Kesehatan Kulit

Hilangkan Tato Pakai Laser, Aman enggak Sih?

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 16 Agustus 2021
Hilangkan Tato Pakai Laser, Aman enggak Sih?

Mengenal tingkat keamanan menghilangkan tato dengan laser (Foto: savedtattoo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ADA sejumlah cara untuk menghapus tato. Salah satu cara yang umum ialah dengan menggunakan laser. Namun, apakah prosedur menghilangkan tato dengan laser aman?

Menurut dokter spesialis kulit dan kelamin, dr Amaranila Lalita Drijono, SpKK, FINSDV FAADV, menghilangkan tato dengan menggunakan laser merupakan prosedur yang aman.

Baca Juga:

Uniknya Tato Ultraviolet

"Tingkat keamanannya tinggi asal dilakukan oleh dokter yang kompeten dan sesuai bidangnya serta menguasai alat laser itu sendiri," tutur Amaranila seperti dilansir ANTARA.

Menghilangkan tato dengan menggunakan laser merupakan prosedur yang aman. (Foto: savedtatto)

Pada bidang dermatologi, teknologi laser awalnya digunakan untuk mengobati bayi dengan tanda lahir, lantaran dianggap akan sangat menggangu perkembangan mereka dari secara fungsi dan rasa percaya diri.

"Jadi bisa dipastikan aman, karena awalnya saja teknologi laser dipakai untuk bayi, apalagi untuk dewasa," tambahnya.

Kendati begitu, Amaranila menjelaskan perlu adanya perawatan khusus setelah tindakan laser. Karena itu, menurutnya sebelum melakukan tindakan, harus ada konsultasi dan evaluasi untuk mengetahui apakah pasien tersebut bisa untuk melakukan prosedur tersebut.

Selain itu, Amaranila pun menambahkan, komitmen pasien untuk menjalankan anjuran dokter sangat diperlukan dalam menentukan keberhasilan tindakan.

Baca Juga:

Seorang Perempuan Cetak Rekor Dunia dengan Tato Eminem Terbanyak di Tubuhnya

Butuh sekitar enam bulan setelah tindakan agar tato benar-benar bisa hilang. Dengan tindakan serta perawatan setelah prosedur tersebut, jaringan kulit tidak akan rusak.

"Laser hanya bekerja bila ada targetnya, contoh targetnya yakni pigmen kulit untuk hilangkan tato, pilih panjang gelombang khusus untuk pigmen, ini sangat spesifik. Tindakan yang sangat presisi dan diatur kedalamannya akan mengurangi luka yang tidak diinginkan sehingga pemulihan cepat," jelas Amaranila.

Menghilangkan tato dengan laser dinilai tidak terlalu sakit. (Foto: glamour)

Menurut Amaranila, menghilangkan tato dengan laser dinilai tidak terlalu sakit, karena rasa sakit bisa ditoleransi dengan salep bius lokal atau alat bantu lainnya.

Selain untuk menghilangkan tato, tindakan laser pun dapat digunakan untuk menghilangkan rambut pada bagian tubuh tertentu.

Tindakan laser itu bisa juga untuk menstimulasi jaringan. Seperti adanya luka, bisa memperbaiki stimulasi jaringan sehat, untuk menutupi luka itu. (Ryn)

Baca Juga:

Tato 'Double Vision' Jadi Viral di Internet, Intip Penampakannya

#Kesehatan #Kesehatan Kulit #Tato #Seni Tato
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan