Mengapa Warga +62 Mencintai Sandal Jepit Meski Dilarang Digunakan Saat Motoran

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Kamis, 16 Juni 2022
Mengapa Warga +62 Mencintai Sandal Jepit Meski Dilarang Digunakan Saat Motoran

Limbah sandal jepit dapat dikreasikan bahkan kembali fungsional. (Foto: Pixabay/Broesis)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KEPALA Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen (Pol) Firman Shantyabudi secara tegas menampik informasi berkait sanksi tilang pengemudi sepeda motor menggunakan sandal jepit. Pihaknya hanya sebatas memberi imbauan agar para pengemudi sepatutnya tidak menggunkanan sandal jepit guna mencegah fatalitas saat terjadi kecelakaan.

Baca juga:

Ini nih Bahayanya Keseringan Pakai Sandal Jepit

"Mohon maaf saya bukan men-strassing (menekan) pakai sandal jepitnya, tidak ada perlindungan pakai sandal jepit itu. Karena kalau pengendara sering pakai motor (dengan sandal jepit) kulit itu bersentuhan langsung dengan aspal, ada api, ada bensin, ada kecepatan. Makin cepat, makin tidak terlindungilah kita, itulah fatalitas," kata Firman dikutip Antara (15/6).

Imbauan tersebut memang dari segi keselamatan sangat tepat. Karena menggunakan sandal jepit membuat kaki pengendara terekspos sehingga bila terjadi kecelakaan tak ada area terlindungi.

sandal jepit
Selain murah, sandal jepit nyaman digunakan sehari-hari. (Foto: pixabay/capri23auto)

Mungkin banyak pengendara menggunakan sandal jepit lantaran nyaman, murah, dan di rumah paling mudah ditemukan untuk digunakan, terlebih lumrahnya digunakan lebih sering pada perjalanan jarak dekat.

Sandal jepit memang tak bisa dipisahkan dari kebiasaan Warga +62. Bahkan Sehun EXO saja ketika berkunjung ke Indonesia pada 2014 kedapatan mengenakan sandal jepit merek Swallow.

Sehun pertama kali terlihat memakai sendal jepit itu di Bandara Soekarno-Hatta seusai menggelar konser The Lost Planet.

Rupanya, saat berada di Thailand dan Tiongkok, Sehun masih setia memakai sendal karet bertali hijau tersebut. Saat melihat sang idola memakai sandal merek Swallow, banyak EXO-L (penggemar EXO) berburu sandal serupa.

Sandal ini bahkan sempat diperjualbelikan di E-bay dengan harga kisaran Rp59.000 hingga Rp200.000. Padahal, sendal tersebut biasa dijual di warung kecil dengan harga Rp5.000 hingga Rp15.000.

Sandal Jepit, Bawaan Wajib Orang Indonesia saat Pelesiran
Tidak ragu untuk kotor saat menggunakan sandal jepit. (Foto: Unsplash/roopak ravi)

Sandal jepit berbahan karet mulai dikenal luas ketika pebisnis asal Selandia Baru Morris Yock mematenkan produk sandal jepit karet dengan merek Jandal diambil dari kata Japan dan Sandal.

Setelah Perang Dunia II, sedadu Amerika saat pulang ke negerinya membawa buah tangan Zori atau sandal jepit tradisional Jepang.

Tak hanya ramai digunakan para veteran, penggunaan sandal jepit tersebut jadi tren di kalangan masyarakat Amerika meski banyak keluhan kaki jadi mudah lecet karena bahan baku menggunakan karet kualitas rendah.

Baca juga:

Sandal Jepit, Bawaan Wajib Orang Indonesia saat Pelesiran

Seiring perkembangan teknologi, jenis karet diubah digabungan dengan plastik sehingga membuat sandal jepit semakin nayaman di kaki para penggunanya.

Di Indonesia, sandal jepit paling kondang hingga kini bermerek Swallow. Sendal jepit terebut diproduksi PT Sinar Jaya Prakarsa, di Jalan Kamal Raya No 1, RT 7/ RW 9, Tegal Alur, Kalideres, DKI Jakarta.

sandal jepit
Sandal Jepit elemen penting orang Indonesia saat Pelesiran. (Foto: Unsplash/rui silvestre)



“Nama dan logo Swallow melambangkan burung wallet, seekor burung mewakili kebebasan, pertumbuhan, dan kesetiaan,” aku PT Sinar Jaya dalam penjelasannya di laman resminya.

