Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Wisata

Sandal Jepit, Bawaan Wajib Orang Indonesia saat Pelesiran

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Januari 2021
Sandal Jepit, Bawaan Wajib Orang Indonesia saat Pelesiran

Sandal Jepit elemen penting orang Indonesia saat Pelesiran. (Foto: Unsplash/rui silvestre)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SANDAL jepit sudah menjadi bagian penting untuk banyak orang di Indonesia. Mulai dari jalan ke warung sampai pergi ke pantai, alas kaki simple nan nyaman ini merupakan barang bawaan wajib banyak orang saat plesiran ke mana pun.

Karena sudah menjadi bagian penting keseharian banyak warga Indonesia, banyak bisnis atau merek yang menciptakan sandal jepit. Mulai dari yang harganya murah meriah, sampai merek terkenal yang dijual dengan harga ratusan ribu.

Baca juga:

Hiburan Unik di Pasar Malam Negeri 'Aing'

Husein bersama keluarganya yang hampir setiap tahunnya pergi mudik menggunakan mobil, menceritakan pengalamannya mengenai sandal jepit sebagai elemen penting saat bepergian. “kalau bepergian, sandal jepit sudah menjadi elemen penting yang tidak boleh ketinggalan,” ujar pengusaha roti dan kedai kopi tersebut.

Nyaman Digunakan

Sandal Jepit, Bawaan Wajib Orang Indonesia saat Pelesiran
Sandal Jepit sangat praktis untuk digunakan. (Foto: Unsplash/dhruv)

Menurutnya, sandal jepit harus dibawa karena saat bepergian karena penggunaan nya yang praktis. Sehingga dapat dilepas dan dipakai dalam waktu yang singkat jika harus keluar atau masuk ruangan yang tidak membolehkan penggunaan alas kaki.

“Saat meyetir mobil pun saya juga jarang menggunakan alas kaki, agar saya lebih bisa mendapatkan feeling saat menginjak pedal gas atau rem mobil.” Kata Husein. Husein juga mengatakan di saat akan turun mobil, lebih praktis jika ia menggunakan sandal.

Selain itu, bagi Husein sandal akan lebih nyaman digunakan untuk berjalan karena tidak memiliki bobot yang berat, sehingga tidak akan terasa melelahkan kaki saat berjalan cukup lama.

Baca juga:

Mobil Pikap, Transportasi Kebersamaan Orang Indonesia

Tidak takut kotor

Sandal Jepit, Bawaan Wajib Orang Indonesia saat Pelesiran
Tidak ragu untuk kotor saat menggunakan sandal. (Foto: Unsplash/roopak ravi)

Di saat bepergian, menurut Husein sandal sangat cocok digunakan di medan-medan yang kotor, seperti tempat wisata yang berlumpur.

Ketika akan menggunakan toilet pun sandal juga sangat memudahkannya, karena ukurannya yang tidak besar sandal sangat mudah untuk dibersihkan.

Karena umumnya sandal terbuat dari karet, maka sandal akan lebih tahan dan mudah dibersihkan jika itu terkena kotoran.

Mudah ditemukan

Sandal Jepit, Bawaan Wajib Orang Indonesia saat Pelesiran
Sandal sering dianggap kurang rapi untuk penampilan. (Foto: Unsplash/md zahid hasan joy)

“Kalaupun sandal yang kita gunakan rusak atau hilang, kita bisa beli dengan gampang di warung terdekat atau minimarket terdekat,” terang Husein.

Harga sandal jepit yang ditemui di warung pun tidak akan mahal, dengan merogoh kocek kurang lebih Rp10 ribu saja, kita sudah bisa mendapatkan sepasang sandal jepit untuk digunakan.

Meskipun banyak manfaat yang dapat menguntungkan kita saat bepergian, penggunaan sadal jepit dilarang di pusat-pusat perbelanjaan besar.

Karena adanya stereotip penggunaan sandal jepit yang dinilai tidak rapih untuk penampilan. Padahal banyak sandal-sandal dengan desain yang bagus dan tidak akan mengurangi estetika penampilan. (Kna)

Baca juga:

Romantika Bersemi di Flyover Negeri Aing

#Sandal Jepit #Januari Pelesiran Di Negeri Aing #Traveling #Wisata
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Travel
Jalan-Jalan ke Arab Saudi Lebih Mudah dengan Package Visa, Bisa Fokus ke Pengalaman Wisata
Package Visa merupakan inisiatif digital yang mengintegrasikan penerbitan visa wisata secara langsung ke dalam pemesanan paket perjalanan yang telah dikurasi.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Jalan-Jalan ke Arab Saudi Lebih Mudah dengan Package Visa, Bisa Fokus ke Pengalaman Wisata
Travel
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Beragam aktivitas menarik dapat dinikmati wisatawan dari berbagai kalangan di Candi Prambanan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Travel
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Setiap panel relief menghadirkan cerita yang sarat akan nilai moral, keagamaan, hingga kebudayaan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Indonesia
5 Hal Yang Bikin Orang Asing Berwisata di Indonesia
Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran yang meraih penghargaan Best Tourism Village dari UN Tourism pada 2023 harus terus dijaga melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
5 Hal Yang Bikin Orang Asing Berwisata di Indonesia
Indonesia
Ingin Wisatawan Berkualitas, Imigrasi Minta Evaluasi Negara Penerima Bebas Visa Kunjungan
Pemberian bebas visa kunjungan tersebut mencakup 8+1 negara antara wilayah Asia Timur dan Selatan seperti Korea Selatan, Jepang, dan India. Kemudian negara di Australia, Selandia Baru
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
Ingin Wisatawan Berkualitas, Imigrasi Minta Evaluasi Negara Penerima Bebas Visa Kunjungan
Indonesia
Spring Airlines Buka Rute Jakarta Shenzhen dan Guangzhou dari Bandara Soetta
Penambahan rute-rute internasional ini mencerminkan tingginya minat maskapai global untuk memperluas jaringan penerbangan menuju Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Spring Airlines Buka Rute Jakarta Shenzhen dan Guangzhou dari Bandara Soetta
Fun
Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati
Kereta Panoramic mencatat lonjakan pelanggan lebih dari 62 persen berkat panorama alam jalur selatan Jawa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati
Fun
Pilihan Asik Short Escape di PIK, Liburan Panjang Tetap Seru Tanpa Harus Keluar Jakarta
Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) menawarkan banyak pilihan lokasi berlibur singkat tanpa harus bepergian terlalu jauh, tetapi tetap seru dan asik.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Pilihan Asik Short Escape di PIK, Liburan Panjang Tetap Seru Tanpa Harus Keluar Jakarta
Travel
Liburan ke Pulau Dewata Pakai Bali All-Access Pass, Eksplorasi tanpa Batas dengan Layanan Concierge Pribadi
Bali All-Access Pass membuka akses ke lebih dari 50 destinasi unggulan dalam satu pengalaman yang terintegrasi.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Liburan ke Pulau Dewata Pakai Bali All-Access Pass, Eksplorasi tanpa Batas dengan Layanan Concierge Pribadi
Travel
BTS Datangkan Lebih Banyak Fulus untuk Korea Selatan, Bikin Pengeluaran Turis Melonjak 38 Kali Lipat
Wisatawan internasional yang datang untuk konser BTS pada Maret dan awal April tinggal lebih lama dan menghabiskan uang secara signifikan lebih besar.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
BTS Datangkan Lebih Banyak Fulus untuk Korea Selatan, Bikin Pengeluaran Turis Melonjak 38 Kali Lipat
Bagikan