Uang Sekolah di Institut Le Rosey Mencapai Rp1,8 miliar

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 04 April 2022
Uang Sekolah di Institut Le Rosey Mencapai Rp1,8 miliar

Institut Le Rosey dikabarkan merupakan sekolah termahal di dunia (Foto: facebook/Institut le rosey)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

INSTITUT Le Rosey dikabarkan sebagai sekolah termahal di dunia. Untuk bisa bersekolah disini orangtua harus mengeluarkan uang sebesar USD 130 ribu atau sekitar Rp1,8 miliar selama satu tahun per siswa.

Negara-negara di Eropa merupakan rumah bagi sejumlah sekolah paling mahal dan eksklusif di dunia. Setidaknya, terdapat 10 sekolah di Eropa yang biaya tahunannya lebih dari USD 75 ribu atau sekitar Rp1 miliar, namun yang termahal Institut Le Rosay.

Baca Juga:

Kuliah Sambil Jadi Relawan Bisa Kok

Institut Le Rosey memiliki fasilitas super lengkap dan mewah. (Foto: facebook/institut le rosey)

Institute Le Rosey merupakan sekolah asrama tua dan terkenal dengan daftar alumni yang mengesankan. Bahkan, ada sebutan bahwa Le Rosey dikenal sebagai 'sekolah para raja'. Seperti Raja Juan Carlos dari Spanyol, Raja Fuad II dari Mesir, Raja Albert II dari Belgia, Syah Iran, Aga Khan, dan Putri Marie-Chantal dari Yunani.

Le Rosey telah mendidik sejumlah keluarga paling terkenal di Eropa selama lebih dari satu abad. Tidak ayal bila Institut Le Rosey memiliki biaya kuliah tahunan lebih dari Rp1,8 miliar per siswa.

Sekolah tersebut didirikan pada tahun 1880 oleh Paul Carnal. Institut Le Rosey adalah satu-satunya sekolah asrama dengan dua kampus, kompleks yang luas di Le Rolle, di Tepi Danau Jenewa.

Sekolah itu dilengkapi dengan kolam renang ukuran Olimpiade, lapangan tenis, lapangan tembak, pusat berkuda, dan gedung konser senilai Rp753 miliar, dan kampus musim dingin di Gstaadt, tempat para siswa menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk bermain ski di sore hari.

Meski memiliki fasilitas yang mengesankan, perbandingan guru dan siswa 150 guru per 420 siswa. Setiap kelas rata-rata memiliki kurang dari 10 siswa. Ini untuk memastikan setiap siswa mendapat perhatian yang layak. Lembaga pendidikan ini hanya menerima keturunan paling cerdas dari keluarga terkaya di dunia atau hanya 10 persen mahasiswa dari satu negara.

Baca Juga:

Meja Sekolah Jadi Arena Psywar Anak Pagi Versus Siang

Dari 420 tempat yang tersedia untuk siswa berusia tujuh hingga 18 tahun, 30 siswa bisa menghadiri kelas di Institut Le Rosey karena orang tua mereka mengajar di sana, dan hanya tiga orang yang menerima beasiswa setiap tahun. Sisanya harus membayar biaya kuliah penuh lebih dari Rp 1,8 miliar per tahun.

Kepala sekolah ke-5 Institut Le Rosey, Christoph Goodin, menjelaskan, bahwa biaya sekolah yang tinggi tak selalu memberikan keuntungan yang lebih tinggi bagi institusi, tapi lebih kepada kemandirian serta kebebasan untuk bertindak dalam keadaan apapun.

"Saya bisa saja menghilangkan 10% dari pengeluaran dan menambahkan 30% ke biaya. Tetapi tujuan kami bukan untuk menghasilkan uang," jelas Goodin kepada SMAPSE Education, seperti yang dikutip dari laman Odditycentral.

Goodin menjelaskan, bahwa pihak sekolah menentang donasi, karena ingin tetap sepenuhnya independen. Pihak sekolah ingin melakukan apa yang diinginkan tanpa batas.

