Kesehatan

Menggunakan Benang Gigi Penting Tidak Sih?

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 24 Desember 2019
Menggunakan Benang Gigi Penting Tidak Sih?

Pakai benang gigi dulu sebelum menyikat gigi (Foto: momscleanairforce.org)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBERAPA sering kamu menggunakan benang gigi atau floss? Agaknya kamu tidak terlalu memikirkan hal itu. Ya, kebanyakan orang, mungkin termasuk kamu lebih mengandalkan sikat gigi untuk membersihkan kotoran pada mulut dan gigi. Lalu, sebenarnya, penting tidak sih menggunakan benang gigi?

Melansir Men's Health, rupanya membersihkan gigi menggunakan sikat gigi saja tidak cukup. Gigi kamu tidak akan bersih secara maksimal. Hal ini dikarenakan sikat gigi tidak bisa menjangkau kotoran pada sela-sela gigi yang sempit.

Baca juga:

Ihhh...Mulutnya Bau! Hilangkan dengan Cara Ini

Studi terbaru yang diterbitkan dalam Journal of Periodontology pada tahun 2018 mengungkapkan membersihkan gigi harus dengan dua tahapan. Pertama menggunakan benang untuk membersihkan kotoran pada sela gigi. Baru setelahnya menggunakan sikat gigi untuk menyikat seluruh area mulut dan bagian gigi lainnya.

Kombinasi benang gigi dan sikat gigi membuat gigi bersih secara maksimal (Foto: Unsplash/Lesly Juarez)

Selain itu, Bryan J. Frantz, DMD, Presiden American Academy of Periodontology, mengatakan kombinasi benang gigi dan sikat gigi akan mencegah timbulnya plak gigi. Ini merupakan penyebab utama terjadinya radang pada gusi. "Itu satu-satunya hal terpenting yang dapat Anda lakukan untuk mencegah radang gusi dan penyakit periodontal, "katanya.

Baca juga:

Mau Gigi Seputih Salju? Pakai Cara Ini

Jangan anggap remeh penyakit periodontal. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit kronis paling umum di dunia. Bahkan, penyakit ini bisa menjadi bahaya besar bagi kesehatan tubuhmu secara keseluruhan karena dapat menimbulkan penyakit lainnya.

Penyakit periodontal bisa sebabkan diabetes (Foto: Unsplash/PhotoMIX Ltd.)

Penyakit periodontal dapat meningkatkan risiko terkena penyakit serius semisal diabetes, penyakit jantung, dan penyakit Alzheimer. Penyakit ini juga dapat melemahkan tulang dan jaringan yang mengelilingi dan mendukung gigi. Sehingga jika tidak diobati, gigi akan goyang, bahkan bisa copot.

Yuk sahabat Merah Putih, mulai sekarang jangan cuma bersihkan gigimu dengan sikat gigi. Pakai benang gigi terlebih dulu sebelum menyikatnya. Gigi kamu pun akan sehat dan bebas dari bakteri secara keseluruhan. (ikh)

Baca juga:

Inilah yang Rokok Rusak pada Gigi, Masih Mau Merokok?

#Kesehatan #Gigi #Sikat Gigi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Bagikan