Mengerikan! Gara-gara Hujan, 167 Nyawa Melayang

Thomas KukuhThomas Kukuh - Kamis, 07 September 2017
Mengerikan! Gara-gara Hujan, 167 Nyawa Melayang

Banjir yang melanda porvinsi Punjab di Pakistan. (dawn.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Musim hujan yang melanda Pakistan begitu mengerikan. Betapa tidak, sejak kedatangannya pada Juni lalu, beberapa daerah di Pakistan mengalami banjir bandang dan telah menewaskan 167 orang. Tak hanya itu, 164 orang dikabarkan mengalami luka-luka dan 440 rumah rusak.

Lembaga Penanganan Bencana Nasional Pakistan (NDMA) dalam siaran persnya yang dikutip Xinhua, Rabu (6/9) malam menyebutkan bahwa daerah yang paling parah mengalami bencana karena musim hujan adalah Provinsi Punjab di bagian timur dan Sindh di bagian selatan Pakistan. Jumlahnya 38 korban jiwa di masing-masing provinsi tersebut.

Hujan lebat telah membuat ribuan orang kehilangan tempat tinggal, dan memaksa mereka tinggal di tempat terbuka. Hingga Kamis (7/9) pagi, beberapa tim NDMA dan pemerintah provinsi masih terus melakukan operasi pertolongan dan bantuan di daerah yang terpengaruh.

NDMA menyebutkan, pihaknya telah menyediakan sebanyak 873 tenda, 1.150 tas makanan yang berisi gandum, beras dan bahan makanan lain. Mereka juga telah membagikan 590 selimut dan 1.400 kantung tidur untuk orang yang mengungsi.

Selain itu, NDMA juga sudah mengirim tiga perahu untuk menyelamatkan orang yang terjebak di Karachi, Ibu Kota Provinsi yang dilanda bencana di Sindh.

Hujan pada musim penghujan mengguyur Pakistan setiap tahun pada Juni. Biasanya akan berakhir pada pekan pertama September. Selama masa itu, negeri tersebut menerima hujan lebat, yang mengakibatkan banjir di berbagai daerah. (*/ant)

#Pakistan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kapal Selam Militer Pakistan Sandar di Tanjung Priok Bukan Sekadar Singgah
Tiga kapal perang Pakistan, PNS Taimur, Hangor, dan PNS Aslat, bersandar di Jakarta untuk kunjungan kehormatan.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Kapal Selam Militer Pakistan Sandar di Tanjung Priok Bukan Sekadar Singgah
Dunia
Pakistan Kembali Lancarkan Serangan Militer ke Afghanistan
Beberapa putaran perundingan sebelumnya telah digelar di Qatar, Turki, dan Arab Saudi, tetapi tidak membuahkan hasil.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026
 Pakistan Kembali Lancarkan Serangan Militer ke Afghanistan
Dunia
Perundingan AS-Iran Ditunda, Pakistan Optimistis Negosiasi akan Dibuka Lagi
Pakistan mengatakan perpanjangan gencatan senjata akan memungkinkan upaya diplomatik terus berlanjut.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Perundingan AS-Iran Ditunda, Pakistan Optimistis Negosiasi akan Dibuka Lagi
Dunia
KSAD Pakistan Jenderal Asim Munir Jadi Kunci Nasib Perundingan Iran-AS Tahap 2
Hasil kunjungan delegasi Pakistan, selaku mediator, ke Ibu Kota Teheran akan menentukan nasib kelanjutan perundingan tahap dua antara Iran dan Amerika Serikat.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 April 2026
KSAD Pakistan Jenderal Asim Munir Jadi Kunci Nasib Perundingan Iran-AS Tahap 2
Dunia
Cerita Pakistan Menjadi Penengah AS dan Iran untuk Kesepakatan Gencatan Senjata
Selama beberapa minggu terakhir, Pakistan telah bertindak sebagai perantara antara Iran dan Amerika Serikat dengan menyampaikan pesan di antara kedua pihak.
Dwi Astarini - Rabu, 08 April 2026
Cerita Pakistan Menjadi Penengah AS dan Iran untuk Kesepakatan Gencatan Senjata
Indonesia
Konflik Pakistan-Afghanistan Memanas, DPR Desak Opsi Evakuasi WNI Disiapkan
Konflik Pakistan–Afghanistan memanas usai serangan ke Kabul. DPR desak Kemlu siaga lindungi WNI dan siapkan opsi evakuasi jika situasi memburuk.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 28 Februari 2026
Konflik Pakistan-Afghanistan Memanas, DPR Desak Opsi Evakuasi WNI Disiapkan
Dunia
Pakistan dan Afghanistan Perang Terbuka, 133 Anggota Taliban Dikabarkan Tewas
Lebih dari 80 tank, meriam artileri, dan kendaraan lapis baja pengangkut personel milik Afghanistan telah dihancurkan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 27 Februari 2026
Pakistan dan Afghanistan Perang Terbuka, 133 Anggota Taliban Dikabarkan Tewas
Indonesia
Indonesia Usulkan Lanjutan Negosiasi CEPA dengan Pakistan, Target Rampung 2027
Indonesia mendorong perluasan kerja sama ekonomi dengan Pakistan melalui CEPA. Negosiasi diusulkan berlanjut pada awal 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 11 Januari 2026
Indonesia Usulkan Lanjutan Negosiasi CEPA dengan Pakistan, Target Rampung 2027
Indonesia
Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia-Pakistan Dukung Kemerdekaan Palestina, Serukan Two-State Solution
Kedua negara membahas penguatan kerja sama serta menyelaraskan kebijakan luar negeri, terutama terkait dengan isu kemanusiaan di Gaza, Palestina. ?
Dwi Astarini - Rabu, 10 Desember 2025
Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia-Pakistan Dukung Kemerdekaan Palestina, Serukan Two-State Solution
Indonesia
Pakistan Ingin Keseimbangan Dagang Dengan Indonesia, Tawarkan Kerja Sama IT dan Agrikultur
Nilai perdagangan bilateral kedua negara saat ini telah mencapai sekitar USD 4,5 miliar.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Desember 2025
Pakistan Ingin Keseimbangan Dagang Dengan Indonesia, Tawarkan Kerja Sama IT dan Agrikultur
Bagikan