"Saya berbicara dengan banyak pemimpin bahwa tidak bisa mengecualikan anak karena orangtuanya adalah donatur," tegas Goodin.

Menariknya, biaya kuliah tahunan sebesar Rp1,8 miliar di Le Rosay, tidak sekadar menyediakan akses ke dua kampus dan berbagai fasilitas serta pendidikan yang luar biasa, tapi juga uang saku yang dikelola oleh staf. (Ryn)

Baca Juga:

Pekerjaan Rumah Kerap Menjadi 'Pekerjaan Sekolah' Saat Ngilmu di Negeri Aing

#Sekolah #Pendidikan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Dukung Wacana PTN Gratis Prabowo, Legislator Ingatkan Kajian Matang
Pelaksanaan kebijakan ini dinilai memerlukan kajian komprehensif agar berjalan tepat sasaran, berkelanjutan, dan tidak mengikis mutu akademik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Dukung Wacana PTN Gratis Prabowo, Legislator Ingatkan Kajian Matang
Indonesia
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti wacana pendidikan gratis hingga PTN. Ia meminta untuk dikaji terlebih dahulu.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Indonesia
Kuliah Gratis di PTN Mulai Dikaji, Pemerintah Hitung Kebutuhan Anggarannya
Pemerintah mulai menghitung anggaran kuliah gratis di PTN. Hal itu diungkapkan Mendiktisaintek, Brian Yuliarto.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Kuliah Gratis di PTN Mulai Dikaji, Pemerintah Hitung Kebutuhan Anggarannya
Indonesia
PTN Diwacanakan Gratis, Komisi X DPR Usul KIP Kuliah Dialihkan ke PTS
Komisi X DPR mengusulkan adanya kebijakan khusus untuk menjaga keberlangsungan PTS. Hal itu terkait wacana PTN digratiskan.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
PTN Diwacanakan Gratis, Komisi X DPR Usul KIP Kuliah Dialihkan ke PTS
Indonesia
Prabowo Minta Pendidikan hingga PTN Gratis, Mendiktisaintek Kaji Skema Pembiayaan
Presiden RI, Prabowo Subianto, meminta pendidikan hingga PTN digratiskan. Mendiktisaintek pun mulai mengkaji skema biayanya.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
Prabowo Minta Pendidikan hingga PTN Gratis, Mendiktisaintek Kaji Skema Pembiayaan
Indonesia
Prabowo Soroti Sekolah Rusak hingga Gaji Guru, Ada Rencana Pendidikan Gratis
Prabowo menegaskan biaya pendidikan negeri dari SD, SMP, SMA hingga universitas harus gratis dan menyebut akan segera membahasnya melalui rapat terbatas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Prabowo Soroti Sekolah Rusak hingga Gaji Guru, Ada Rencana Pendidikan Gratis
Indonesia
SDM di Berbagai Institusi Bermasalah, Alasan Presiden Prabowo Bentuk URI
Pemerintah harus menyiapkan langkah yang konkret untuk mengatasi persoalan tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
 SDM di Berbagai Institusi Bermasalah, Alasan Presiden Prabowo Bentuk URI
Indonesia
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Maluku dan Papua Jadi Prioritas
BGN mencoret 1.653 sekolah dari penerima MBG. Kini, Maluku dan Papua masuk prioritas.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Maluku dan Papua Jadi Prioritas
Indonesia
Sekolah Rakyat Dilengkapi Lapangan Sepak Bola 105 Meter X 68 Meter Sesuai Standar FIFA
Pembangunan infrastruktur olahraga merupakan bagian dari investasi jangka panjang terhadap kualitas manusia Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
Sekolah Rakyat Dilengkapi Lapangan Sepak Bola 105 Meter X 68 Meter Sesuai Standar FIFA
Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Berkurang, Sekolah di Jakarta Kembali Tatap Muka Mulai Rabu 9 September 2026
Sekolah di Jakarta kembali menggelar pembelajaran tatap muka mulai 9 September 2026 setelah sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berkurang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Berkurang, Sekolah di Jakarta Kembali Tatap Muka Mulai Rabu 9 September 2026
Bagikan