Mengenal 3 Baju Adat Unik dari Kalimantan Timur, Punya Makna Tersendiri

Soffi AmiraSoffi Amira - Jumat, 16 Agustus 2024
Mengenal 3 Baju Adat Unik dari Kalimantan Timur, Punya Makna Tersendiri

Baju adat Ta'a dan Sapei Sapaq. Foto: Instagram/kaesangp

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Kalimantan Timur memiliki beragam jenis, corak dan motif untuk setiap baju adatnya. Hal itu mengingat banyak suku di Kalimantan Timur yang begitu beragam.

Dikutip dari berbagai sumber, pakaian adat Kalimantan Timur umumnya digunakan saat upacara atau hari penting lainnya. Selain itu, pada zaman dahulu, baju adat juga berfungsi sebagai penanda status sosial seseorang.

Kali ini, MerahPutih.com sudah merangkum tiga jenis baju adat khas Kalimantan Timur yang cukup unik dan menarik.

Baca juga:

Hudoq Jadi Tarian Raya Syukur dan Penuh Mistis asal Kalimantan Timur

3 Baju Adat Unik dari Kalimantan Timur

Baju adat Sakai memiliki keunikan tersendiri
Baju adat Sakai memiliki keunikan tersendiri. Foto: Perpustakaan Digital Budaya Indonesia

1. Baju Adat Ta'a dan Sapei Sapaq

Ta’a dan Sapei merupakan baju adat yang berasal dari Suku Dayak Kenyah. Ta'a adalah sebutan untuk baju adat perempuan. Sementara itu, Sapei Sapaq adalah baju adat untuk laki-laki. Model baju adat ini hampir sama dengan pakaian adat dayak lainnya.

Baju adat Ta'a melambangkan perempuan suku dayak yang berwibawa, percaya diri, dan berkarakter. Sedangkan bagi untuk laki-laki, baju adat Sapei Sapaq dipadukan dengan celana pendek. Biasanya, baju adat ini dilengkapi dengan mandau (senjata tradisional dayak) dan talawang (tameng yang terbuat dari kayu besi).

2. Baju Adat Antakusuma

Antakusuma merupakan baju adat kalimantan timur yang biasa disebut dengan Kutai kuning. Ini adalah pakaian kebesaran bangsawan Kutai Kertanegara yang dikenakan pada acara pernikatan.

Pada zaman dahulu, hanya golongan bangsawan yang boleh mengenakan baju adat Kutai kuning ini. Namun, saat ini, masyarakat biasa juga bisa menggunakannya.

Baca juga:

Pesut Mahakam, Mamalia yang Hampir Punah asal Kalimantan Timur

3. Baju Adat Sakai

Terakhir, ada baju adat Sakai. Baju adat Kalimantan Timur ini memiliki keunikan dan keanggunan tersendiri bagi pemakainya, terutama perempuan.

Awalnya, baju adat Sakai hanya dibuat untuk perempuan saja. Namun, seiring waktu juga dibuat pakaian untuk versi laki-laki. Keanggunan baju adat sakai terlihat dari desainnya yang sederhana dan elegan.

Pada bagian atas, busananya dibuat menyerupai kebaya berlengan panjang. Lalu, bagian bawahnya dipadankan dengan tapeh badong (batik celup khas Kutai). (far)

#Baju Adat #Kalimantan Timur #Pakaian Adat
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

