Mendag Terus Awasi Distribusi dan Harga MINYAKITA Jelang Lebaran

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 10 Maret 2025
Mendag Terus Awasi Distribusi dan Harga MINYAKITA Jelang Lebaran

Sejumlah pejabat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Kesiapan Pengamanan Idulfitri 2025. (Foto: Dok. Kemandag)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Perdagangan terus memastikan stabilitas harga barang kebutuhan pokok (bapok) selama puasa hingga Lebaran 2025/1446 Hijriah. Untuk momen Idulfitri 2025, Kemendag terus bersinergi dengan instansi terkait menjaga kelancaran distribusi pasokan bapok agar stabilitas harga tetap terjaga.

Penegasan ini disampaikan Menteri Perdagangan Budi Santoso dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Kesiapan Pengamanan Idulfitri 2025 di Jakarta, pada Senin, (10/3).

Rakor dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno dan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan.

"Setiap saat, Kemendag terus memantau pasar. Ketika ada permasalahan pasokan, Kemendag langsung turun untuk menyelesaikan agar tidak terjadi panic buying di masyarakat," ujar Mendag Busan.

Baca juga:

Isi MinyaKita Tak Sesuai Takaran, Legislator PKB Sebut sebagai Penipuan dan Pelanggaran Serius

Mendag Busan menyampaikan, sinergi stabilisasi harga dilakukan bersama Kementerian Pertanian, Kementerian Badan Usaha Milik Negara, Badan Pangan Nasional, Badan Pusat Statistik, dan asosiasi pelaku usaha.

Terkait minyak goreng, Mendag Busan mengatakan, tidak ada masalah dari sisi pasokan. Kemendag telah berkoordinasi dengan produsen untuk meningkatkan pasokan hingga dua kali lipat. Namun, perlu diwaspadai proses distribusi minyak goreng rakyat MINYAKITA ke pasar rakyat seluruh Indonesia agar harganya tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

"Kemendag bersama dengan Satuan Tugas Pangan Polri, 38 Pemerintah Daerah, dan 4 Balai Pengawasan Tertib Niaga terus melakukan pengawasan untuk memastikan kelancaran distribusi, ketersediaan, dan kesesuaian HET MINYAKITA," tegasnya.

Baca juga:

Kurangi Takaran, Produsen MinyaKita Bisa Dijerat Pidana dan Perdata

Kolaborasi Jaga Stabilitas Harga Mendag Busan juga mengungkapkan, pada Lebaran 2025, Kemendag melakukan berbagai program untuk menjaga stabilitas harga, utamanya bapok dengan bekerja sama dengan pelaku usaha. Program tersebut yaitu Friday Mubarak yang berkolaborasi dengan sekitar 60 ribu ritel di seluruh Indonesia.

Melalui program ini, ritel memberikan diskon belanja hingga 40 persen untuk barang kebutuhan sehari-hari, khususnya untuk minyak goreng, gula pasir, dan bahan pokok lain. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, Sabtu, Minggu pada periode 28 Februari–28 Maret 2025.

Kemendag juga berkolaborasi dengan platform lokapasar (marketplace) melalui program Belanja Online Produk Lokal mulai 25 Februari-3 April 2025. Program ini menyelaraskan diskon dan kampanye produk lokal selama Ramadan hingga Idulfitri 2025.

Baca juga:

Pengamat Tegaskan Subsidi Langsung Solusi Kebijakan Minyakita yang Lebih Tepat Sasaran

Mendag Busan menambahkan, menyambut Idulfitri 2025, Kemendag akan berkolaborasi dengan pusat perbelanjaan dengan menggelar program Belanja di Indonesia Aja (BINA) Lebaran pada 14--30 Maret 2025.

Melalui program ini, pusat perbelanjaan akan untuk memberikan diskon belanja hingga 70 persen untuk multiproduk kepada konsumen.

