Waspadai Modus Baru Penipuan, Ngaku Pengelola Whoosh

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 24 Februari 2026
Waspadai Modus Baru Penipuan, Ngaku Pengelola Whoosh

Kereta Cepat Jakarta - Bandung (KCIC).(foto: Merahputih.com/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PENIPUAN mengatasnamakan pengelola kereta cepat Jakarta-Bandung merebak. Calon penumpang harus mewaspadai modusnya. Berbagai modus penipuan kerap dilakukan melalui nomor WhatsApp tidak resmi, akun media sosial palsu, maupun tautan yang menyerupai kanal resmi perusahaan. Modus yang perlu diwaspadai antara lain penawaran pembelian tiket melalui nomor pribadi, promo dengan harga tertentu di luar kanal resmi, hingga permintaan pembayaran ke rekening perorangan.

KCIC mengimbau masyarakat dan seluruh penumpang Kereta Cepat Whoosh untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan KCIC dan layanan Whoosh.

Imbauan ini disampaikan sebagai langkah preventif guna melindungi masyarakat dari potensi kerugian akibat penyalahgunaan nama perusahaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

General Manager of Corporate Secretary of KCIC Eva Chairunisa mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan NIK maupun informasi pribadi lainnya kepada pihak yang mengatasnamakan KCIC di luar kanal resmi. KCIC juga tidak pernah melakukan penjualan tiket melalui nomor pribadi.

Baca juga:

KCIC Catat Lonjakan Penumpang Whoosh Selama Libur Panjang Imlek



“Seluruh transaksi resmi hanya dilakukan melalui kanal yang telah ditetapkan perusahaan,” ujar Eva di Jakarta, Selasa (24/2).

Pembelian tiket Kereta Cepat Whoosh secara daring hanya dapat dilakukan melalui Aplikasi Whoosh, website ticket.kcic.co.id, serta aplikasi mitra resmi seperti Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, Wondr by BNI, Tiket.com, Traveloka, dan Trip.com. Selain itu, tiket juga dapat dibeli secara langsung di loket resmi dan vending machine di Stasiun Whoosh.

KCIC mengingatkan akun media sosial resmi KCIC dan Whoosh hanya tersedia melalui Instagram @keretacepat_id, Twitter (X) @keretacepatID, Facebook Kereta Api Cepat Jakarta Bandung, Threads @keretacepat_id, dan TikTok @keretacepat.id, serta kanal komunikasi resmi perusahaan lainnya yang terverifikasi.

Masyarakat diminta untuk tidak menanggapi informasi tidak resmi dan melaporkannya ke Customer Service di stasiun atau Contact Center KCIC melalui WhatsApp chat dan call ke 0811-8888-111, email [email protected], serta melalui DM Instagram @keretacepat_id.

“Kewaspadaan bersama menjadi kunci untuk mencegah terjadinya penipuan yang merugikan,” tutup Eva.(knu)

Baca juga:

Ketinggalan Naik Kereta Cepat Whoosh? KCIC Izinkan Reschedule Tiket hingga 15 Menit





#KCIC #Kereta Cepat Jakarta-Bandung #Penipuan
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Demokrat Ditugasi Presiden Prabowo Bereskan Persoalan Kereta Cepat, Yakin Tanggung Jawab dan Amanah
Bagi Demokrat, hal yang utama ketika Presiden Prabowo memberikan penugasan untuk menjalankan tugas negara yakni bekerja dan mencari solusi terbaik.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Demokrat Ditugasi Presiden Prabowo Bereskan Persoalan Kereta Cepat, Yakin Tanggung Jawab dan Amanah
Indonesia
Satgas Haji Polri Ungkap Penipuan Haji Non-Prosedural, Kerugian Tembus Rp 21,7 Miliar
Satgas Haji dan Umrah Polri mengungkap kasus penipuan haji non-prosedural. 550 calon jemaah menjadi korban dengan total kerugian mencapai Rp 21,7 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Satgas Haji Polri Ungkap Penipuan Haji Non-Prosedural, Kerugian Tembus Rp 21,7 Miliar
Indonesia
Presiden Prabowo Tunjuk Menko AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Penunjukan AHY sendiri tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 29 Tahun 2026
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
Presiden Prabowo Tunjuk Menko AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Indonesia
KCIC Gunakan Teknologi Canggih RFD untuk Cegah Kecelakaan Kereta Cepat Whoosh
KCIC mengungkap teknologi canggih di balik keamanan kereta cepat Whoosh yang melaju hingga 350 km/jam.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
KCIC Gunakan Teknologi Canggih RFD untuk Cegah Kecelakaan Kereta Cepat Whoosh
Indonesia
Long Weekend Adha Adha, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Beroperasi Lebih Malam dengan 68 Jadwal per Hari
Penambahan perjalanan ini merupakan langkah antisipatif KCIC dalam mengakomodasi peningkatan permintaan perjalanan pada momen libur panjang.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Long Weekend Adha Adha, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Beroperasi Lebih Malam dengan 68 Jadwal per Hari
Indonesia
Nyaru Jadi Pejabat hingga Anggota DPR, 3.000 Nomor Penipu Diblokir Komdigi
Total 18.500 nomor diblokir terkait penipuan, investasi fiktif, hingga judi online.
Wisnu Cipto - Senin, 18 Mei 2026
Nyaru Jadi Pejabat hingga Anggota DPR, 3.000 Nomor Penipu Diblokir Komdigi
Indonesia
3.000 Nomor Telepon Spam Call, Deepfake Juga Tambah Marak
di Indonesia, satuan tugas antiscam yang dibentuk bersama Otoritas Jasa Keuangan mencatat kerugian dari penipuan daring mencapai Rp 9,1 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
3.000 Nomor Telepon Spam Call, Deepfake Juga Tambah Marak
Indonesia
Modus Penipuan Lowongan Kerja KAI Marak Lagi, Pelamar Diminta Waspada
Modus penipuan lowongan kerja KAI kembali ramai. KAI Services pun angkat bicara soal rekrutmen tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Modus Penipuan Lowongan Kerja KAI Marak Lagi, Pelamar Diminta Waspada
Indonesia
KPK Usut Kasus Korupsi Kereta Cepat Whoosh, Penggelembungan Harga Lahan Disorot
KPK tengah mengusut dugaan korupsi proyek kereta cepat Whoosh. Penggelembungan harga lahan pun kini jadi sorotan.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
KPK Usut Kasus Korupsi Kereta Cepat Whoosh, Penggelembungan Harga Lahan Disorot
Indonesia
Waspada Tren Modus Penipuan Paket Hilang, OJK Ungkap Rp 9,1 T Duit Korban Raib
Modus penipuan berkedok paket hilang semakin marak di tengah meningkatnya aktivitas transaksi digital.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Waspada Tren Modus Penipuan Paket Hilang, OJK Ungkap Rp 9,1 T Duit Korban Raib
Bagikan