Sandal Swallow diklaim sebagai salah satu sandal jepit tertua. Mereknya begitu melekat di benak orang Indonesia lantaran sejak dulu hingga kini tersebar di pasar tradisional hingga modern.

Pihak PT Sinar Jaya tak menampik perkembangan sandal jepit di Indonesia terisnpirasi dari sandal Zori asal Jepang nan semakin populer kala Negeri Sakura menduduki Indonesia.

Bagi orang Indonesia, sandal jepit menjadi populer karena selain murah, nyaman, dan mudah dibeli di mana saja, ada di warung, toko, pasar, minimarket, e-commerce, dan banyak lagi.

Bahkan, musisi kondang Slank di tahun 90an juga turut membuat anak muda tak sungkan menggunakan sandal jepit di luar rumah sebagai bagian dari fashion statement. (*)

Baca juga:

Balada Fans K-Pop Tergila-Gila Sendal Jepit Swallow Made In Negeri Aing

#Sandal Jepit #Wisata #Fashion
Bagikan

Berita Terkait

Fashion
Thrifting makin Digandrungi, Industri Tekstil dalam Negeri Ketar-Ketir
Thrifting memang menyenangkan hati konsumen, tapi malah membikin hati produsen dan perajin tekstil Indonesia meringis karena ketimpangan yang sangat mencolok.
Dwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
Thrifting makin Digandrungi, Industri Tekstil dalam Negeri Ketar-Ketir
ShowBiz
Tumbler Viral, Lebih daripada Gaya Hidup Sehat tapi Fashion Statement
Botol minum ini telah jadi penanda status sosial seseorang di publik.
Dwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
Tumbler Viral, Lebih daripada Gaya Hidup Sehat tapi Fashion Statement
Fashion
Panduan Thrifting Jakarta, Rekomendasi Seru dari Blok M Square hingga Pasar Santa
Banyak pemburu thrift merasa bahwa pakaian bekas memiliki karakter khas yang sulit ditemukan pada produk massal.
Dwi Astarini - Kamis, 27 November 2025
Panduan Thrifting Jakarta, Rekomendasi Seru dari Blok M Square hingga Pasar Santa
Indonesia
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Ketiadaan standar harga yang jelas sering kali dimanfaatkan untuk mematok tarif semaunya sehingga wisatawan kapok liburan di Banten
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Fun
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Survei SiteMinder 2026 mencatat 59% wisatawan RI menginginkan layanan hotel berbasis AI untuk pengalaman menginap lebih efisien.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 November 2025
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
ShowBiz
Menenun Cerita Lintas Budaya: Kolaborasi Artistik Raja Rani dan Linying
The Breeze: Swim Swim Capsule Collection
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 November 2025
Menenun Cerita Lintas Budaya: Kolaborasi Artistik Raja Rani dan Linying
Fashion
JF3 Fashion Festival Bawa Industri Mode Indonesia ke Kancah Global, akan Tampil di Busan Fashion Week 2025
JF3 Fashion Festival mewujudkan visi Recrafted: A New Vision demi mengangkat kreativitas dan keahlian tangan Indonesia ke tingkat global melalui kolaborasi dan inovasi berkelanjutan.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
JF3 Fashion Festival Bawa Industri Mode Indonesia ke Kancah Global, akan Tampil di Busan Fashion Week 2025
Lifestyle
10 Rekomendasi Tempat Wisata Purwokerto Terbaik 2025, Harga Terjangkau!
Temukan 10 tempat wisata terbaik di Purwokerto 2025 dengan detail lengkap, alamat, harga tiket, dan keunggulannya. Liburan seru dan hemat di Purwokerto!
ImanK - Sabtu, 08 November 2025
10 Rekomendasi Tempat Wisata Purwokerto Terbaik 2025, Harga Terjangkau!
Fun
Dari Sneakers Langka hingga Vinyl Kolektibel, Cek 3 Zona Paling Hits di USS 2025
USS 2025 hadir dengan tiga area utama: Lifestyle Market, Reseller & Collector’s, serta Toys & Hobbies.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 November 2025
Dari Sneakers Langka hingga Vinyl Kolektibel, Cek 3 Zona Paling Hits di USS 2025
Fun
USS 2025 Resmi Dibuka: Lebih Megah, Lebih 'Kalcer', dan Penuh Kolaborasi Epik
Urban Sneaker Society 2025 digelar di JICC Senayan dengan 300 brand, puluhan kolaborasi eksklusif, dan instalasi seni Glassbox Project.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 November 2025
USS 2025 Resmi Dibuka: Lebih Megah, Lebih 'Kalcer', dan Penuh Kolaborasi Epik
Bagikan