Kaleidoskop 2021

Mengintip Pasar Aset Kripto di Sepanjang Tahun 2021

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Rabu, 29 Desember 2021
Mengintip Pasar Aset Kripto di Sepanjang Tahun 2021

Mengintip pasar kripto di sepanjang tahun 2021 (Foto: crypto-news)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEPANJANG tahun 2021, terjadi pasang surut beberapa aset kripto kapitalisasi besar (big cap), seperti Bitcoin, Ethereum dan sebagainya.

Tetapi, nilai dari aset kripto terpopuler, Bitcoin, saat ini mengalami penurunan hampir 30 persen dari rekor tertinggi, yakni di kisaran harga USD 69.000 atau sekitar Rp981 juta yang berhasil dicapainya pada November lalu.

Dengan begitu, dapat dilihat bahwa sepanjang tahun ini pergerakan Bitcoin sangat tidak menentu.

Baca Juga:

Waspadai Aplikasi Penambang Palsu Kripto di Android

aset kripto masih tergolong favorit dan salah satu jenis investasi yang cukup ramai diminati (Foto: Pixaba/davidmcbee)

"Banyak faktor penyebab lesunya market aset kripto belakangan ini, khususnya Bitcoin, Ethereum dan lainnya. Kebijakan pengawasan yang bakal semakin ketat, investor yang wait and see atau bahkan ada yang cut loss untuk kebutuhan akhir tahun, sehingga akan cenderung stagnan beberapa bulan ke depan," ujar kata Afid Sugiono, Trader Tokocrypto, pada siaran pers yang diterima merahputih.com.

Selain itu, Afid menambahkan, meski pergerakan Bitcoin dan lainnya cukup liar, tak dapat dipungkiri bahwa aset kripto itu masih tergolong favorit dan salah satu jenis investasi yang cukup ramai diminati.

Sejauh ini kebanyakan aset kripto big cap, khususnya Bitcoin sedang menunjukan siklus pengulangan. Bukan tidak mungkin di kemudian hari Bitcoin dan kripto bisa semakin luas diterima oleh masyarakat.

"Fundamental Bitcoin yang bagus, ditambah dengan kepercayaan investor terhadap Bitcoin sudah semakin meningkat, tentu harganya cenderung akan terus naik setiap tahunnya, dan tentu ini bisa dijadikan suatu aset masa depan," jelas Afid.

Bagi masyarakat yang ingin mempelajari investasi aset kripto dan ekosistem blockchain lainnya, kamu bisa instal aplikasi Kriptoversity yang saat ini tersedia di Google Play Store.

Selain itu, kamu bisa memanfaatkan tools atau insight di Tokocrypto insights.tokocrypto.com/signal yang bekerja sama dengan KepingAI, untuk dapatkan pemahaman terkait koin/token di market sebelum melakukan investasi.

Di Indonesia, sektor investasi aset kripto akan kembali bergeliat dan memasuki babak baru. Apabila tidak ada halangan, pemerintah dalam hal ini Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), akan meluncurkan bursa kripto paling lambat awal tahun 2022.

Perihal efek dari industri aset kripto, Ketua Asprakindo, yang juga COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda, mengatakan, saat ini bisa terlihat bahwa aset kripto bertumbuh secara positif.

Baca Juga:

Harga Bitcoin Naik Kembali ke Level Rp570 jutaan

penipuan di dunia cryptocurrency telah menghasilkan lebih dari USD 7,7 miliar atau sekitar Rp 109 triliun (Foto: Pixabay/tambark)

Dengan pertumbuhan yang cukup masif, salah satu yang ditargetkan ialah hadirnya bursa kripto di Indonesia.

"Kami sangat mendukung hal ini karena dengan adanya bursa kripto akan sangat membantu meningkatkan kepercayaan investor untuk berinvestasi di aset kripto serta menciptakan iklim ekosistem aset kripto yang matang," jelas Harmanda.

Sementara itu, pria yang akrab disapa Manda tersebut menambahkan, bahwa disisi lain, menunjukan aset kripto merupakan salah satu instrumen investasi yang diakui, dan potensial bagi pemerintah.

Seperti halnya bursa saham, bursa kripto akan menjadi pasar, di mana aset-aset kripto ditransaksikan. Masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk menginvestasikan dananya, tidak sebatas pada instrumen ivnetasi konvensional, seperti halyna saham, reksa dana, obligasi, emas dan properti.

Disamping pertumbuhan yang cukup masif, laporan terbaru dari firma riset, Chainalysis, mengungkapkan bahwa penipuan di dunia cryptocurrency telah menghasilkan lebih dari USD 7,7 miliar atau sekitar Rp 109 triliun dari investor sepanjang tahun 2021

Secara keseluruhan, penipuan kripto meningkat tajam sebanyak 81 persen, dibanding tahun 2020 lalu. Adapun bentuk penipuan paling umum yaitu peretasan akun dan peniputan proyek aset kripto, yang melarikan diri dengan uang investor.

