Menangkan Jokowi, Eks Jenderal-Jenderal TNI Terjun ke Politik

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 02 Agustus 2018
Menangkan Jokowi, Eks Jenderal-Jenderal TNI Terjun ke Politik

Presiden Jokowi. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Lima belas Purnawirawan TNI bergabung dan mencalonkan diri sebagai anggota DPR dari PDIP. Tujuan utama mereka ternyata untuk mewujudkan Joko Widodo (Jokowi) presiden dua periode.

Demikian disampaikan 1 dari 15 purnawiraan yang bergabung, mantan Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayor Jenderal (Purn) Bambang Haryanto. Menurut dia, pembangunan yang dijalankan Presiden Jokowi di periode pertama telah terbukti berhasil mengangkat kesejahteraan rakyat. Untuk itu, dia menegaskan siap memenangkan PDIP dan Presiden Jokowi di Pilpres 2019.

jenderal TNI
Para mantan jenderal dan perwira TNI bersama Pengurus PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan Andre Parera (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

"Setelah jadi purnawirawan, apa sih yangg bisa kita perbuat? Kalau cuma jadi purnawirawan saja, kita enggak bisa berbuat apa-apa. Maka melalui wadah parpol ini, kita tentu akan bisa berbuat banyak untuk rakyat," kata Bambang di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, kemarin.

Bambang mengaku sangat termotivasi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia. Ia menilai, rakyat miskin sudah terlalu banyak di tanah air. Terlebih, dia pernah merasakan tumbuh di keluarga miskin. "Tergantung kebijakan partai, tapi yang ingin saya perjuangkan adalah kesejahteraan rakyat. Itu kata kuncinya," tegasnya.

Mantan Direktur Pemantapan Semangat Bela Negara Lemhanas ini juga menyoroti meruncingnya perbedaan masyarakat akibat Pilkada DKI Jakarta tahun lalu. Dia mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi dengan ujaran kebencian yang massif belakangan ini.

Bambang
Mantan Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayor Jenderal (Purn) Bambang Haryanto. Foto: MP/Ponco

"Marilah kita kembali pada akar budaya masyarakat kita yang rukun, aman dan damai," tandas lulusan terbaik Sekolah Staf dan Komandan Angkatan Darat itu. Saat ini, Bambang telah terdaftar sebagai Caleg dari PDIP dan akan bertarung di daerah pemilihan (Dapil) 3 Jawa Tengah, yang meliputi Pati, Rembang, Grobogan dan Blora.

Lima belas purnawirawan TNI yang bergabung dan mencalonkan diri sebagai anggota DPR dari PDIP. Mereka rata-rata pensiun dengan pangkat terakhir bintang di pundaknya.

ke--15 purnawirawan itu Marsda (Purn) Yan Manggesa, Laksda (Purn) Yuhastihar, Mayjen (Purn) Ch. H. Sidabutar, Mayjen (Purn) Bambang Haryanto, Marsda (Purn) Benedictus Widjanarko, Marsma (Purn) Johanes Urip Utomo, Mayjen (Purn) Eddy Kristanto, Marsda (Purn) Warsono, Kolonel (Purn) Hargo Yuwono, Mayjen (Purn) Sakkan Tampubolon, Kolonel (Purn) Agus Zulkarnain, Brigjen (Purn) Syukran Hambali, Mayjen (Purn) Sturman Pandjaitan, Kolonel (Purn) Sanius Abastari dan Kolonel (Purn) S. Marzuki. (Pon).

#Jokowi #Pilpres 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Akan Dipanggil sebagai Saksi Pelapor Fitnah Ijazah Palsu, Jokowi: Insya Allah Saya Hadir
Ayah Wapres Gibran Rakabuming Raka ni menegaskan pihaknya akan hadiri sidang asalkan surat panggilan diterima.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Akan Dipanggil sebagai Saksi Pelapor Fitnah Ijazah Palsu, Jokowi: Insya Allah Saya Hadir
Indonesia
Jokowi akan Dihadirkan dalam Sidang Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu yang Menjerat Roy Suryo dan Dr Tifa
Jaksa akan memanggil Jokowi dan Syarif di persidangan pada Kamis (5/11).
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Jokowi akan Dihadirkan dalam Sidang Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu yang Menjerat Roy Suryo dan Dr Tifa
Indonesia
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Roy Suryo: Ditunggu Masyarakat Satu Indonesia
Jaksa akan menghadirkan Jokowi sebagai saksi dalam sidang Roy Suryo pekan depan. Roy menyebut kehadiran mantan presiden itu telah lama dinantikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Roy Suryo: Ditunggu Masyarakat Satu Indonesia
Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Indonesia
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Pernyataan itu disampaikan Jokowi menanggapi kemungkinan munculnya upaya pemakzulan Gibran setelah MK membacakan putusan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Bagikan