Kesehatan

Mengenal Vaskulitis, Penyakit Autoimun yang Sempat Diderita Ashton Kutcher

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 16 Agustus 2022
Mengenal Vaskulitis, Penyakit Autoimun yang Sempat Diderita Ashton Kutcher

Penyakit vaskulitis untuk sementara menghilangkan kemampuan Ashton Kutcher untuk melihat, mendengar, dan berjalan. (Foto: Wikimedia Commons)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PADA episode terbaru tayangan National Geographic berjudul Running Wild with Bear Grylls: The Challenge, Grylls ditemani Ashton Kutcher di hutan, dan membuka diri dengan menceritakan tentang salah satu momen paling menakutkan dalam hidupnya.

Dalam klip eksklusif yang diperoleh Access Hollywood, aktor tersebut mengungkapkan bahwa ia mengalami vaskulitis langka yang untuk sementara menghilangkan kemampuannya untuk melihat, mendengar, dan berjalan.

“Kira-kira dua tahun lalu, saya mengalami bentuk vaskulitis yang aneh dan sangat langka, yang seperti melumpuhkan penglihatan saya, melumpuhkan pendengaran saya, semua keseimbangan saya,” jelas aktor berusia 44 tahun itu.

Baca juga:

Menyelami 150 Jenis Autoimun

Mengenal Vasculitis, Penyakit Autoimun yang Sempat Diderita Ashton Kutcher
Pada tahun ketika kondisi itu terjadi, Kutcher mampu membangun kembali kesehatannya. (Foto: Twitter/@aplusk)

Menurut Arthritis Foundation di AS, vaskulitis adalah penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan dan penyempitan pembuluh darah vital yang membawa darah ke dan dari jantung dan organ-organ tubuh lain.

Penyempitan terjadi karena sistem kekebalan tubuh keliru mengidentifikasi pembuluh darah sebagai musuh asing dan menyerang mereka. Dalam beberapa kasus, kondisi ini memotong suplai darah penting dan dapat menyebabkan kerusakan organ atau kematian.

Ada berbagai jenis vaskulitis, yaitu pembuluh besar, pembuluh sedang, dan pembuluh kecil, tetapi Kutcher tidak mengungkapkan jenis penyakit yang dia alami. Biasanya gejala hanya terjadi sekali, atau beberapa kali selama beberapa tahun. Gejala lain termasuk demam, kelelahan, penurunan berat badan, sakit umum, dan nyeri.

Pada tahun ketika kondisi itu terjadi, Kutcher mampu membangun kembali kesehatannya. Namun, dia terus mengumpulkan pembelajaran dari pengalamannya. “Kamu tidak benar-benar menghargai sesuatu, sampai itu hilang,” katanya kepada Grylls.

Baca juga:

Tanpa Penanganan Tepat, Penyakit Autoimun Kulit Munculkan Komplikasi

Mengenal Vasculitis, Penyakit Autoimun yang Sempat Diderita Ashton Kutcher
Vaskulitis adalah penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan dan penyempitan pembuluh darah vital. (Foto: 123RF/lculig)

"Sampai kamu berpikir, 'Saya tidak tahu apakah saya akan dapat melihat lagi, saya tidak tahu apakah saya akan dapat mendengar lagi, saya tidak tahu apakah saya akan bisa berjalan lagi',” ujarnya. Dia menambahkan, bahwa dia beruntung masih hidup. Dia pun merasa, sekarang memiliki lebih banyak perspektif daripada sebelumnya.

“Begitu kamu mulai melihat hambatan sebagai hal yang dibuat untuk dirimu, untuk memberimu apa yang dibutuhkan, maka hidup mulai menyenangkan, bukan? Kamu mulai berselancar di atas masalah, alih-alih hidup di bawahnya,” jelas Kutcher.

Bintang No Strings Attached itu masih terus maju, dan bahkan mengunggah tentang pengalaman itu di Twitter setelah cuplikan Running Wild ditayangkan.

“Sebelumnya ada banyak rumor/obrolan/apa pun di luar sana. Ya, saya mengalami episode vaskulitis langka 3 tahun yang lalu/ Saya mengalami beberapa gangguan pendengaran, penglihatan, masalah keseimbangan setelahnya. Saya pulih sepenuhnya. Semuanya bagus,” demikian tulis Kutcher. (aru)

Baca juga:

Polusi Udara Berperan dalam Peningkatan Kasus Autoimun

#Kesehatan #Aktor Hollywood #Penyakit Autoimun
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Gigi Sudah Berlubang Parah Belum Tentu Harus Dicabut, Dokter Ungkap Alasannya
Gigi berlubang hingga mencapai saraf belum tentu harus dicabut. drg. Yulita Bong, menjelaskan pilihan perawatan dan kondisi yang menentukan pencabutan gigi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 November 2026
Gigi Sudah Berlubang Parah Belum Tentu Harus Dicabut, Dokter Ungkap Alasannya
Fun
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Kenali Nutri-Level, sistem label gizi dengan empat kategori warna untuk membantu masyarakat memahami kandungan gula, garam, dan lemak pada produk.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Bagikan