Uniknya Tato Ultraviolet
Tato UV hanya bisa terlihat dengan bantuan sinar ultraviolet (Foto: instagram @uvtattoos)
BILA kamu ingin terlihat menonjol di rave party atau hanya ingin merahasiakan kecintaanmu pada tato, tato UV bisa kamu pertimbangkan.
Kendati sudah ada selama berathun-tahun, tato UV baru dikenal sebagai tato cahaya hitam. Tato jenis ini semakin populer, baik di kalangan penonton klub yang mendambakan perhatian, maupun pencinta tato yang ingin menonjolkan tinta tradisional mereka dalam kondisi tertentu.
Baca Juga:
Seorang Perempuan Cetak Rekor Dunia dengan Tato Eminem Terbanyak di Tubuhnya
Kemudian, ada kategori ketiga, orang -orang yang ingin agar tinta mereka hampir tidak terlihat dalam kehidupan sehari-hari. Hanya ingin menampilkan tato dengan segala kemuliaan di bawah sinar ultraviolet. Apapun masalahnya, ada beberapa hal menarik yang harus kamu ketahui tentang tato yang menarik ini.
Partama-tama, kesalahpahaman umum tentang tato tidak terlihat, dan bahwa mereka bersinar dalam gelap. Mereka pasti tidak bisa bersinar sendiri, mereka membutuhkan Ultra Violet untuk itu. Jadi. bila kamu hanya ingin terlihat dalam kegelapan yang pekat, sebaiknya kamu pilih tato lain.
Kedua, cat tato UV jauh lebih tipis dibanding cat tato biasa. Jadi, kamu perlu memastikan bahwa seniman yang mengaplikasikannya memiliki pengalaman bekerja dengan cat UV, karena hasilnya bisa berbahaya.
WArna merah mdua yang tidak terlihat pun lebih serin disingkirkan oleh kulit. Bahkan, dalam beberapa kasus terjadi iritasi sangat parah, sehingga tintanya harus dihilangkan.
Baca Juga:
Tato 'Double Vision' Jadi Viral di Internet, Intip Penampakannya
Tato yang tidak terlihat sebenarnya tidak terlihat, setidaknya dalam satu atau dua tahun pertama, hingga garis-garis cokelat yang terangkat memudar sepenuhnya. Tato menjadi lebih sulit untuk dilihat setiap bulan, sampai menjadi hmapir tidak terlihat dengan mata telanjang.
Karena tinta tato UV mengandung fosfor untuk mendapatkan efek glow in the dark, ada yang menyatakan bahwa dosis yang cukup bisa menyebabkan masalah kesehatna yang serius.
MEskipun belum bisa dibuktikan secara ilmiah, sejauh ini tato artis yang pernah mengerjakan tato UV melaporkan tidak ada masalah besar.
"Saya hanya melihat satu dari 25 orang bereaksi buru. Mereka memiliki beberapa bekas luka dan iritasi, dan kehilangan cahaya," jelas Seniman Tato, Samantha Ceora, seperti yang dikutip dari laman odditycentral.
kSY" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen>
Bicara soal hilangnya cahaya, tato yang tidak terlihat bisa bertahan hingga lima tahun sebelum mulai memudar. Tetapi kulit setiap orang berbeda, dan menghormati instruksi perawatan setelahnya, sangat penting untuk memastikan tinta bertahan selama mungkin.
Tato UV paling sering digunakan untuk menonjolkan desain bertinta dengan tinta tato tradisional. Namun, bila dilakukan oleh seniman tato berpengalaman dengan menggunakan bahan yang tepat, tato ini hampir tak terlihat dalam cahaya biasa. (Ryn)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Geger Tukang Es Gabus Spons Ngaku Dipukul, Polda Metro Jaya Bongkar Fakta Asli Bhabinkamtibmas
Lirik Lagu “Gong Xi Gong Xi” yang Selalu Mengiringi Perayaan Imlek
Polisi Temukan Tabung Pink dan Bercak Darah di Apartemen Lula Lahfah
Pedagang Es Gabus Terima Bantuan TNI usai Difitnah Pakai Spons, Dapat Kulkas hingga Dispenser
Polisi Ungkap Alasan Lepas Pasutri Viral yang Pukul Pengendara Motor di Palmerah, Identitas 'Pak Joko' Perlahan Mulai Terendus
Komisi III DPR Desak Kasus Jambret Mati Karena Dikejar Hogi Minaya Dihentikan, Bukan Restorative Justice
Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas
Abu Rokok Kena Orang, Disiram Air Malah Ngamuk: Pasutri di Palmerah Lupa Pakai Helm Tapi Ingat Cara Memaki dan Memukul
Beauty Science Tech 2026, Satukan Sains, Teknologi, dan Dampak Bermakna
Perancang Busana Italia Valentino Meninggal Dunia di Usia 93 Tahun