Mengenal 4 Fakta Menarik Mild Stimulation IVF
Ilustrasi. (Foto: Unsplash/Juan Encalada)
MerahPutih.com - Kato Ojin IVF Center (KOIC) membawa pendekatan baru dalam dunia fertilitas. Lewat metode mild stimulation IVF, KOIC menawarkan proses bayi tabung yang lebih lembut dan alami. Ini dia 4 hal penting soal metode ini:
1. Lebih Alami, Minim Risiko
Berbeda dari IVF konvensional yang memakai hormon dosis tinggi, mild stimulation hanya menggunakan obat dalam dosis minimal. Hasilnya? Risiko komplikasi seperti sindrom hiperstimulasi ovarium (OHSS) jadi jauh lebih kecil.
2. Fokus ke Kualitas, Bukan Kuantitas
Metode ini menekankan pada kualitas sel telur dan embrio—bukan banyaknya jumlah yang dihasilkan. Tujuannya: meningkatkan peluang kehamilan yang sehat dan berkelanjutan.
3. Tingkat Keberhasilan Lebih Tinggi
Dengan metode ini, KOIC mencatat tingkat keberhasilan mencapai 62,5%, jauh di atas rata-rata keberhasilan IVF di Indonesia yang hanya 30–40 persen.
Baca juga:
4. Bayi Sehat, Kehamilan Aman
Tak hanya soal berhasil hamil, mild stimulation juga mengurangi risiko keguguran, pre-eklampsia, hingga kelahiran prematur.
“Kami ingin pasien tidak hanya hamil, tapi bisa menjalani kehamilan yang cukup bulan, minim komplikasi, dan melahirkan anak yang sehat,” ujar dr. Eko Prabowo, Sp.OG-KFER, dokter spesialis fertilitas KOIC. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Puan Soroti Kematian Ibu Hamil Usai Ditolak 4 RS di Jayapura, Minta Evaluasi Total Layanan Kesehatan 3T
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo