Kesehatan

Mengonsumsi 30 Tanaman Praktis dengan Cold Pressed Juice

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 29 September 2021
Mengonsumsi 30 Tanaman Praktis dengan Cold Pressed Juice

Cold Pressed amat menyehatkan. (Foto: Unsplash: Alex Lvrs)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BERBAGAI jenis tanaman memberikan manfaat kesehatan pada tubuh kamu. Namun, apakah kamu harus mengonsumsi seluruh jenis tanaman yang mungkin sulit juga ditemukan? Pasti agak repot ya.

Untung saja, ada solusi praktis agar kamu bisa mengonsumsi tanaman sehat ini. Kamu cukup mengonsumsi cold pressed juice. Kemasannya juga sederhana, sehingga kamu bisa mengonsumsinya dengan mudah di mana saja.

Baca Juga:

Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengonsumsi Jus Sayuran?

Riset terakhir American Gut Project menemukan peserta yang konsumsi minimal 30 tanaman setiap minggu mempunyai daya tahan tubuh dan kesehatan yang lebih baik. Sayangnya kebanyakan masyarakat hanya konsumsi kurang dari 5-10 tanaman setiap minggunya.

Minum jus sayur dan buah lebih praktis. (Foto: Unsplash/Nathan Dumlao)

Setelah proses riset yang cukup panjang selama hampir satu tahun, paket minuman detox cold pressed juice kini diluncurkan. Menurut berita pers yang diterima merahputih.com, paket minuman ini mengandung 30 tanaman yang mengandung banyak nutrisi dibutuhkan oleh tubuh.

Paket Detox Original dibuat dengan tiga prinsip utama yakni konsumsi 30 tanaman setiap minggu, istirahat makan satu hari setiap minggu, dan minuman segar (minimally processed). Selain terbuat dari tanaman, minuman ini dibuat tanpa bahan tambahan seperti gula, garam, minyak, lemak, stabilizer,dan pengawet.

Baca Juga:

Bosan Minum Jus Jeruk? Ganti dengan Jus Tomat yang Tidak Kalah Menyehatkan

Rutin mengonsumsi minuman ini satu hari setiap minggu akan membantu daya tahan tubuh, hormon seimbang, dan mengontrol nafsu makan. Ada dua rasa pada minuman ini yang menggugah selera yakni Jamu Urip Urup dan Aurora. Jamu Urip Urup adalah jamu kunyit asem yang dibuat dengan teknologi cold pressed. Sedangkan Aurora adalah susu kurma nabati (plant-based) dengan rasa melon hasil teknologi cold pressed.

Mengandung 500 gram sayur dan buah. (Foto: Istimewa)

Setiap satu botol ukuran 330ml minuman ini terbuat dari 500 gram sayur dan buah. Lalu setiap paket detox selalu dibuat berdasarkan jurnal medis dan studi kasus pelanggan yang dilakukan oleh tim riset medis. Dengan begitu, khasiat dari minuman ini benar-benar sudah terjamin.

Paket minuman ini sudah tersedia sejak 27 September 2021. Kamu bisa membelinya melalui website resmi nakedpress atau melalui pesan WhastApp. Jika ingin membeli langsung, kamu bisa membelinya melalui gerai yang tersebar di dua mal Jakarta, yakni Kota Kasablanka dan Neo soho. (ikh)

Baca Juga:

Studi: Olahraga Lari Membuatmu Lebih Bahagia

#Jus Buah #Jus Sayur #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Bagikan