Indonesia
Pakai Narkoba Sabu, Anggota Brimob Polda Kaltim Dipecat Kesatuannya
Bripka Dedy Wiratama yang bertugas sebagai Bintara Kompi 4 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kaltim terbukti melanggar Kode Etik Profesi Polri berupa penyalahgunaan narkotika jenis sabu.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Pakai Narkoba Sabu, Anggota Brimob Polda Kaltim Dipecat Kesatuannya
Indonesia
PHK Massal Ancam Pekerja Tambang di Kaltim, Pemprov Dorong Pemangkasan Jam Lembur
Potensi pekerja tambang yang terdampak kebijakan efisiensi atau PHK bisa mencapai 1.500 orang.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
PHK Massal Ancam Pekerja Tambang di Kaltim, Pemprov Dorong Pemangkasan Jam Lembur
Indonesia
Cuci Duit Bandar Narkoba Kaltim, Perwira Menengah Polisi Ditangkap Bareskrim
Penyidik membawa Deky ke Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, untuk pemeriksaan lebih lanjut
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Cuci Duit Bandar Narkoba Kaltim, Perwira Menengah Polisi Ditangkap Bareskrim
Indonesia
Bareskrim Polri Bongkar Kampung Narkoba di Samarinda, Kaltim, Sempat Nyaru Jadi Pembeli
Dalam operasi gabungan tersebut, polisi menangkap 13 tersangka yang memiliki peran berbeda.
Dwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026
Bareskrim Polri Bongkar Kampung Narkoba di Samarinda, Kaltim, Sempat Nyaru Jadi Pembeli
Indonesia
BGN Evaluasi MBG di Kaltim, 38 SPPG Belum Punya IPAL
BGN mengevaluasi program MBG di Kalimantan Timur. Sebanyak 38 SPPG diketahui belum memiliki IPAL.
Soffi Amira - Minggu, 26 April 2026
BGN Evaluasi MBG di Kaltim, 38 SPPG Belum Punya IPAL
Indonesia
Gas Bumi Jumbo Ditemukan di Blok Ganal Kaltim, Potensinya Sampai 5 Triliun Kaki Kubik
Temuan ini memiliki potensi sekitar 5 triliun kaki kubik (Tcf) gas bumi serta 300 juta barel kondensat.
Wisnu Cipto - Senin, 20 April 2026
Gas Bumi Jumbo Ditemukan di Blok Ganal Kaltim, Potensinya Sampai 5 Triliun Kaki Kubik
Indonesia
KPK Pantau Isu Mobil Dinas Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud Rp 8,5
Rudy Mas'ud disorot publik akibat pernyataannya bahwa pengadaan mobil dinas seharga Rp8,5 miliar itu dilakukan demi menjaga marwah Kalimantan Timur.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 28 Februari 2026
KPK Pantau Isu Mobil Dinas Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud Rp 8,5
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan hingga Sangat Lebat Guyur Sebagian Provinsi di Indonesia Kamis, 12 Februari 2026, Dipicu Sirkulasi Siklonik
BMKG juga mengingatkan potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem di Kalimantan Timur, bisa memicu bencana hidrometeorologi
Frengky Aruan - Kamis, 12 Februari 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan hingga Sangat Lebat Guyur Sebagian Provinsi di Indonesia Kamis, 12 Februari 2026, Dipicu Sirkulasi Siklonik
Indonesia
Kaltim Raih Penghargaan Penurunan Stunting Terbaik di Rakornas 2025, Gibran: Kuncinya Sinergi Pusat dan Daerah
Wapres Gibran Rakabuming Raka membuka Rakornas Stunting 2025 dan menegaskan pentingnya sinergi pusat-daerah untuk mencapai target 14,2% pada 2029. Kaltim raih penghargaan terbaik.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 November 2025
Kaltim Raih Penghargaan Penurunan Stunting Terbaik di Rakornas 2025, Gibran: Kuncinya Sinergi Pusat dan Daerah
Indonesia
KPK Duga Putri Mendiang Eks Gubernur Kaltim Awang Faroek Kerap Minta Suap
Dayang Donna bernegosiasi terkait uang suap dengan calon pemberi suap sebelum perpanjangan IUP direspons ayahnya Awang Faroek Ishak selaku Gubernur Kaltim saat itu.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 September 2025
KPK Duga Putri Mendiang Eks Gubernur Kaltim Awang Faroek Kerap Minta Suap
Bagikan