Teknologi

Mengenal Aplikasi 'XFA AI'

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 14 September 2024
Mengenal Aplikasi 'XFA AI'

Aplikasi ini diketahui melakukan investasi bodong. (Foto: unsplash/austin distel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM – XFA AI merupakan sebuah platform yang dikembangkan perusahaan hosting server dari AI Britania. Berdasarkan informasi dari beberapa sumber, platform ini diduga sebagai investasi bodong, bahkan hingga melakukan tindakan penipuan.

Lebih lanjut, platform ini diketahui menawarkan iming-iming penghasilan yang besar dalam waktu yang singkat. Akibatnya, sering kali banyak korban merasa tergiur dengan keuntungan besar tersebut tanpa menaruh curiga.

Aplikasi XFA AI disebut sebagai platform yang membuat penggunanya memilih beberapa pilihan investasi seperti GPU dan VIP. Para pengguna mengirim modal awal misalnya Rp 100 ribu dan dijanjikan mendapatkan penghasilan harian Rp 6.500 selama 30 hari.

Selain itu, pada pilihan VIP, para korban ditawari modal Rp 700 ribu dan penghasilan harian Rp 28 ribu selama 50 hari. Tentu jika dihitung, keuntungan yang ditawarkan mencapai Rp 1,4 juta.

Baca juga:

Penipuan di Aplikasi 'XFA AI', Korban Mulai Buka Suara


Bila dilihat, tawaran ini begitu menggiurkan. Namun, tawaran itu penting juga untuk dicurigai sebab skema perhitungan investasi tersebut sudah sering menjadi skema penipuan investasi yang berujung merugikan.

Seperti dilansir laman resmi OJK, terdapat sejumlah ciri-ciri yang harus diperhatikan untuk terhindar dari risiko tertipu dari aplikasi bodong:

1. Menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat dan tanpa risiko.

2. Proses bisnis investasi yang tidak jelas.

3. Produk investasi biasanya milik luar negeri.

4. Staf penjualan mendapatkan komisi dalam merekrut orang.

5. Pada saat investor ingin menarik investasi malah diiming-imingi investasi dengan bunga yang lebih tinggi.

6. Mengundang calon investor dengan menggunakan tokoh masyarakat dan tokoh agama sebagai figur.

7. Pengembalian macet di tengah-tengah.(far)

Baca juga:

Pergeseran Modus Penipuan Kerja di Luar Negeri, Pakai Lingkaran Keluarga

#Penipuan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kronologi Wintarko Ditipu Rp 70 Juta Demi Iming-iming Lolos Rekrutmen Damkar DKI
Kronologi Wintarko warga Jaktim ditipu Rp70 juta janji masuk Damkar DKI Jakarta. Korban rela utang Bank DKI demi janji manis yang ternyata nol besar!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
Kronologi Wintarko Ditipu Rp 70 Juta Demi Iming-iming Lolos Rekrutmen Damkar DKI
Indonesia
Manfaatkan Antusiasme Pembeli, Situs Palsu Jualan iPhone 18 Bermunculan
Dalam proses pemesanan, pengguna diminta memberikan sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap, nomor telepon, alamat email, kota tempat tinggal, hingga kontak WhatsApp.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Manfaatkan Antusiasme Pembeli, Situs Palsu Jualan iPhone 18 Bermunculan
Indonesia
Alasan Polisi Belum Tahan Ruben Onsu, Jumat 28 Agustus Diperiksa Sebagai Tersangka
Kasus ini bermula saat Ruben menawarkan korban berinisial DM untuk berinvestasi di usaha jual beli sebuah produk.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Alasan Polisi Belum Tahan Ruben Onsu, Jumat 28 Agustus Diperiksa Sebagai Tersangka
Indonesia
Waspadai Penipuan CS Palsu GoPay! Jangan Sembarang Kasih Data, Kenali Ciri-cirinya
Modus pelaku biasanya mengakui customer service dari GoPay, lalu meminta data sensitif seperti PIN, password, atau kode OTP.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Waspadai Penipuan CS Palsu GoPay! Jangan Sembarang Kasih Data, Kenali Ciri-cirinya
Indonesia
Polri Perkuat Kapasitas Personel Hadapi Kejahatan Love Scamming Berbasis AI
Polri meningkatkan kapasitas personel untuk menghadapi kejahatan love scamming yang kini memanfaatkan AI, deepfake, dan social engineering.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
Polri Perkuat Kapasitas Personel Hadapi Kejahatan Love Scamming Berbasis AI
Indonesia
5 Tips Aman Mencari Kerja Online agar Terhindar dari Lowongan Palsu dan TPPO
Jobstreet by SEEK membagikan lima tips aman mencari kerja online agar terhindar dari lowongan palsu, penipuan rekrutmen, dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
5 Tips Aman Mencari Kerja Online agar Terhindar dari Lowongan Palsu dan TPPO
Indonesia
Hati-Hati Marak Penipuan Tiket Whoosh Lewat WhatsApp, Begini Modusnya!
KCIC mengimbau masyarakat waspada penipuan tiket Whoosh lewat WhatsApp. Pelaku gunakan logo dan jadwal palsu, arahkan pembayaran ke rekening pribadi. Tiket resmi hanya di kanal KCIC.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
Hati-Hati Marak Penipuan Tiket Whoosh Lewat WhatsApp, Begini Modusnya!
Indonesia
Modus Penipuan Travel Umrah Hanania: Promosi Lewat Selebriti, Eskalasi Timteng Jadi Dalih Pembatalan
Jumlah korban penipuan travel umrah Hanania Travel mencapai sekitar 3.000 orang dengan kerugian ditaksir Rp 95,22 miliar.
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
Modus Penipuan Travel Umrah Hanania: Promosi Lewat Selebriti, Eskalasi Timteng Jadi Dalih Pembatalan
Indonesia
Korban Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel Ngadu ke DPR, Ingin Uang Kembali
Berharap para anggota DPR RI mendengar dan turut mencari solusi untuk ribuan korban yang gagal berangkat tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Korban Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel Ngadu ke DPR, Ingin Uang Kembali
Indonesia
Lansia Kalideres Kena Penipuan Ritual Buka Aura, Emas dan Jam Mewah Puluhan Juta Rupiah Melayang
Polisi tangkap pria berinisial AF yang menipu lansia dengan modus ritual buka aura di Kalideres. Korban kehilangan emas dan jam tangan senilai Rp33 juta.
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
Lansia Kalideres Kena Penipuan Ritual Buka Aura, Emas dan Jam Mewah Puluhan Juta Rupiah Melayang
Bagikan