"Jadi berbagai cara kita coba agar masyarakat atau konsumen memiliki alternatif agar kenaikan harga bapok dapat dikendalikan," imbuh Mendag Busan. (Asp)

#Kementerian Perdagangan #Minyakita #Ramadan #Idul Fitri #Harga Bahan Pokok
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Harga MinyaKita bakal Naik, DPR Ingatkan Sanksi Tegas bagi Penimbun dan Permainan Distribusi
Penaikan HET harus diikuti langkah pengawasan yang ketat agar tidak dimanfaatkan oknum untuk menimbun barang atau memainkan distribusi demi meraup keuntungan.
Dwi Astarini - Sabtu, 06 Juni 2026
Harga MinyaKita bakal Naik, DPR Ingatkan Sanksi Tegas bagi Penimbun dan Permainan Distribusi
Indonesia
Biaya Produksi Melonjak, Dalam 2 Minggu Pemerintah Naikkan Harga Eceran Minyakita
enyesuaian HET mendatang murni didorong oleh faktor kenaikan harga bahan baku CPO dan biaya produksi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Biaya Produksi Melonjak, Dalam 2 Minggu Pemerintah Naikkan Harga Eceran Minyakita
Indonesia
Kemendag Tegur Shopee terkait Keluhan Konsumen, Banyak Barang tak Sesuai Pesanan
Kementerian Perdagangan memanggil Shopee, terkait banyaknya aduan konsumen. Shopee pun angkat bicara.
Soffi Amira - Rabu, 20 Mei 2026
Kemendag Tegur Shopee terkait Keluhan Konsumen, Banyak Barang tak Sesuai Pesanan
Indonesia
Harga Minyakita Mahal Akibat Masalah Distribusi
Harga Minyakita di Pulau Jawa dan Sumatera, diklaim relatif telah sesuai harga eceran tertinggi (HET), sedangkan sejumlah wilayah timur Indonesia masih menghadapi disparitas harga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 13 Mei 2026
Harga Minyakita Mahal Akibat Masalah Distribusi
Indonesia
DPR Ingatkan Risiko Harga Liar di Tengah Rencana Revisi HET Minyakita
Komisi VI DPR RI memperingatkan rencana revisi HET Minyakita berpotensi memicu penimbunan dan harga liar. .
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
DPR Ingatkan Risiko Harga Liar di Tengah Rencana Revisi HET Minyakita
Indonesia
Pemprov DKI Pastikan Stok MinyaKita Aman, Fokus Distribusi ke Pasar Rakyat
Pemprov DKI Jakarta memastikan, pasokan MinyaKita aman. Selain itu, harga minyak goreng di pasar tradisional dan modern pun tetap dipantau.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
Pemprov DKI Pastikan Stok MinyaKita Aman, Fokus Distribusi ke Pasar Rakyat
Indonesia
Penyaluran Bantuan Pangan Bikin Harga Minyak Goreng Mulai Melonjak
Pemerintah juga akan mengembalikan distribusi utama Minyakita ke pasar tradisional dengan melibatkan BUMN Pangan, terutama Perum Bulog.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 April 2026
Penyaluran Bantuan Pangan Bikin Harga Minyak Goreng Mulai Melonjak
Indonesia
Update Harga Pangan Nasional Terbaru 21 April 2026: Cabai Rawit Merah 'Meledak' Nyaris Rp 90 Ribu, Daging Sapi Kualitas Wahid Dekati Rp 150 Ribu
PIHPS mencatat harga cabai rawit merah menyentuh angka Rp89.650 per kilogram (kg).
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 April 2026
Update Harga Pangan Nasional Terbaru 21 April 2026: Cabai Rawit Merah 'Meledak' Nyaris Rp 90 Ribu, Daging Sapi Kualitas Wahid Dekati Rp 150 Ribu
Indonesia
Bulog Perintahkan Daerah Lakukan Operasi Pasar MinyaKita
Pihaknya memimpin langsung operasi pasar khusus MinyaKita yang dijadwalkan mulai dilaksanakan dalam waktu dekat dengan prioritas wilayah DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
Bulog Perintahkan Daerah Lakukan Operasi Pasar MinyaKita
Indonesia
Indonesia Bidik Pasar Eropa, Kemendag Dorong Ekspor Rempah Bernilai Tinggi
Kemendag RI genjot ekspor rempah ke Uni Eropa melalui CEPA. Peluang besar terbuka dengan dukungan mitra seperti Unispices Wazaran BV di Belanda.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Indonesia Bidik Pasar Eropa, Kemendag Dorong Ekspor Rempah Bernilai Tinggi
Bagikan