujar Budi kepada wartawan di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (12/1).

Baca Juga

KRI Temukan Dugaan Titik Kotak Hitam SJ-182, Kopaska Sampai Denjaka Terjun ke Laut

Untuk melengkapi yang belum lengkap, pihak Sriwijaya Air akan mengirimkan sampel DNA itu hari ini. "Jadi lengkap 62,” ungkap Budi.

Sejauh ini sudah ada satu korban yang sudah teridentifikasi setelah melakukan pencocokan sidik jari dengan rekam e-KTP yang terdaftar di Dukcapil Kemendagri atas nama Okky Bisma.

“Jasa Raharja saya minta proses pemberian asuransi cepat, jam 10.00 ini akan diberikan santunan kepada pramugara yang sudah teridentifikasi,” beber Budi.

Ambulance tiba di RS Polri Kramat Jati (Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Ambulance tiba di RS Polri Kramat Jati (Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)

Dalam kesempatan yang sama, Dirut Jasa Raharja Budi Rahardjo membenarkan jika pihaknya sudah memberikan santunan kepada satu keluarga korban yang sudah teridentifikasi.

Ia sudah menyerahkan santunan kepada ahli waris korban yang sudah teridentifikas RS Polri.

"Kami standby, apabila ada pengumuman DVI maka dengan waktu cepat kami langsung beri santunan,” kata Budi Rahardjo.

Baca Juga

Tim DVI Terima 16 Kantong Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ-182

Seperti diketahui, Tim Inavis Polri telah mengidentifikasi satu jenazah penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu. Satu jenazah itu diketahui bernama Okky Bisma.

Teridentifikasinya Jenazah Okky lantaran tim DVI Polri telah melakukan pencocokan sidik jari pada potongan tubuh yakni tangan bagian kanan dengan sebuah alat yang terhubung dengan Dukcapil Kemendagri berdasarkan rekam e-KTP. (Knu)

#Sriwijaya Air #Pesawat Jatuh #Pesawat Hilang #Budi Karya Sumadi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Kata-Kata Terakhir Pilot K2 Airways Pakistan Sebelum Hilang di Atas Laut Arab
Pilot K2 Airways sempat mengucapkan kata-kata terakhir “Rolling or floating, 1732” sebelum pesawat Boeing 737 hilang kontak di Laut Arab, bangkai ditemukan 53 mil laut selatan Ormara, investigasi masih berlangsung.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Juli 2026
Kata-Kata Terakhir Pilot K2 Airways Pakistan Sebelum Hilang di Atas Laut Arab
Dunia
12 Jam Hilang Kontak, Bangkai Boeing K2 Airways Ditemukan di Pantai Ormara Pakistan
Pesawat kargo Boeing 737-400 K2 Airways hilang kontak 12 jam di Laut Arab, ditemukan 53 mil laut selatan Ormara Pakistan, 5 awak masih dicari, investigasi penyebab musibah berlangsung.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Juli 2026
12 Jam Hilang Kontak, Bangkai Boeing K2 Airways Ditemukan di Pantai Ormara Pakistan
Indonesia
KPK Dalami Aliran Dana Suap DJKA, Eks Menhub Budi Karya Bakal Diperiksa Lagi
KPK akan kembali memanggil eks Menhub, Budi Karya Sumadi. Hal itu terkait kasus suap proyek DJKA.
Soffi Amira - Kamis, 21 Mei 2026
KPK Dalami Aliran Dana Suap DJKA, Eks Menhub Budi Karya Bakal Diperiksa Lagi
Indonesia
Eks Menhub Budi Karya Sumadi Kembali Mangkir dari Panggilan KPK, Alasannya Sakit
Eks Menhub, Budi Karya Sumadi, kembali mangkir dari panggilan KPK. Pemanggilan itu terkait kasus dugaan suap DJKA Kemenhub.
Soffi Amira - Senin, 02 Maret 2026
Eks Menhub Budi Karya Sumadi Kembali Mangkir dari Panggilan KPK, Alasannya Sakit
Indonesia
Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan Produksi 2013, Rawat Rutin Terakhir 15 Februari
Pelita Air Service memastikan pesawatnya yang jatuh mendistribusi program BBM Satu Harga dalam kondisi layak terbang, meski sudah berusia di atas 10 tahun.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Februari 2026
Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan Produksi 2013, Rawat Rutin Terakhir 15 Februari
Indonesia
Pertamina Cari Pengganti Pesawat Jatuh Buat Amankan Pasokan BBM Kalimantan Utara
Pertamina Patra Niaga terus melakukan koordinasi intensif dengan operator penerbangan, mitra dan tim di lapangan, untuk memonitor distribusi BBM ke wilayah tersebut tetap dapat terlayani.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 20 Februari 2026
Pertamina Cari Pengganti Pesawat Jatuh Buat Amankan Pasokan BBM Kalimantan Utara
Indonesia
Pilot Pelita Air Service Berhasil Dievakuasi dari Lereng Pegunungan Pabetung Remayo
Pesawat dengan call sign PK-PAA jenis Air Tractor AT802 tersebut sejatinya sedang menjalankan misi penting mengangkut bahan bakar minyak
Angga Yudha Pratama - Kamis, 19 Februari 2026
Pilot Pelita Air Service Berhasil Dievakuasi dari Lereng Pegunungan Pabetung Remayo
Indonesia
Pesawat BBM Rute Long Bawan-Tarakan Jatuh, Sinyal Darurat Sempat Terdeteksi
Pesawat Air Tractor AT-802 pengangkut BBM jatuh di Krayan, Nunukan, Kalimantan Utara. Pilot dinyatakan meninggal, penyebab masih diselidiki.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 19 Februari 2026
Pesawat BBM Rute Long Bawan-Tarakan Jatuh, Sinyal Darurat Sempat Terdeteksi
Indonesia
Pesawat Pelita Air Pembawa BBM Alami Kecelakaan Maut di Nunukan, Pilot Dipastikan Gugur
Sebelum hilang kontak, pilot sempat berkomunikasi dengan petugas Air Traffic Controller (ATC) Tarakan pada pukul 12.24 WITA
Angga Yudha Pratama - Kamis, 19 Februari 2026
Pesawat Pelita Air Pembawa BBM Alami Kecelakaan Maut di Nunukan, Pilot Dipastikan Gugur
Indonesia
KPK Sebut Eks Menhub Budi Karya Tak Bisa Penuhi Panggilan Hari Ini, Ada Agenda Lain
Eks Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi sedianya diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
Frengky Aruan - Rabu, 18 Februari 2026
KPK Sebut Eks Menhub Budi Karya Tak Bisa Penuhi Panggilan Hari Ini, Ada Agenda Lain
Bagikan