Untuk menghindari peretasan dan penipuan di industri aset kripto, Tokocrypto juga mewajibkan pakai 2FA SMS dan Google Authenticator sebagai pelapis keamanan ganda.

Google Authenticator memiliki banyak kelebihan, karena lebih aman dari peretasan. Sistem keamanannya terenkripsi, tidak tergantung jaringan pihak ketiga, praktis dan kompatibel untuk seluruh sistem operasi smartphone.

"Verifikasi dua langkah yang dilengkapi dengan Google Authenticator akan jauh lebih aman.Selain lebih aman daripada SMS, aplikasi autentikasi lebih cepat tanpa bergantung dengan sinyal dan operator seluler," ujar Rieka Handayani, VP Corporate Communication Tokocrypto. (Ryn)

Baca Juga:

Elon Musk Ingin Bitcoin Ramah Lingkungan

#Kaleidoskop 2021 #Kripto #Mata Uang Digital
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Lainnya
Perdagangan Derivatif Kripto di Pintu Futures Meningkat, Strategi Short dan Long Jadi Idola Baru
Perdagangan derivatif crypto membuka kesempatan bagi trader untuk mengoptimalkan strategi trading dalam berbagai kondisi pasar
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Januari 2026
Perdagangan Derivatif Kripto di Pintu Futures Meningkat, Strategi Short dan Long Jadi Idola Baru
Lifestyle
5 Tren Utama Kripto 2026: Dari Dominasi Neobank Hingga Lonjakan Pasar Prediksi
Saat ini, ada lebih dari lima pemain besar di sektor neobank kripto. Revolut, Kast, Ether.fi, Rain, Tria, dan Reddotpay adalah beberapa di antaranya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
5 Tren Utama Kripto 2026: Dari Dominasi Neobank Hingga Lonjakan Pasar Prediksi
Lifestyle
Pengguna Pintu Futures Naik 37 Persen di Tengah Penurunan BTC 2025
Tingginya minat ini didorong oleh kemampuan leverage yang memperbesar posisi modal serta akses perdagangan nonstop 24 jam
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 Desember 2025
Pengguna Pintu Futures Naik 37 Persen di Tengah Penurunan BTC 2025
Lifestyle
Strategi Buy The Dip Kripto 2025, Begini Cara Cuan Saat Harga Turun
Buy the dip sendiri merupakan strategi investasi yang umum digunakan di pasar crypto dan saham
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Desember 2025
Strategi Buy The Dip Kripto 2025, Begini Cara Cuan Saat Harga Turun
Lifestyle
DCA Jadi Solusi Sederhana Tapi Efektif Tanpa Takut Terjebak Volatilitas Ekstrem
DCA crypto memang bisa membantu mengurangi risiko membeli di harga puncak, tapi tidak memberikan perlindungan penuh jika pasar jatuh terus-menerus
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Desember 2025
DCA Jadi Solusi Sederhana Tapi Efektif Tanpa Takut Terjebak Volatilitas Ekstrem
Berita
Pintu Gandeng OJK Edukasi Aset Kripto di Kampus Binus
Industri kripto menunjukkan pertumbuhan pesat secara global
Angga Yudha Pratama - Kamis, 11 Desember 2025
Pintu Gandeng OJK Edukasi Aset Kripto di Kampus Binus
Lifestyle
Genius Act Stablecoin dan Tokenisasi RWA Dinilai Bakal Jadi 'Game Changer' Kripto 5 Tahun ke Depan
Dampak Spot Bitcoin ETF, Regulasi GENIUS Act stablecoin, dan Tokenisasi RWA yang didukung OJK
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 November 2025
Genius Act Stablecoin dan Tokenisasi RWA Dinilai Bakal Jadi 'Game Changer' Kripto 5 Tahun ke Depan
Berita
5 Aplikasi Terbaik untuk Beli Saham Global 2025: NVIDIA, Tesla, Apple, hingga Meta
Simak 5 platform terbaik 2025 lengkap dengan fitur dan keunggulannya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 November 2025
5 Aplikasi Terbaik untuk Beli Saham Global 2025: NVIDIA, Tesla, Apple, hingga Meta
Berita
Pasar Crypto Bergejolak, Intip 3 Altcoin Potensial untuk Akhir Pekan
Analisis ICP, MOVE, dan AXS di tengah volatilitas crypto akhir pekan. Temukan peluang trading dari fundamental, teknikal, hingga sentimen pasar terbaru.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 November 2025
Pasar Crypto Bergejolak, Intip 3 Altcoin Potensial untuk Akhir Pekan
Indonesia
Industri Kripto Bisa Ciptakan 1,2 Juta Kesempatan Kerja, Ini 5 Hal Yang Perlu Diperbaiki
Penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi ini akan terwujud apabila pendapatan dari aktivitas perdagangan kripto dialirkan kembali ke sektor riil melalui konsumsi dan investasi domestik.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Oktober 2025
Industri Kripto Bisa Ciptakan 1,2 Juta Kesempatan Kerja, Ini 5 Hal Yang Perlu Diperbaiki
Bagikan